Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
28Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Man 08100204

Man 08100204

Ratings: (0)|Views: 4,384|Likes:
Published by janiw

More info:

Published by: janiw on Sep 14, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/24/2012

pdf

text

original

 
 
Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi TerhadapKepuasan Kerja Karyawan serta Dampaknya pada Kinerja Perusahaan(Studi kasus pada PT. Pei Hai International Wiratama Indonesia)
Ida Ayu Brahmasari dan Agus Suprayetno
Pasca Sarjana Universitas 17 Agustus Surabaya
 ABSTRACT 
This research aims at analyzing the influence of job motivation, leadership, and corporate culturetoward employee job satisfaction, and their impact to the corporate performance. The proposed hypotheses:The job motivation have significance influence to the employee’s job satisfaction, The leadership havesignificance influence to the employee’s job satisfaction, The organizational culture have significanceinfluence to the employee’s job satisfaction, The work motivation have significance influence to the corporate performance, The leadership have significance influence to the corporate performance, The organizationalculture have significance influence to the corporate performance, The employee’s job satisfaction havesignificance influence to the corporate performance. The result of the research has evidenced that jobmotivation, leadership, and organizational culture are significantly related to the employee’s job satisfaction. Leadership, however, is negatively related to the employee’s job satisfaction. Job motivation is not significantly related to the corporate performance influenced by the intervening variable is employee’s jobsatisfaction. Leadership and organizational culture are significantly related to the corporate performance.From this result, there are two main conclutions that can be drawn in this study. First, the job motivation cannot be related directly to the corporate performance if it is not connected by the employee’s job satisfactionvariable. And the second conclution is that the leaderhip is negatively related to the employee’s jobsatisfaction.
 Keywords:
 job motivation, leadership, organizational culture, employee’s job satisfaction, and corporate performance.
PENDAHULUAN
Lingkungan bisnis dewasa ini yang tumbuh dan berkembang dengan sangat dinamis, sangat memerlu-kan adanya sistem manajemen yang efektif danefisien artinya dapat dengan mudah berubah ataumenyesuaikan diri dan dapat mengakomodasikansetiap perubahan baik yang sedang dan telah terjadidengan cepat, tepat dan terarah serta biaya yangmurah. Dengan demikian, organisasi sudah tidak lagidipandang sebagai sistem tertutup (
closed-system
)tetapi organisasi merupakan sistem terbuka (
opened-system
) yang harus dapat merespon dan meng-akomodasikan berbagai perubahan eksternal dengancepat dan efisien.Krisis ekonomi yang berdampak pada lesunyaiklim dunia usaha mengakibatkan banyak perusahaanharus melakukan upaya perampingan atau konsolidasiinternal lainnya sebagai upaya penghematan ke-uangan untuk dapat mempertahankan kelangsunganhidup (
survive
) dan mencapai pertumbuhan (
growth
)melalui kinerja yang efektif dan efisien. Kelang-sungan hidup dan pertumbuhan dari suatu perusahaan bukan hanya ditentukan dari keberhasilan dalammengelola keuangan yang berdasarkan pada kekuatanmodal atau uang semata, tetapi juga ditentukan darikeberhasilannya mengelola sumber daya manusia.Pengelolaan sumber daya manusia yang dimaksudkanadalah bahwa perusahaan harus mampu untuk menyatukan persepsi atau cara pandang karyawandan pimpinan perusahaan dalam rangka mencapaitujuan perusahaan antara lain melalui pembentukanmental bekerja yang baik dengan dedikasi danloyalitas yang tinggi terhadap pekerjaannya, mem- berikan motivasi kerja, bimbingan, pengarahan dankoordinasi yang baik dalam bekerja oleh seorang pemimpin kepada bawahannya.Menciptakan kepuasan kerja karyawan adalahtidak mudah karena kepuasan kerja dapat tercipta jikavariabel-variabel yang mempengaruhinya antara lainmotivasi kerja, kepemimpinan dan budaya organisasi/ perusahaan dapat diakomodasikan dengan baik danditerima oleh semua karyawan di dalam suatuorganisasi/perusahaan. Gibson (1996) dalam Erma-yanti (2001:3) dan Brahmasari (2005:96), menge-mukakan bahwa kinerja organisasi tergantung darikinerja individu atau dengan kata lain kinerja individuakan memberikan kontribusi pada kinerja organisasi,
124
 
