3
ا
KEUTAMAAN AL-QUR'AN DANMEMBACANYA
P e r s e m b a h a n
Kepada setiap orang yang mengarahkan dirinya untuk mencarikebenaran, bertaqwa kepada Allah, dan mengembalikan pemahamannyasecara textual pada nash sebagimana yang telah tetapkan oleh para ulama,sebagai orang yang ahli dalam bidang ilmu syara', aqidah dan sebagaispesialisasinya sehingga pemahaman tersebut sesuai dengan standarsayara' yang benar, demi mengantisifasi segala kekurangan dan kerancuanserta melaksanakan perintah
Allah Azza Wa Jalla
:
"Dan kalau mereka menyerahkan kepada Rasul dan ulil amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan ulil amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebagian kecil saja (di antara kamu)."
1
Kepada setiap orang yang memahami dengan baik apa yangterkandung di dalam buku ini; bukan seperti orang yang dikatakan oleh Al- Taqiyyus Subky rahimahullah dalam kitabnya
(Qoidah Fil Jarhi Wat Ta'dil
,hal. 93) ia berkata: "Aku melihat banyak orang yang mendengar sebuahperkataan namun memahaminya bukan seperti apa yang dimaksudkan,sehingga merubah isi kitab, maksud pengarang, sebagai orang yangbergelut dan mengamalkan isi kitab tersebut. Padahal, sang penulis tidakmenghendaki pemahaman yang disimpulkan oleh sang pendengar tersebut".
QS. Al-isa