Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
23Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Zakat Profesi Dalam Islam

Zakat Profesi Dalam Islam

Ratings: (0)|Views: 1,566 |Likes:
Published by nasikhin_hans
Bersihkan diri dan harta dengan berzakat.
Bersihkan diri dan harta dengan berzakat.

More info:

Published by: nasikhin_hans on Sep 09, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2013

pdf

text

original

 
Sumbangan Pemikiran MengenaiMateri Rancangan Peraturan DaerahKabupaten Lahat Tentang Zakat ProfesiOleh : Pengadilan Agama Kelas I B Lahat
ZAKAT PROFESI DALAM ISLAM
(Positifisasi Hukum Zakat Profesi dalam Peranannya untuk MewujudkanPeningkatan dan Perkembangan Perekonomian bagi KemakmuranRakyat)
1
A.PENDAHULUAN
Zakat merupakan rukun Islam yang ketiga setelah Syahadat dan Sholat, sehingga merupakanajaran yang sangat penting bagi kaum muslimin. Bila saat ini kaum muslimin sudah sangatfaham tentang kewajiban sholat dan manfaatnya dalam membentuk kesholehanpribadi.Namun tidak demikian pemahamaannya terhadap kewajiban terhadap zakat yangberfungsi untuk membentuk keshalehan sosial.Implikasi keshalehan sosial ini sangatluas,kalau saja kaum muslimin memahami tentang hal tersebut. Pemahaman sholat sudahmerata dikalangan kaum muslimin, namun belum demikian terhadap zakat.Dalam sejarah perjalanan masyarakat Islam,ajaran zakat sudah mulai dilupakan dandisempitkan artinya. Zakat seolah-olah hanya merupakan kewajiban individu dan dilaksanakandalam rangka menggugurkan kewajiban individu terhadap perintah Allah ini. Sehingga zakatmenjadi apa yang sering disebut sebagai ibadah mahzhah individu kaum muslimin. Dari suatuajaran yang luas dan mendalam yang dikembangkan oleh Rasul dan Sahabat di Madinah,zakat menjadi sebuah ajaran yang sempit bersama mundurnya peranan Islam di panggungpolitik, ekonomi, ilmu, dan peradaban manusia.Dalam akhir abad kedua puluh ini, bersamaan dengan kebangkitan kembali umat Islamdiberbagai sektor kehidupan, ajaran zakat juga menjadi salah satu sektor yang mulai digalidari berbagai dimensinya. Meningkatnya kesejahteraan ummat Islam memberikan harapanbaru dalam mengaktualisasikan zakat. Apalagi kebangkitan ekonomi di dunia barat khususnyayang didasari pemikiran kapitalistik telah menimbulkan berbagai masalah dalam kehidupan iniseperti; kesenjangan dalam kehidupan sosial ekonomi.
Tidak terkecuali Indonesia juga mengalami
booming 
ekonomi,namun sekarang hancur lebur.Akibat dari itu mengakibatkan multi krisis yang berkepanjangan hingga hari ini.Pemerintah tidak mampu menggerakkan ekonomi makro dan ekonomi mikroalhamdulillah masih berjalan walaupun tidak seperti masa tak krisis dulu.Disaat krisis seperti ini masyarakat masih mampu memberikan sebagian hartanyamelalui zakat, infaq dan shodaqohnya untuk meringankan penderitaan saudaranyayang lain,baik yang di daerah krisis, bencana, konflik, dan daerah yang lain. Melihatpotensi dana masyarakat yang disalurkan dalam wujud ZIS ini, maka pemerintahmelalui Depag dan Depkes memobilisir dana- dana sosial keagamaan dalam rangkamembantu ibu dan anak yang rawan terkena penyakit.
1
Disampaikan sebagai bahan Rencana Pembuatan Peraturan Daerah Kabupaten Lahat mengenaiPengelolaan Zakat Profesi.
1
 