 Brahmasari
: Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi
 
125
artinya bahwa perilaku anggota organisasi baik secaraindividu maupun kelompok memberikan kekuatanatas kinerja organisasi sebab motivasinya akanmempengaruhi pada kinerja organisasi.Sujak (1990) dalam Ermayanti (2001:3),mengemukakan bahwa pemahaman motivasi, baik yang ada dalam diri karyawan maupun yang berasaldari lingkungan akan dapat membantu dalam peningkatan kinerja. Dalam hal ini seorang manajer  perlu mengarahkan motivasi dengan menciptakankondisi (iklim) organisasi melalui pembentukan budaya kerja atau budaya organisasi sehingga parakaryawan merasa terpacu untuk bekerja lebih kerasagar kinerja yang dicapai juga tinggi. Pemberianmotivasi harus diarahkan dengan baik menurut prioritas dan dapat diterima dengan baik olehkaryawan, karena motivasi tidak dapat diberikanuntuk setiap karyawan dengan bentuk yang berbeda- beda.Salah satu elemen yang bernilai penting dalamsistem manajemen perusahaan selain motivasi kerjakepada para karyawan adalah kepemimpinan(
leadership
). Hasil dari beberapa penelitian me-nunjukkan bahwa kepemimpinan sangat diperlukanuntuk meningkatkan daya saing perusahaan secara berkelanjutan. Kepemimpinan adalah suatu prosesdimana seseorang dapat menjadi pemimpin (
leader 
)melalui aktivitas yang terus menerus sehingga dapatmempengaruhi yang dipimpinnya (
 followers
) dalamrangka untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan.Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan danmenganalisis pengaruh:1.
 
Pengaruh motivasi kerja terhadap kepuasan kerjakaryawan PT. Pei Hai International WiratamaIndonesia.2.
 
Pengaruh kepemimpinan terhadap kepuasan kerjakaryawan PT. Pei Hai International WiratamaIndonesia.3.
 
Pengaruh budaya organisasi terhadap kepuasankerja karyawan PT. Pei Hai International Wira-tama Indonesia.4.
 
Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja perusa-haan PT. Pei Hai International Wiratama Indo-nesia.5.
 
Pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja perusahaan PT. Pei Hai International WiratamaIndonesia.6.
 
Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja perusahaan PT. Pei Hai International WiratamaIndonesia.7.
 
