• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 2
    CommentGo Back
Download
 
Model OSI & Protocol Subandi ban@bl.ac.id FTI UBL
32
4. Model OSI dan Protokol
Agar jaringan dapat berkomunikasi, komputer-komputer harus dapat mengirim (transmit)data satu dengan lainnya.
Protokol
: Merupakan kesepakatan metode komunikasi, yang memungkinkan hal ini terjadi.Pada bab ini, akan didiskusikan bermacam-macam protokol jaringan dan bagaimanaprotokol tersebut membuat jaringan berkomunikasi.Akan diperkenalkan kepada anda standar-standar yang menjadi dasar protokol jaringan:
Model Referensi OSI (The Open Systems Interconnection (OSI) Reference Model),dikembangkan oleh International Standards Organization (ISO) guna memberikansebuah metode standar untuk komunikasi komputer.
Standar IEEE 802, Institute of Electrical and Electronic Engineers (IEEE) 802standards, mengembangkan (expand) lebih lanjut model OSI.
4.1. Model Referensi OSI 
Seiring dengan semakin berkembangnya konsep jaringan dalam dunia bisnis, ide untukmenghubungkan jaringan-jaringan dan memisahkan sistem semakin diperlukan.Untuk itu diperlukannya sebuah metode standar (a standard method) agar ide tersebutdapat diterapkan. Solusinya pada tahun 1978 ketika ISO (Intenational StandardsOrganization) mengumumkan sebuah arsitektur yang memungkinkan tujuan tersebuttercapai.Spesifikasi tersebut di tinjau ulang pada tahun 1984 dan menjadi standar internasionaluntuk komunikasi jaringan. Sejarah dan pemahaman terhadap fungsi spesifikasi tersebuttersebut sangat penting bagi seorang administrator jaringan. Spesifikasi tersebut di kenaldengan nama Model Referensi OSI (OSI Reference Model).Model Referensi OSI menjabarkan sebuah pendekatan secara berlapis (layered) terhadap jaringan. Setiap lapisan (layer) dari model mewakili sebuah porsi yang berbeda dari proseskomunikasi.Dengan memisahkan bagian komunikasi kedalam lapisan, model OSI menyederhanakanbagaimana perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) bekerja sama,sehingga memudahkan upaya penanganan masalah (trouble-shooting) denganmenyediakan sebuah metode tertentu untuk memahami bagaimana komponen harusberfungsi.
 
Model OSI & Protocol Subandi ban@bl.ac.id FTI UBL
33
4.2 Terminologi 
Masalah utama dalam diskusi mengenai lapisan dari model OSI dan aturan yangdigunakan pada setiap lapisan dalam komunikasi jaringan adalah tatanama yangdigunakan untuk menjelaskan elemen yang dibentuk oleh setiap layer.Hal ini sering dikatakan, sebagai contoh, frame di hasilkan oleh lapisan data link (the datalink layer), datagram dihasilkan oleh lapisan jaringan (network layer), pesan dihasilkan olehlapisan aplikasi (application layer), dan istilah paket (packet) sering digunakan pada hampirsemua lapisan. Istilah tersebut sering membingungkan dan saling bertukar setiap saat.Oleh karena itu akan dicoba memberikan contoh dan mendefinisikan istilah yangdigunakan pada buku ini.Pada dasarnya komunikasi jaringan dapat di pecahkan menjadi permintaan (Requests) dankembali (replies). Pada umumnya trafik yang ada pada jaringan selalu terdiri daripermintaan (request) yang dihasilkan oleh pengguna (users) pada komputer kerja(workstations), dan mengembalikan permintaan (replies) dari sumber daya kepada pihakyang mengajukan permintaan (request).Unit dasar dari data yang dikirim melalui jaringan adalah sebuah
paket
. Paket dapatmemiliki ukuran yang berbeda-beda, tergantung pada fungsinya masing-masing dan padatipe jaringan.Tetapi pada dasarnya data dapat dikirim dalam beberapa bentuk unit terpisah, oleh karenaitu terdapat ukuran dari ruangan kosong pada media jaringan antar pengiriman.Oleh sebab itu setiap permintaan dan pengembalian yang dibuat oleh sebuah setasiunpada jaringan akan menghasilkan satu atau lebih paket. Dalam setiap paket, di dalamintinya adalah permintaan atau pengembalian kepada si peminta.Sebagai contoh, sebuah aplikasi pada sebuah workstation membuat sebuah permintaanuntuk membuka sebuah file yang tersimpan pada sebuah server. Server, menerimapermintaan, memprosesnya dan mengembalikan-nya dengan mengirim file yang diminta keworkstation tersebut.Paket yang dikirim oleh kedua pihak server dan workstation mengandung permintaanaktual untuk file dan file itu sendiri, lalu dikirim kembali, tetapi selalu ada tambahan datayang disertakan dalam paket tersebut.Jaringan harus memiliki alamat paket tersebut sehingga paket dapat sampai pada tujuanyang benar. Hal ini berarti: paket harus dapat mengetahui bahwa dia telah diterima padatujuannya, sebuah metode untuk memeriksa apakah paket telah diterima sesuai dengankondisi yang sama pada saat di kirim, dan sebuah mekanisme untuk memastikan bahwapaket tidak dikirim ke tujuan terlalu cepat. Ini adalah 3 fitur terakhir yang dikenal sebagai: jaminan pengiriman (guaranteed delivery), pemeriksaan error (error checking), dan kontrolaliran (flow control).
 
