berceramah dan penjelasan guru tersebut tidak jelas serta sulit ditangkap olehsiswa, selain itu guru tidak memberikan contoh kongkrit dengan menggunakanalat peraga dalam menjelaskan materi pelajaran IPA.
IV.PERUMUSAN DAN PEMECAHAN MASALAH
A.Rumusan MasalahBerdasarkan uraian masalah pada latar belakang tersebut, peneliti selakuguru kelas III MI Sayyid Abdurrahman 2 dapat merumuskan masalah, yaitu :"Bagaimana cara mengaktifkan siswa dalam menggunakan alat peraga, agar siswa mampu meningkatkan perhatiannya dalam pelajaran IPA ?"Adapun rumusan masalah tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut :1.Apakah guru memberikan contoh dalam menerangkan pelajaran ?2.Apakah guru memberi kesempatan pada siswa dalam menggunakan alat peraga ?3.Alat peraga yang bagaimana, sehingga dapat menarik perhatian siswa ?B.Pemecahan MasalahMenghadapi permasalahan di atas guru kelas III MI Sayyid Abdurrahman 2,melakukan beberapa upaya atau tindakan untuk mengatasi masalah tersebut,diantaranya adalah sebagai berikut :1.Ketika dalam menjelaskan materi sumber daya alam dan pelestariannya, guruharus memberikan contoh kongkrit/ nyata dalam penjelasan-penjelsannya.Alasannya, siswa tidak akan paham akan materi yang diberikan, jika guruhanya berceramah saja tanpa memberikan contoh nyata mengenai materisumber daya alam ini.2.Memberikan kesempatan pada siswa adalah hal terpenting dalam kegiatan pembelajaran, baik kesempatan bertanya, menjawab dan menggunakan alat peraga. Hal ini dapat mengaktifkan siswa dalam kegiatan belajar mengajar.3.Jika alat peraga yang digunakan menarik, maka perhatian siswa dalammenerima pelajaran akan lebih mudah dan efektif.
V.TUJUAN PENELITIAN
Berdasarkan rumusan masalah dan alternatif tindakan pemecahan masalah, makatujuan penelitian ini adalah :1.Untuk mengetahui hal-hal yang menyebabkan siswa kelas III kurang aktif dalammenerima materi pelajaran IPA.2