Pengaruh kepuasan kerja karyawan dengankinerja perusahaan PT. Pei Hai InternationalWiratama Indonesia.
LANDASAN TEORIMotivasi Kerja
Robbin (2002:55) mengemukakan bahwa moti-vasi adalah keinginan untuk melakukan sebagaikesediaan untuk mengeluarkan tingkat upaya yangtinggi untuk tujuan-tujuan organisasi, yang dikondisi-kan oleh kemampuan upaya itu untuk memenuhisuatu kebutuhan individual.Siagian (2002:94) mengemukakan bahwa dalamkehidupan berorganisasi, termasuk kehidupan ber-karya dalam organisasi bisnis, aspek motivasi kerjamutlak mendapat perhatian serius dari para manajer.Karena 4 (empat) pertimbangan utama yaitu: (1)Filsafat hidup manusia berkisar pada prinsip “
quit proquo”,
yang dalam bahasa awam dicerminkan oleh pepatah yang mengatakan “ada ubi ada talas, ada budiada balas”, (2) Dinamika kebutuhan manusia sangatkompleks dan tidak hanya bersifat materi, akan tetapi juga bersifat psikologis, (3) Tidak ada titik jenuhdalam pemuasan kebutuhan manusia, (4) Perbedaankarakteristik individu dalam organisasi atau perusa-haan, mengakibatkan tidak adanya satupun teknik motivasi yang sama efektifnya untuk semua orangdalam organisasi juga untuk seseorang pada waktudan kondisi yang berbeda-beda.Radig (1998), Soegiri (2004:27-28) dalamAntoni (2006:24) mengemukakan bahwa pemberiandorongan sebagai salah satu bentuk motivasi, pentingdilakukan untuk meningkatkan gairah kerja karyawansehingga dapat mencapai hasil yang dikehendaki olehmanajemen. Hubungan motivasi, gairah kerja danhasil optimal mempunyai bentuk 
linear 
dalam artidengan pemberian motivasi kerja yang baik, makagairah kerja karyawan akan meningkat dan hasil kerjaakan optimal sesuai dengan standar kinerja yangditetapkan. Gairah kerja sebagai salah satu bentuk motivasi dapat dilihat antara lain dari tingkatkehadiran karyawan, tanggung jawab terhadap waktukerja yang telah ditetapkan.Mangkunegara (2005:101) mengemukakan bah-wa terdapat 2 (dua) teknik memotivasi kerja pegawaiyaitu: (1) Teknik pemenuhan kebutuhan pegawai,artinya bahwa pemenuhan kebutuhan pegawai meru- pakan fundamen yang mendasari perilaku kerja. (2)Teknik komunikasi persuasif, adalah merupakansalah satu teknik memotivasi kerja pegawai yangdilakukan dengan cara mempengaruhi pegawai secaraekstra logis. Teknik ini dirumuskan dengan istilah
 AIDDAS
” 
 
yaitu
 Attention
(perhatian),
 Interest 
(minat),
 Desire
(hasrat),
 Decision
(keputusan),
 Action
(aksi atau tindakan), dan
Satisfaction
(kepuasan).Penggunaannya, pertama kali pemimpin harus mem-
 
