Harun Nasution :
Teolog Pembaharu
Oleh : T. Bahrun
A.Pendahuluan
Menela’ah teologi pasti selalu mengajak kita harus kembali keawal permulaan tumbuhnya sifat kritis umat Islam, terutama yang menyangkutkepemimpinan dan legalitasnya menurut
al
quran
dan
sunnah
.Sikap kritis tersebut telah melahirkan berbagai aliran teologi yangmerupakan dampak dari ketidak puasan beberapa kalangan terhadap hasil tahkimyang disepakati antara pihak Ali dan Muawiyah, hadirnya berbagai gerakan,seperti
Khawarij
, kemudian dalam perjalanannya muncul kelompok
Murjia’ah
,
Mu’tazilah
,
Kadariah
dan
Jabariah
dengan ciri dan kekhasan pemikiran teologimereka masing-masing.Muncul berbagai aliran teologi dalam Islam, selain merupakan tuntutan pada saat itu, juga dikarenakan ketidak puasan terhadap berbagai aliran yang telahada, namun hal yang menjadi persoalan atau polemik yang berkembang tetaptentang persoalan yang sama, meliputi;
Kekuasan
dan
kehendak Tuhan
,
KeadilanTuhan, Perbuatan tuhan, takdir
dan
Sunnatullah
.Harun Nasution yang merupakan seorang tokoh cendikiawan yangmemiliki pengaruh besar dalam Perkembangan Pemikiran Teologi Islam diIndonesia, ia dalam beberapa karyanya memaparkan tentang apa dan bagaimanaTeologi Islam, secara langsung Harun Nasution tidak menciptakan corak teologi,akan tetapi ia mencoba menerapkan dan mengkomunikasikan pemikiran teologiyang pernah ada, dan merelepansi-kannya dengan perkembangan umat Islam kini.
1