Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAG 4

BAG 4

Ratings: (0)|Views: 242|Likes:
Published by artub anida
BAB tentang FOOS
BAB tentang FOOS

More info:

Published by: artub anida on Sep 10, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/10/2009

pdf

text

original

 
BAG 4
VII. KELEMAHAN FOSSDengan berbagai kelebihannya, FOSS saat ini belum tentu cocokuntuk semua keadaan. Ada beberapa bidang yang masihmembutuhkan penyempurnaan produk FOSS.7.1. Aplikasi Bisnis belum lengkapMeskipun saat ini telah terdapat banyak projek FOSS dalamberbagai tingkatan pengembangan, tetap masih ada bidang yangbelum tersedia produk dengan fitur lengkap, khususnya di duniabisnis. Rilis produk ERP (Enterprise Resource Planning) seperti SAPdan Peoplesoft telah membantu pasar aplikasi highend, tetapi pasarbisnis kecil dan menengah atau SME (Small and Medium Enterprise)masih kurang dilayani. Sebagai contoh, aplikasi akuntansi popular diWindows seperti Quickbooks, Peachtree, atau Great Plains belummemiliki penggantinya di Linux. Masalah itu muncul karena sangatsedikit orang yang menguasai dua bidang teknis dan bisnissekaligus. Para pengembang teknis lah yang telah memulai hampirsemua projek FOSS saat ini untuk menyelesaikan masalah danmenulis program untuk memenuhi keingintahuannya (scratch anitch). Projekprojek ini secara alami biasanya lebih mengarahpengembangan aplikasi teknis, seperti server web, bahasapemrograman, dan aplikasi atau tool untuk jaringan. Sangat jarangpengembang software menghadapi masalah akuntansi, misalnya,pada saat yang sama ingin mendapatkan pengetahuan bisnis untukmenghasilkan solusi teknis.7.2 Interoperabilitas dengan Sistem ProprietarySistem FOSS, khususnya untuk desktop, tidak sepenuhnyakompatibel dengan sistem proprietary. Bagi organisasi yang telahberinvestasi secara besarbesaran pada software proprietary danformat penyimpanan data, mencoba mengintegrasikannya solusi
 
FOSS dapat menjadi pilihan yang mahal. Mengubah standarproprietary akan membuat lebih buruk persoalan ini, karena standarproprietary sering tidak ditujukan untuk berintegrasi dengan solusialternatif. Pada saatnya, seiring dengan pergeseran organisasi darimenggunakan standar proprietary ke standar terbuka, masalahseperti itu harus dikurangi.7.3. Dokumentasi dan TampilanSistem atau aplikasi FOSS yang telah ada saat ini masih banyakyang lemah dalam hal kelengkapan dokumentasi dan kemudahanbagi pengguna (userfriendliness), dibandingkan dengan yangditemukan dalam program proprietary. Fokus utama parapengembang awal FOSS adalah kegunaanya (fungsionalitas).Membuat program yang dapat bekerja dengan baik jauh lebihpenting daripada kemudahan dan tampilan. Selain kekurangandokumentasi bermutu tinggi, juga ada isu seputar GUI (GraphicalUser Interface) dari FOSS. Karena elemen GUI pada banyak systemFOSS tidak berupa elemen tunggal tapi merupakan koleksiprojekprojek berlainan yang menyatu secara bersamaan. Perintahuntuk menyimpan data berbeda untuk satu program denganprogram lainnya, tidak seperti pada system proprietary Macintoshatau Windows. Pemotongan (
cut 
) dan penempelan (
 paste
) padaprogramprogram berbeda dapat menjadi tidak konsisten, ataubahkan bias tidak dimungkinkan. Meskipun ada usahausaha yangsignifikan untuk menyatukan desktop , desktop di lingkungan FOSSkelihatannya masih belum konsisten untuk beberapa waktu yangakan datang.VIII. LISENSI FOSS DAN HAKIBelakangan ini, produk dari aktivitas kreatif manusia yangtidak terukur secara nyata (intangible) dapat dinilai sebagai jeniskekayaan dan diproteksi/dilindungi dalam bentuk yang terukursecara nyata (tangible). Secara umum ide hak atas kekayaan
 
intelektual (HaKI) atau
intellectual property rights
dapat diterima,dan institusi hukum telah didirikan untuk memberikanperlindungan terhadap para pemiliknya. Meskipun hak cipta(
copyrights
), paten, merek dagang, dan rahasia dagang termasukdalam kelompok besar kekayaan intelektual, masingmasingmemiliki arti yang berbeda. Berikut ini penjelasannya: RahasiaDagang (
Trade Secrets
) Rahasia dagang dilindungi dari akses olehpesaing bisnis. Perlindungan ini dapat dilakukan dalam berbagaibentuk, misalnya perjanjian rahasia atau NDA (Non DisclosureAgreement) yang ditandatangani oleh mereka yang diberi aksesterhadap suatu pengetahuan atau informasi. Merek Dagang(
Trademarks
) Merek dagang adalah nama, frasa, simbol, desain,gambar, atau gaya khusus yang digunakan oleh sebuah bisnisuntuk mengidentifikasikan dirinya dan produk atau jasanyakepada pelanggannya. Di banyak negara, warna, merek berbentuktiga dimensi, suara, dan bahkan bau, juga mendapat perlindungansebagai merek dagang. Paten (
Patents
) Berbeda dengan rahasiadagang yang merahasiakan informasi tertentu dari publik, patenmemberikan monopoli kepada penemunya terhadap setiappengetahuan baru yang dikembangkan dari paten itu untukperiode waktu tertentu (misalnya 20 tahun) sebagai imbalan ataspengungkapan temuannya. Biasanya, untuk mendapatkan hakekslusif itu pemilik paten harus mendaftarkan temuannya ke suatubadan yang akan melakukan pengujian terhadap penemuannya.Hal yang baru (
novelty 
) dari suatu penemuan merupakan elemenpenting dalam pemberian paten. Hak Cipta (
Copyrights
) Hak ciptaditerapkan terhadap berbagai bentuk hasil kreasi manusia,misalnya tulisan sastra, komposisi musik, lukisan dan perangkatlunak (software). Pemegang hak cipta memiliki hak eksklusiterhadap ciptaannya dalam hal reproduksi, modifikasi, distribusi,dan publikasi atau pengumuman kepada publik. Tidak seperti

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->