 JURNAL MANAJEMEN DAN KEWIRAUSAHAAN, VOL.10, NO. 2, SEPTEMBER 2008: 124-135
126
 berikan perhatian kepada pegawai tentang pentingnyatujuan dari suatu pekerjaan agar timbul minat pegawaiterhadap pelaksanaan kerja, jika telah timbul minat-nya maka hasratnya akan menjadi kuat untuk mengambil keputusan dan melakukan tindakan kerjadalam mencapai tujuan yang diharapkan oleh pemimpin. Dengan demikian, pegawai akan bekerjadengan motivasi tinggi dan merasa puas terhadaphasil kerjanya.
Kepemimpinan
DuBrin (2005:3) mengemukakan bahwa kepe-mimpinan itu adalah upaya mempengaruhi banyak orang melalui komunikasi untuk mencapai tujuan,cara mempengaruhi orang dengan petunjuk atau perintah, tindakan yang menyebabkan orang lain bertindak atau merespons dan menimbulkan peru- bahan positif, kekuatan dinamis penting yangmemotivasi dan mengkoordinasikan organisasi dalamrangka mencapai tujuan, kemampuan untuk mencip-takan rasa percaya diri dan dukungan diantara bawahan agar tujuan organisasional dapat tercapai.Siagian (2002:62) mengemukakan bahwa kepe-mimpinan adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi orang lain (para bawahannya) sede-mikian rupa sehingga orang lain itu mau melakukankehendak pemimpin meskipun secara pribadi hal itumungkin tidak disenanginya. Nimran (2004:64)mengemukakan bahwa kepemimpinan atau
leader-ship
adalah merupakan suatu proses mempengaruhi perilaku orang lain agar berperilaku seperti yang akandikehendaki. Robbins (1996:39) mengemukakan bahwa kepemimpinan adalah sebagai kemampuanuntuk mempengaruhi suatu kelompok kearahtercapainya tujuan.Siagian (2002:66) mengemukakan bahwa pe-ranan pemimpin atau kepemimpinan dalamorganisasi atau perusahaan ada tiga bentuk yaitu peranan yang bersifat interpersonal, peranan yang bersifat informasional, dan peran pengambilankeputusan. Yang dimaksud dengan peranan yang bersifat interpersonal dalam organisasi adalah bahwaseorang pemimpin dalam perusahaan atau organisasimerupakan simbol akan keberadaan organisasi,seorang pemimpin bertanggung jawab untuk memo-tivasi dan memberikan arahan kepada bawahan, danseorang pemimpin mempunyai peran sebagai penghubung. Peranan yang bersifat informasionalmengandung arti bahwa seorang pemimpin dalamorganisasi mempunyai peran sebagai pemberi, penerima dan penganalisa informasi. Sedangkan peran pemimpin dalam pengambilan keputusanmempunyai arti bahwa pemimpin mempunyai peransebagai penentu kebijakan yang akan diambil berupastrategi-strategi bisnis yang mampu untuk mengem- bangkan inovasi, mengambil peluang atau kesem- patan dan bernegosiasi dan menjalankan usahadengan konsisten.Mintzberg dalam Luthans (2002) dan Sutiadi(2003:4) mengemukakan bahwa peran kepemim- pinan dalam organisasi adalah sebagai pengatur visi,motivator, penganalis, dan penguasaan pekerjaan.Yasin (2001:6) mengemukakan bahwa keberhasilankegiatan usaha pengembangan organisasi, sebagian besar ditentukan oleh kualitas kepemimpinan atau pengelolanya dan komitmen pimpinan puncak organisasi untuk investasi energi yang diperlukanmaupun usaha-usaha pribadi pimpinan.Anoraga
et al.
(1995) dalam Tika (2006:64)mengemukakan bahwa ada sembilan peranan kepe-mimpinan seorang dalam organisasi yaitu pemimpinsebagai perencana, pemimpin sebagai pembuatkebijakan, pemimpin sebagai ahli, pemimpin sebagai pelaksana, pemimpin sebagai pengendali, pemimpinsebagai pemberi hadiah atau hukuman, pemimpinsebagai teladan dan lambang atau simbol, pemimpinsebagai tempat menimpakan segala kesalahan, dan pemimpin sebagai pengganti peran anggota lain.
Budaya Organisasi
Seperti halnya pengertian motivasi dan kepemim- pinan, pengertian budaya organisasi banyak diung-kapkan oleh para ilmuwan yang merupakan ahlidalam ilmu budaya organisasi, namun masih sedikitkesepahaman tentang arti konsep budaya organisasiatau bagaimana budaya organisasi harus diobservasidan diukur (Brahmasari, 2004). Lebih lanjut Brah-masari (2004:16) mengemukakan bahwa hal tersebutdikarenakan oleh kurangnya kesepahaman tentangformulasi teori tentang budaya organisasi, gambaran-nya, dan kemungkinan hubungannya dengan dampak kinerja. Ndraha (2003:4) dalam Brahmasari (2004:12)mengemukakan bahwa budaya perusahaan (
corpo-rate culture)
merupakan aplikasi dari budayaorganisasi (
organizational culture)
terhadap badanusaha atau perusahaan. Kedua istilah ini seringdipergunakan untuk maksud yang sama secara bergantian. Marcoulides dan Heck (1993) dalamBrahmasari (2004:16) mengemukakan bahwa budayaorganisasi sebagai suatu konsep dapat menjadi suatusarana untuk mengukur kesesuaian dari tujuanorganisasi, strategi dan organisasi tugas, serta dampak yang dihasilkan. Tanpa ukuran yang valid dan reliabeldari aspek kritis budaya organisasi, maka pernyataantentang dampak budaya pada kinerja akan terus

Activity (28)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Cindy Eta liked this
Fery Jhon liked this
Utcie Lavigne liked this
Steve Lie liked this
Ary Karmana liked this
BlackAlbino liked this
Febry Tengu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->