perencanaan sampai implementasinya, dan pengelolaan TI yang akan diterapkanharus mengacu pada standar yang sudah mendapatkan pengakuan secara luas.
Identifikasi Masalah
Tata Kelola TI yang diharapkan mendapat dukungan dari stakeholder,memberikan pengembangan dan implementasi sistem on budget, on schedule dengankualitas yang tinggi, meningkatkan efisiensi, produktivitas dan efetktivitas, sertamenjamin kerahasiaan, kelengkapan, dan ketersedian informasi. Namun Tata KelolaTI dapat memiliki beberapa masalah yaitu dimana TI hanya menjadi concern dariterhadap tim teknikal karena tidak memperoleh perhatian dari pimpinan puncak,kerugian financial, rusaknya reputasi Proyek overbudget/overtime/underspec, penurunan efektivitas karena buruknya kualitas output system TI, dan buruknyakualitas support yang digejalai oleh system yang tidak terintegrasi, pulau-pulauaplikasi, buruknya kualitas system, tingginya keluhan user mengenai kinerja systemTI, rendahnya kepedulian terhadap aspek kerahasisaan informasi, rendahnya tingkatketersediaan informasi, tidak adanya kebijakan dan prosedur tata kelola IT secarautuh.
Ruang Lingkup
Ruang lingkup IT governance dengan COBIT luas merupakan kombinasi dari prinsip-prinsip yang telah ditanamkan dan dikenal sebagai acuan model (seperti:COSO), dan disejajarkan dengan IT balanced scorecard secara komplitnya paket produk cobit terdiri dari cobit produk family, yaitu: executive summary, framework,control objectives, audit guidelines, implementation tool set, serta managementguidelines, yang sangat berguna atau dibutuhkan oleh auditor, para IT users, dan paramanajer. Kontrol internal mencakup policy, struktur organisasi, praktek dan prosedur yang menjadi tanggung jawab manajemen perusahaan.Adapun ruang lingkup dalam penulisan IT governance dengan COBIT iniadalah: Membantu menganalisis dan menjaga profitablitas pada lingkungan perubahan teknologi yang bergantung pada seberapa baik pengaturan control yangdilakukan serta bias digambarkan sebagai kebijakan kendali TI secara jelas, bersihdan praktek yang baik.
Tujuan dan Manfaat
Dalam kerangka corporate governance, IT governance menjadi semakinutama dan merupakan bagian tidak terpisahkan terhadap kesuksesan penerapancorporate governance secara menyeluruh. IT governance memastikan adanya pengukuran yang efisien dan efektif terhadap peningkatan proses bisnis perusahaanmelalui struktur yang menautkan proses-proses TI, sumberdaya TI dan informasi kearah dan tujuan strtegis perusahaan. Lebih jauh lagi, IT governance memadukan danmelembagakan best practices dari porses perencanaan, pengelolaan, penerapan, pelaksanaan dan pendukung, serta pengawasan kinerja TI, untuk memastikaninformasi perusahaan dan teknologi yang terkait lainnya benar-benar menjadi pendukung bagi pencapaian sasaran perusahaan.. dengan keterpaduan tersebut,diharapkan perusahaan mampu mendayagunakan informasi yang dimilikinya- 2 -