Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
203Activity
×
P. 1
Penentuan Harga Pokok Produksi

Penentuan Harga Pokok Produksi

Ratings: (0)|Views: 43,329|Likes:
Published by ucok&utet

More info:

Published by: ucok&utet on Sep 09, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/25/2013

pdf

text

original

 
BAB IIKAJIAN PUSTAKAA.Landasan Teori1.Pengertian Harga Pokok Produksi
Dalam perusahaan manufaktur untuk menghasilkan produk yangakan dipasarkan membutuhkan berbagai jenis biaya, dan biaya-biaya iniakan rnenjadi dasar dalam penentuan Harga Pokok Produksi. HargaPokok Produksi dikeluarkan untuk tujuan mendapatkan barangdagangan atau menghasilkan produk jadi karena harga pokok produksiterjadi dalam usaha mendapatkan aktiva maka pengeluaran tersebutmembentuk harga perolehan. Harga Pokok Produk tidak dicatat dalamrekening biaya, melainkan dibebankan pada produk yang dihasilkan danlaporan dalam neraca sebagai persediaan. Harga pokok tersebut belumakan tampak dalam laporan Laba-Rugi sebelum produk yang bersangkutan terjual. Bila produk telah terjual, maka dalam laporanLaba-Rugi akan dilaporkan sebagai harga pokok penjualan. HargaPokok Produk meliputi semua biaya produksi baik itu biaya bahanlangsung, tenaga kerja langsung, maupun biaya
overhead 
pabrik.Menurut Mulyadi (2001), elemen-elemen yang membentuk Harga Pokok Produksi dapat dikelompokkan menjadi tiga golongan besar yakni Bahan Langsung, Tenaga Kerja Langsung, dan
Overhead 
 
Pabrik.a.Bahan LangsungMerupakan bahan yang digunakan dan menjadi bagian dari produk  jadi, biaya ini mudah ditelusuri ketiap unit barang yang dihasilkanatau kesuatu tahapan produksi. Oleh karena itu, biaya bahan langsungdibebankan secara langsung kesatuan hasil produk yang diproduksiatau keproses produksi b.Tenaga Kerja LangsungTenaga kerja langsung yang terlibat langsung dalam proses mengubah bahan menjadi produk jadi disebut Tenaga Kerja Langsung. Biayatenaga kerja langsung bisa dengan mudah dihubungkan dengan ataudibebankan pada satuan hasil atau proses tertentu yang dikerjakan olehtenaga kerja tersebut. Dalam akuntansi untuk perusahaan manufaktur,tenaga kerja langsung harus dibedakan dari tenaga kerja tak langsung.Tenaga kerja tidak langsung digunakan dalam proses produksi tetapitidak bisa dihubungkan atau diterapkan pada unit atau proses tertentudan biaya ini digolongkan sebagai biaya
overhead 
pabrik.Rekening yang digunakan untuk mencatat biaya tenaga kerja langsungdalam sistem akuntansi berlaku umum disebut Tenaga KerjaLangsung.c.
Overhead 
Pabrik Biaya
overhead 
pabrik adalah biaya-biaya produksi selain bahanlangsung dan tenaga kerja langsung. Biaya-biaya ini disebut juga
 
 biaya produksi tak langsung. Dalam biaya
overhead 
pabrik tidak termasuk biaya penjualan dan biaya administrasi dan umum, karena biaya penjualan dan biaya administrasi dan umum tidak timbul dalam proses produksi. Biaya-biaya tersebut bisa disebut biaya
overhead 
 penjualan dan umum, tapi bukan
overhead 
. Karena biaya inidiperlakukan sebagai biaya usaha dan dikurangkan secara langsungdari laba bruto untuk menghasilkan laba bersih usaha.Segala jenis biaya produksi tidak langsung dicatat dalam berbagairekening
overhead 
pabrik yang jumlah maupun namanya bisa berbeda-beda antara perusahaan yang satu dengan perusahan yanglainya. Pemilihan nama rekening dan jumlah rekening yang disediakantergantung pada sifat perusahaan dan informasi yang diinginkan perusahaan.

Activity (203)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dina Alkaff liked this
Ary Talaohu liked this
Týâ Çänçër liked this
fkingsleigh liked this
Faiz Albahrain added this note|
good
Dhedhe TriazTika liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->