Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pak Harto & Filosofi Jawa

Pak Harto & Filosofi Jawa

Ratings: (0)|Views: 389 |Likes:
Published by alexg

More info:

Published by: alexg on Jan 30, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/16/2009

pdf

text

original

 
January 29, 2008
Pak Harto dan Filosofi Jawa
Aloys Budi PurnomoMantan Presiden HM Soeharto meninggal dunia. Betapapun kontroversi tentang kehidupannya saat berkuasadi republik ini, di hari-hari duka setelah kematiannya perlu dikumandangkan filosofi mikul dhuwur,mendhem jero.Terhadap orang yang memiliki jasa baik terhadap kita, baik secara personal maupun sosial, penghayatanfilosofi mikul dhuwur, mendhem jero adalah wajib. Kita perlu menghormati yang telah berpulang karena jasa dan kontribusinya terhadap sesama (mikul dhuwur). Seiring dengan itu, kita tidak mengingat lagi segalakesalahan dan kekhilafannya (mendhem jero).Dataran personalPada dataran personal, filosofi itu tepat dan sepantasnya, dalam tradisi mana pun. Dalam tradisi Jawa adaungkapan mikul dhuwur, mendhem jero. Dalam bahasa Latin ada ungkapan de mortuis nil nisi bene nonmale, tentang yang sudah meninggal, yang baik-baik saja (yang perlu dikenang).Bahkan, terhadap orang biasa pun—bukan penguasa, bukan pejabat, bukan elite politik—sambutanmengiringi upacara pemakaman seseorang selalu disertai puja-puji tentang kebaikannya.Tidak pernah sambutan pengiring kematian Mbah Kromo, petani dusun Belikrejo, atau Kang Wanto,nelayan kampung Brotojoyo, dan Mbok Inem, pembantu asal Wonogiri, berisi hujatan dan pemaparankejelekannya.Pada dataran personal, filosofi mikul dhuwur, mendhem jero adalah kewajiban universal sepanjang masaseluas dunia. Namun, dalam sambutan upacara kematian juga sering didengar ungkapan, ”Apabila adautang-piutang yang terkait dengan almarhum-almarhumah, segala sesuatunya akan diselesaikan ahli warisdan keluarganya!”Ungkapan terakhir ini menjadi penting, bukan hanya pada tingkat personal, tetapi juga sosial. Ada tanggung jawab untuk menyelesaikan tiap perkara terkait yang telah wafat. Dalam kasus-kasus ringan, terkait utang-piutang yang tidak terlalu besar, secara ikhlas menghapuskannya, demi meringankan beban keluarga danahli waris yang ditinggalkan.Itulah implikasi personal maupun sosial dalam perspektif paguyuban masyarakat terbatas terkait filosofimikul dhuwur, mendhem jero. Sebuah kearifan lokal yang juga bersifat universal.Kasus SoehartoApakah filosofi mikul dhuwur, mendhem jero dapat diterapkan untuk Soeharto yang notabene mantanpenguasa Orde Baru? Pada tingkatan personal ya dan harus! Terhadap jasanya sebagai pejuang dan Bapak Pembangunan, kita harus mikul dhuwur. Bahkan tidak bisa dimungkiri, jasa-jasa Pak Harto tidak hanyaseluas nasional di Indonesia, tetapi juga pada tingkat regional Asia Tenggara, bahkan tingkal global.Perjuangan untuk mengentaskan rakyat Indonesia dari kemiskinan, ketertinggalan, penguatan ekonomi yangmenyejahterakan rakyat, dan pemberantasan buta huruf merupakan jasa-jasanya yang harus dikenang dalamsejarah republik ini. Masih banyak jasa lainnya.Keterlibatannya untuk mengembangkan politik bebas-aktif pada tingkat internasional dan menjagaketertiban serta keamanan bangsa-bangsa membuat tokoh-tokoh regional maupun internasional turut

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->