Gambaran darah menunjukkan leukositosis, biasanya 15.000 – 40.000/mm3 dengan pergeseran ke kiri. Kuman penyebab dapat dibiakkan dari usapan tenggorokan dan 30%dari darah. Urine biasanya berwarna lebih tua, mungkin terdapat albuminuria ringankarena suhu yang naik dan sedikit torak hialin.
C.Komplikasi
Dengan penggunaan antibiotika, komplikasi hampir tidak pernah dijumpai.Komplikasi yang dapat dijumpai ilaha, empiema, otitis media akut. Komplikasi lainseperti meningitis, perikarditis ( jarang dijumpai ).
D.Prognosis
Dengan pemberian antibiotik yang tepat dan adekuat, mortalitas dapat diturunkansampai kurang dari 1%. Anak dalam keadaan malnutrisi energi protein dan yang datingterlambat menunjukkan mortalitas yang lebih tinggi.E.
Diagnosa Keperawatan yang lazim terjadi
( Dikutip dari Buku Rencana asuhanKeperawatan, Marilyn E, Doenges, Edisi ke 3 ).1.Bersihan jalan nafas, tak efektif, dapat berhubungan dengan : inflamasitrakeabranchial, pembentukan edema, peningkatan produksi sputum, nyeri fleuritik.Penurunan energi, kelemahan.
Tujuan :
Menunjukkan prilaku mencapai bersihan jalan nafas, menunjukkan jalannafas paten dengan bunyi nafas bersih, tak ada dispnoe.
Tindakan / intervensi : Mandiri
a.Auskultasi area paru, catat area penurunan/tak ada aliran udara dan bunyi nafas,misalnya : krekels, mengi.
Rasional
: Penurunan aliran udara terjadi pada area konsolidasi dengancairan, bunyi nafas bronchial ( normal pada bronchus ) dapat juga terjadi padaarea konsolidasi. Krekels dan ronchi dan mengi terdengar pada inspirasi dan / atau ekspirasi pada respon terhadap pengumpulan cairan, secret kental dan spasme jalan nafas / obstruksi.
Authorized http://www.ruslanpinrang.blogspot.com