Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
24Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Keadilan Dan Keadilan

Keadilan Dan Keadilan

Ratings: (0)|Views: 1,851 |Likes:
Published by Abaz Zahrotien

More info:

Published by: Abaz Zahrotien on Sep 12, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2013

pdf

text

original

 
MERABA KONSEPSI MANUSIADALAM KEADILAN
Makalah ini disusun untuk memenuhi nilai tugas mata kuliah Ilmu Sosial Dasar  yang diampu oleh Drs, Abdul Kholiq, MA
Disusun oleh:Abaz Zahrotien
FAKULTAS EKONOMIUNIVERSITAS SAINS AL QUR’AN (UNSIQ)JAWA TENGAH DI WONOSOBO2007
 
MERABA KONSEPSI MANUSIADALAM KEADILAN
A. Pendahuluan
Persoalan keadilan merupakan hal yang tidak dengan mudah dirumuskandan dilogikakan. Hal ini terkait karena konsep keadilan bersentuhan langsungdengan kepuasan dan kebutuhan baik material maupun non material. Manusiadalam memandang kebutuhan juga tidak bisa dengan sepihak merumuskankeadilan untuk kemudian dikonsepsikan dalam konsep keadilan public. Denganmerumuskan sendiri batasan-batasan keadilan untuk diterapkan pada orang lainadalah bentuk melanggar kebebasan manusia (yang tentunya juga memilikikebebasan untuk memilih).Artinya, secara langsung konsepsi keadilan yang ada harus dirumuskansecara kolektif untuk kemudian digunakan sebagai batasan-batasan ‘adil’ yangdipakai dan diakui keabsahannya oleh semua pihak yang terkait antara yang satudengan yang lain. Konsepsi keadilan ini membutuhkan kesepakatan bersama dandengan pertimbangan tidak merugikan satu sama lain. Batasan keadilan inilahyang kemudian (setelah public mengesahkan dan mengakuinya) dipakai olehsekelompok masyarakat tertentu.Dalam hubungan bermasyarakat, antara manusia yang satu denganmanusia yang lain akan terus saling berhubungan. Tidak ada yang tidak salingmembutuhkan dalam sebuah komunitas, antara satu individu dengan individu
 
yang lain membutuhkan jembatan untuk dapat mempermudah pola komunikasidan menentukan tata social yang tepat. Dari pentingnya menjalin korelasi positif antar individu tersebut (dengan didasari oleh pemahaman saling membutuhkan)maka tidak diperkenankan untuk dengan sepihak mengunggulkan individualnyadan untuk kemudian membawanya ke ruang public untuk digunakan secarakolektif.Fungsi individu manusia adalah menggagas secara bersama-sama sebuahkonsepsi yang akan digunakan untuk kepentingan bersama. Demikian juga ketikamerumuskan dan mengaplikasikan rumusan keadilan, tidak ada batasan sepihak yang dirumuskan untuk kemudian mengimplementasikannya dalam ranah sosiocultural masyarakat yang memiliki model komunikasi kolektif.Dalam hubungan lintas golonganpun demikian, pola komunikasikeadilan harus mencapai pada titik pola kebersamaan rumusan yang masing-masing golongan tersebut mengakui validitas batasan-batasan adil itu sehinggaantara satu golongan dengan golongan yang lain tidak saling meng-counter, akanmuncul nuansa kebersamaan dalam satu pemahaman tentang keadilan. Karena,diakui atau tidak, antara golongan yang satu dengan golongan yang lain memilikigaya dan pola penalaran sendiri tentang batasan konsep keadilan tadi. Jadi tidak  berwenang dengan sepihak satu golongan memaksakan konsep keadilannya padagolongan lain.
Meraba Keadilan dan Kemanusiaan
Konsep keadilan memiliki beberapa karakteristik, tergantung dari sudut

Activity (24)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Modesta Sa liked this
Lovely Nur liked this
hilariuskemit liked this
Dede Supratman liked this
yoga kondo liked this
bantarsari liked this
tarabika liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->