Sumbangan Pemikiran MengenaiMateri Rancangan Peraturan DaerahKabupaten Lahat Tentang Zakat ProfesiOleh : Pengadilan Agama Kelas I B Lahat
Suatu kajian yang menarik pada era ini dalam dunia zakat adalah kajian zakat profesi. Kajianini telah menarik perhatian ulama serta para pakar Islam lainnya. Fiqh Zakat Profesimerupakan tuntutan masyarakat modern yang hidup dalam tatanan masyarakat yangberkembang serta sistem perekonomian yang telah demikian kompleks. Fenomena yangmenonjol dari dunia perekonomian modern adalah semakin kecilnya orang-orang yang terlibatlangsung dengan sektor produksi dan semakin membesarnya sektor- sektor jasa.Karena itulah gaji, upah, intensif dan bonus merupakan variabel penting dalam pendapatanmanusia modern yang nilai kumulatifnya seringkali jauh melampaui nishab beberapakomoditas yang tercantum dalam nash-nash hadist, seperti hasil pertanian. Pertanyaantentang keharusan serta jumlah pendapatan yang perlu dikeluarkan dalam upaya pembersihanharta (tazkiyatul Maal) sering muncul dari para eksekutif yang sedang bangkit ruhkeislamannya.Suatu kajian yang menarik pada era ini dalam dunia zakat adalah kajian zakatprofesi. Kajian ini telah menarik perhatian ulama serta para pakar Islam lainnya. Fiqh ZakatProfesi merupakan tuntutan masyarakat modern yang hidup dalam tatanan masyarakat yangberkembang serta sistem perekonomian yang telah demikian kompleks. Fenomena yangmenonjol dari dunia perekonomian modern adalah semakin kecilnya orang-orang yang terlibatlangsung dengan sektor produksi dan semakin membesarnya sektor- sektor jasa. Agama Islam memberi perhatian secara seimbang terhadap unsur materi dan unsur ruhi. Artinya kedua unsur tersebut dalam daur kehidupan manusia, berhak memperoleh peran yangsama, tanpa ada salah satu unsur yang melebihi atau mengurangi peran unsur lain. Inilahsalah satu bagian dari istimewanya ajaran islam; keselarasannya dengan fitrah manusia.Secara fitrah, setiap manusia membutuhkan unsur materi dan ruhi, dan keduanya itu diakuioleh Islam. Agama islam menganjurkan agar keduanya dapat diaplikasikan dalam timbangan yang samadan sederajat, hingga tak melahirkan kepincangan-kepincangan dalam bersikap. Kita dapatmelihat sisi keistimewaan tersebut, misalnya, pada perintah wajib zakat. Perintah zakat,disamping mengandung dimensi materi, juga dimensi ruhi. Bila zakat diterapkan secara benar dan menyeluruh, ia memiliki peran sangat esensial dalam tarbiyah ruhiyah (pembinaanruhiyah), yang selanjutnya akan merealisasikan keadilan sosial dan melahirkan pertumbuhanekonomi yang sehat dan pesat, disamping semakin memantapkan kekuatan politik untukummat.Hal lain yang tak kalah penting, zakat memiliki saham besar dalam da'wah dan jihad yangmutlak menghajatkan harta. Urgensi keterkaitan antara da'wah dan harta, tercermin secaraimplisit dalam kitabullah. Al- Qur'an, tatkala menyebutkan batas pengorbanan seorang muslimkepada Islam, umumnya kata "amwal" (harta) selalu diiringi dengan kata "anfus" (jiwa).
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, jiwa dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka…." (QS. at- Taubah: 111).
Dari sini, tampaknya tidak berlebihan bila dikatakan bahwa zakat merupakan sebuahkewajiban yang memiliki efek peran integral, meliputi pembinaan pribadi, keluarga,masyarakat, negara dan terwujudnya khilafah sebagai sasaran akhir da'wah Islam.
2
 
Sumbangan Pemikiran MengenaiMateri Rancangan Peraturan DaerahKabupaten Lahat Tentang Zakat ProfesiOleh : Pengadilan Agama Kelas I B Lahat
Dari penjelasan di atas, zakat kekayaan misalnya, bukan semata penyerahan sebagian hartadari kaum kaya (aghniya ) kepada kaum miskin (mustahik ), tanpa meninggalkan kesan danpengaruh. Tetapi ia merupakan salah satu sarana tarbiyah (pembinaan) bagi kaum muslimin.Disamping itu, tatkala diaplikasikan secara benar dan menyeluruh, zakat , ternyata mampumenuangkan lukisan kondisi yang paling indah sepanjang rentang sejarah. Ini terjadi pada erapemerintahan khalifah Umar bin Abdul Aziz. Ketika melalui zakat, Allah SWT telahmencukupkan semua kebutuhan
fuqara 
dan
masakin 
, melunasi hutang para
gharimin 
,meratakan kesejahteraan dan hasil zakat yang melimpah dan bila diperhatikan, memangbanyak sekali sisi-sisi tarbiyah yang diperoleh seorang muslim dengan menjalani perintahwajib zakat harta.Dalam kajian zakat profesi, pengambilan jenis zakat ini termasuk dalam wilayah "ijtihad"dengan tetap berpedoman terhadap al Qur'an dan As Sunnah itu sendiri. Ayat al Qur'an yangdi maksud adalah seperti QS. Al Baqarah 267: "Hai orang-orang yang beriman infaqkan(keluarkan zakatnya) dari sebagian apa-apa yang baik dari penghasilan (kasab) kamusekalian, dan........". Keumuman dari ayat ini, dipahami bahwa kasab atau penghasilan apapunyang didapat dan baik harus dikeluarkan zakatnya. Penggunaan kata "infaq" dengan isim fi'ilamar yaitu dengan menggunakan kata "anfiquu" menunjukkan kewajibannya, karenanyadimaknai dengan infaq wajib yaitu zakat. Dan, didalam sirah sahabat juga didapat penerapanzakat dari penghasilan tersebut seperti apa yang pernah dilakukan oleh sahabat Muadz binJabal, Ibnu Mas'ud, Muawiyah, dan Umar bin Abdul Azis yang memotong sebagianpenghasilan dari para pegawain
ya.
Oleh karena itu, positivisasi hukum zakat profesi dalam berbangsa dan bernegara terutama diPemerintah Kabupaten Lahat merupakan suatu hal yang sangat penting guna mewujudkanpemerataan keadilan sosial bagi seluruh rakyat, menghilangkan stagnasi dan ketimpanganekonomi (antara yang kaya dan miskin), mewujudkan dan menumbuhkan rasa kepeduliansosial serta yang paling utama adalah untuk membentuk pribadi yang benar-benar memilikinilai keimanan dan ketaqwaan yang tinggi dan mulia di mata Allah SWT.
B.ISI PEMIKIRAN
Berdasarkan paparan pendahuluan di atas, bersama ini Kami sampaikan sumbanganpemikiran mengenai materi dan tekhnis pelaksanaan zakat profesi guna membentuk danmenciptakan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang Zakat Profesi di Kabupaten Lahat,sebagai berikut;
a.LANDASAN HUKUM ZAKAT PROFESI1.Hukum Syar’i
-Firman Allah SWT dalam QS Al- Baqarah (2) : ayat 219:"Hai orang yang beriman, nafkahkanlah sebagian dari (hasil) usaha kamu yangbaik ………."-Firman Allah SWT dalam QS Al- Baqarah (2) : ayat 219:
3

Activity (23)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
ijomter liked this
Mir Iche liked this
Fur Jian Syah liked this
r0nal liked this
coycoy333 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->