Model OSI & Protocol Subandi ban@bl.ac.id FTI UBL
34
Fungsi-fungsi tambahan tersebut tersedia oleh informasi yang terkandung dalam bingkai-bingkai (frames), dihasilkan oleh bermacam-macam lapisan (layers) pada model OSI, yangmembungkus permintaan (request) atau pengembalian (reply) yang sebenarnya.Untuk kegunaan kita, istilah bingkai (frame) tidak menunjukkan ke lapisan manapun darimodel. Istilah bingkai (frame) digunakan dalam sebagian besar penjelasan tertulis, sebagaisebuah struktur yang membungkus dan berisi data asli (original data) yang akandikirimkan.Bermacam-macam bingkai dibutuhkan untuk mendapatkan (get) sebuah permintaan filesederhana dari satu tempat ke tempat lainnya, anda mungkin terkejut pada saatmengetahui overhead jaringan ini, atau informasi kontrol lebih sering berkompromi dalambyte sebenarnya, dari pada data permintaan (request) itu sendiri.Catatan:Overhead adalah sesuatu yang timbul diluar bagian yang inti. Misalnya, biaya kuliah adalahbiaya inti bagi seorang mahasiswa pada saat belajar di perguruan tinggi tetapi biayapondokan atau kost adalah overhead yang timbul karena mahasiswa itu kuliah di kota yangberjauhan dengan rumahnya.Salah satu ukuran dari tingkat efisiensi jaringan adalah besarnya overhead komunikasiyang diperlukan untuk pengiriman pada trafik jaringan normal.Pada saat sebuah permintaan (request) berpindah ke lapisan yang lebih bawah padamodel OSI, beberapa bingkai (frame) yang berbeda ditambahkan, dengan menambahkanyang satu di luar yang lain dari keseluruhan struktur.Dengan kata lain, permintaan (request) yang asli merupakan inti dari pada paket tersebut.Lapisan berikutnya kemudian menambahkan bingkainya (its frame), dan permintaan(request) termasuk dalam bagian data (data field) dari bingkai (frame) tersebut.Sebuah field adalah sebuah bagian terpisah dari bytes keseluruhan dalam sebuah paketyang digunakan untuk melakukan sebuah fungsi tertentu. Sebagai contoh, alamat titiktujuan pada jaringan akan berada pada field-nya sendiri, dan setiap fungsi kontrol jaringanyang dijelaskan sebelumnya mungkin selalu digunakan oleh informasi yang dicantumkandalam field-field terpisah.Setiap satu bingkai (frame) dalam sebuah paket, selalu memiliki sebuah kepala (header),yang mana se-deretan field ditambahkan di depan paket tersebut, diikuti oleh field datayang pada kasus ini terdiri dari permintaan (request) asli yang dihasilkan oleh lapisan atas.Tergantung pada lapisan dan tipe jaringan yang terlibat, mungkin terdapat sebuah footer(kaki) atau mungkin juga tidak, dimana se-deretan field yang lain ditambahkan di akhirpaket.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
02 / 10 / 2010<span class="translation_missing">en_US, this_document_made_it_onto_the</span>Rising List!
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...