Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Fikih Zakat

Fikih Zakat

Ratings: (0)|Views: 2,808|Likes:
Published by saliem

More info:

Published by: saliem on Sep 17, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/02/2013

pdf

text

original

 
Ο
 
F I Q I H Z A K A T
 
1
 
“Tahukah kamu orang yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.” 
(Terj. QS. Al-M
ā
ū
n [107]: 1-3)
Ayat di atas dapat merupakan bukti betapa ajaran Islam sangat perduli terhadap nasiborang-orang miskin. Karena ayat tersebut tidak sekadar memberi makna agar muslimyang baik seharusnya memberi makan kepada saudara-saudaranya yang miskin. Namun,ia juga memberi makna agar seorang muslim ikut andil dalam mempropagandakankeperdulian itu. Mengajak dan menyeru manusia untuk membantu dan menolong kaumfakir dan miskin.Hal ini tidak mengherankan. Sebab, sebagai sebuah ajaran yang sempurna, yangmengatur kehidupan manusia dalam segala aspeknya, Islam tidak hanya mengaturkehidupan umatnya sebagai individu. Namun, ia juga mengatur kehidupan umatnya dalambidang sosial dan kemasyarakatan. Aturan yang berfungsi untuk menjaga, memeliharadan mengembangkan dirinya sehingga menjadi umat yang mandiri dan mampumenjalankan perannya untuk menyebarkan kebaikan ke seluruh alam.Salah satu bentuk perhatian Islam, dan bahkan menjadi satu di antara fondasiutamanya, itu ialah zakat. Sebuah mekanisme pemerataan ekonomi yang menjaminkeseimbangan distribusi kekayaan antara si kaya dan si miskin. Ini di satu sisi. Pada sisiyang lain, zakat juga memiliki fungsi perekat yang menjalin hubungan antara si kaya dansi miskin dalam satu ikatan, yaitu keimanan. Karena si kaya, dalam konteks zakat ini,tidak mengeluarkan hartanya dengan alasan belas kasihan saja. Sehingga si miskin dapatdiposisikan sebagai orang yang membutuhkan dengan si kaya sebagai orang yang berjasa.Tetapi yang menjadi alasan utama dalam pelaksanaan zakat sebenarnya adalah karena iaadalah perintah agama. Dengan kata lain, zakat adalah tuntutan keimanan.Dalam kaitannya dengan peran zakat, menarik untuk disimak pernyataan SyaikhulIslam Ibnu Taimiyah, ulama besar yang hidup pada abad ke-8 H. Beliau menyatakanbahwa andaikata pelaksanaan ajaran zakat itu dioptimalkan, pungutan-pungutan dan pajak yang sifatnya diskriminatif, yang biasanya diterapkan oleh penguasa-penguasa yang
1
Dengan beberapa revisi, makalah ini pernah dipresentasikan dalam
“Penataran Seputar Ramadhan”
yangdiselenggarakan oleh Dept. Dakwah dan Kaderisasi Wahdah Islamiyah Makassar, di Masjid Umar bin Khattab UMI(Kampus II UMI), Makassar, 24-25 Sya’ban 1425H/9-10 Oktober 2004M.
 
 2
otoriter untuk memenuhi kebutuhan negara, tidak perlu terjadi. Sebab, harta zakat yangdimenej dengan baik akan mencukupi kebutuhan tersebut. Dengan lain perkataan bahwakelalaian umat menjalankan syariat zakatlah yang secara langsung atau tidak langsungmelahirkan pungutan-pungutan yang menindas itu. Ketika ajaran ini diabaikan,penderitaan yang timbul. Penguasa-penguasa yang zalim akan menerapkan pajak secarasemena-mena untuk menutupi kebutuhan negara.
MAKNA ZAKAT DAN HUKUMNYA
Menurut asal katanya, zakat berarti “kesucian, kemuliaan, dan penambahan”. Syariatlantas memberi makna khusus kepada kata zakat. Ulama Islam merumuskan maknatersebut sebagai:
“kadar yang wajib dikeluarkan untuk orang yang berhak dari harta yang telah sampai kepada nishab tertentu dengan syarat-syarat khusus.”
 Dari pengertian ini dipahami bahwa zakat merupakan kewajiban muslim. Bahkan,sebagaimana telah disinggung di muka, zakat adalah salah satu fondasi ajaran Islam.Setiap muslim yang telah memenuhi syarat menunaikan zakat wajib hukumnya untuk mengeluarkan zakat. Pemerintah yang islami dapat menjatuhkan sanksi kepada oknum-oknum maupun kelompok yang enggan mengeluarkan zakat. Sebagamana para sahabatpada zaman Abu Bakar memerangi kelompok-kelompok pembangkang yang tidak maumembayar zakat mereka.
SYARAT WAJIBNYA ZAKAT
Zakat menjadi wajib kepada orang yang memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:1.
 
