Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
PROPOSAL SKRIPSI“PENGARUH PENERAPAN KURIKULUM TINGKAT SATUANPENDIDIKAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS 4,5,6,SDN AENGTONGTONG KECAMATAN SARONGGIKABUPATEN SUMENEP TAHUN 2009 M”Oleh :
HADI SUDIRFAN
NIM : 200596032344NIMKO : 2005.4.037.0101.1.00621JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAMINSTITUT DIROSAT ISLAMIYAH AL-AMIEN
(IDIA)
PRENDUA SUMENEP MADURA 2009
 
Nama : Hadi SudirfanSemester : VIIINIM : 200596032344NIMKO : 2005.4.037.0101.1.00621Fakultas : Tarbiyah / PAIPENGARUH PENERAPAN KTSP TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS 4,5,6 SDN AENGTONGTONGKECAMATAN SARONGGIA.Latar Belakang Masalah
Allah menciptakan manusia dengan dibekali berbagai macam perasaan(
 feeling 
). Salah satunya adalah perasaan “Ingin Tahu (
idle courocity
)” dan perasaan “Tidak Puasterhadap sesuatu yang ia miliki. Dengan rasakeingintahuannya ia berusaha untuk mendapatkan berbagai macam informasiyang banyak, dan dengan rasa ketidakpuasannya ia ingin memiliki sesuatu yanglebih. Manusia adalah makhluk yang dinamis, dan bercita-cita ingin meraihkehidupan yang cemerlang, sejahtera, dan bahagia dalam arti yang luas, baik lahiriah maupun bathiniah, duniawi dan ukhrawi. Namun cita-cita tersebut tidak mungkin tercapai dan terwujud jika manusia itu sendiri tidak berusaha seoptimalmungkin dalam meningkatkan kemampuannya melalui proses kependidikan,karena proses kependidikan adalah suatu kegiatan secara bertahap berdasarkan perencanaan yang matang untuk mencapai tujuan atau cita-cita tersebut.2
 
Pendidikan adalah yang utama dan terutama didalam kehidupan era masasekarang ini. Sejauh kita memandang maka sejauh itu pulalah kita harusmemperlengkapi diri kita dengan berbagai pendidikan. Pendidikan merupakankebutuhan pokok bahkan mutlak bagi manusia dalam rangka merubah keadaanhidupnya menjadi lebih baik dan terarah. Tanpa pendidikan sama sekali mustahilmereka dapat hidup berkembang sejalan dengan aspirasi (cita-cita) untuk maju,sejahtera dan bahagia menurut konsep pandang hidup mereka.Dalam kaitannya dengan pendidikan, Lodge (dalam Zuhairini, 2004:10)mengemukakan pengertian pendidikan dalam arti yang luas, yaitu
“life iseducation,
 
and education is life“
, akan berarti bahwa seluruh proses hidup dankehidupan manusia itu adalah proses pendidikan. Jadi pendidikan bagi manusiamerupakan kebutuhan sepanjang hidupnya yang dapat memberikan pengaruh baik dalam menata masa depan yang cemerlang, sejahtera dan bahagia.Selanjutnya dalam arti yang sempit Lodge menjelaskan pengertian pendidikan sebagai berikut :
“ in the narrower sense, education is restricted to that functions, its background,and its outlook to the member of the rising generations. In practice identical with schooling, i.e. formal instruction under controlled conditions “.
Dalam arti yang sempit, pendidikan hanya mempunyai fungsi yangterbatas, yaitu memberikan dasar-dasar dan pandangan hidup ke generasi yangsedang tumbuh, yang dalam prakteknya identik dengan pendidikan formal di3
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more