Muslim2.
 
Status merdeka/bukan budak. Karena dalam status sebagai budak, seseorang tidak memiliki harta.3.
 
Harta zakat yang dimiliki mencapai kadar nish
ā
b.
 Nishāb
ialah jumlah minimaldari harta zakat sehingga harus dikeluarkan zakatnya. Artinya, harta yang belummencapai
nishāb
tidak ada kewajiban zakat di dalamnya. Sedangkan harta yangcukup atau lebih dari
nishāb
, dikeluarkan zakatnya; berapapun jumlah kelebihantersebut.
 Nishāb
setiap jenis harta zakat berbeda antara satu dengan yang lain. Perincian
nishāb tersebut
akan dikemukakan kemudian.4.
 
Lewat satu
ĥawl
(satu tahun hijriyah). Maksudnya bahwa
nishāb
tersebut dimilikiselama satu tahun penuh. Dengan kata lain, haul mulai dihitung pada hari sejak 
nishāb
harta zakat tercapai hingga sehari sebelum tanggal yang sama pada tahunberikutnya. Syarat ini berlaku untuk harta zakat jenis: emas, perak, uang, barang
 
 3
dagangan, dan binatang ternak. Adapun biji-bijian dan buah-buahan, serta
rikāz
 dan barang tambang, tidak dipersyaratkan telah dimiliki satu tahun. Zakat harta jenis yang disebut kedua ini dikeluarkan segera setelah panen, dihasilkan, atauditemukan.5.
 
Tidak ada beban hutang. Yaitu pemilik harta tidak memiliki beban hutang yang jumlahnya sebesar
nishāb
yang ia miliki atau minimal mengurangi
nishāb
nya.Hutang tersebut belum ia lunasi. Adapun jika hutangnya tidak berpengaruhterhadap
nishāb
nya, maka ia tetap wajib membayar zakat setelah dipotong jumlahhutangnya.Perlu dicatat bahwa syarat terakhir ini hanya berlaku untuk harta yang tidak tampak. Harta yang dimaksud seperti emas, perak, uang, dsj. Adapun harta yangtampak, semacam binatang ternak, barang dagangan, dsj; syarat ini tidak berlaku.Alasannya adalah karena Rasulullah shallall
āhu ‘alayhi wasallam
tidak pernahmemerintahkan sahabat yang beliau utus untuk mengumpulkan zakat dari hartayang tampak untuk merinci status hutang kepada si pemilik harta. Tidak menjadisoal bila pemilik harta mempunyai beban hutang atau tidak. Tidak adanya perintahuntuk merinci hal tersebut mengindikasikan bahwa syarat bebas hutang hanyaberlaku untuk harta yang tidak tampak.
HARTA MILIK ANAK YANG BELUM BALIG ATAU ORANG GILA
Anak yang belum balig
2
JENIS-JENIS HARTA YANG WAJIB DIZAKATI BERSERTA PERINCIANNYA
atau orang gila yang memiliki harta wajib zakat dari harta yangmereka miliki. Yang berperan dalam hal ini tentunya adalah wali (orang yang mengasuh)mereka. Pendapat ini berdasarkan pada praktik sahabat, seperti Umar bin Khattab, IbnuUmar, Ali bin Abi Thalib, Aisyah, dan Jabir bin Abdillah. Sementara itu, tidak ditemukanadanya sahabat lain yang mengeritik atau menyelisihi mereka.Tidak semua harta wajib zakat. Harta zakat tertentu jenisnya. Berikui ini rincian mengenaiharta zakat.
2
Tanda balig: 1) genap berusia 15 th; 2) pernah keluar mani; 3) tumbuhnya rambut tebal di sekitarkemaluan; dan 4) keluarnya darah haidh bagi wanita.

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
mikumiku liked this
Then Bey liked this
Resta Reza liked this
Agung Pamuji liked this
gayoenx liked this
Brian Taruna liked this
syairin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->