Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KHUTBAH IDUL FITRI 2009

KHUTBAH IDUL FITRI 2009

Ratings: (0)|Views: 2,244 |Likes:
Published by ai_mawardi

More info:

Published by: ai_mawardi on Sep 19, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/08/2012

pdf

text

original

 
KHUTBAH 'IDUL FITHRI 1430 H/ 2009 MDI MASJID AT-TAKHOBAR TELKOM DIVRE V JAWA TIMUROleh : DR. K. H. Ahmad Imam Mawardi, MA
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahi al-Hamd'Aidin 'Aidat, Fa'izin Fa'izat, Hadirin Hadirat RahimakumullahSudah sempurna puasa kita dengan hadirnya bulan Syawal yangtelah menutup bulan mulia Ramadlan. Takbir membesarkan asmaAllah berkumandang di seluruh penjuru mengesankan gempitanyakemenangan kaum muslimin yang telah berupaya mengalahkanhawa nafsu dan membersihkan hati nurani, menguburkan takabburdan menyuburkan tasyakkur, serta menghentikan laknat danmenebarkan rahmat. Satu bulan kita melatih diri, satu bulan kitamenempa diri, satu bulan kita sekolah ruhani, satu bulan kita belajarpeka atas perintah dan kewajiban yang telah dititahperintahkanoleh Allah, Dzat yang Maha Kuasa, Maha Pengampun, dan MahaKasih dan Sayang. Tersisa harapan, semoga apa yang kita lakukanditerima oleh-Nya, walau kita sadar masih banyak kesalahan dankelalaian yang kita lakukan dalam bulan Ramadlan yang mulia ini.Semoga Allah mengampuni.Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahi al-Hamd'Aidin 'Aidat, Fa'izin Fa'izat, Hadirin Hadirat RahimakumullahHari ini bercampur perasaan kita, antara senang dan sedih. Senangkarena telah melampaui berbagai ujian dan selesai atas izin Allahmenunaikan ibadah puasa. Sementara itu, kita bersedihmeninggalkan Ramadlan yang mulia yang telah menjadi mediaefektif mengembalikan kita kepada fithrah (kesucian) sebagaihamba yang beriman dan bertaqwa.
Sebelas bulan sebelum Ramadlan banyak di antara kita yangmelupakan Allah karena terlalu disibukkan oleh berbagaimasalah dunia.
Sebelas bulan sebelum Ramadlan banyak di antara kita yangtidak pernah punya waktu untuk sekedar menyebut asmaAllah, Tuhan yang tidak pernah lupa memberikan rizki padasetiap hamba-Nya.
Sebelas bulan sebelum Ramadlan banyak di antara kita yanglupa dan tidak sempat mengunjungi masjid, rumah Allah,sementara rajin mengunjungi tempat-tempat yang melalaikankita pada Allah.
Sebelas bulan sebelum Ramadlan banyak di antara kita yanglupa membersihkan hati dengan al-Qur'an, sementara rajinmembersihkan dan merawat tubuh dengan berbagai cara.
1
 
Sebelas bulan sebelum Ramadlan banyak di antara kita yanglupa pada saudara dan tetangga yang miskin papa dankelaparan, sementara kita kenyang dan berlebihanBulan Ramadlan yang baru saja kita tinggalkan telah mengubahsemuanya, kita kembali menjadi manusia baru yang suci, kembalipada fitrah, yakni manusia yang memiliki kesadaran sebagai hambayang bertuhankan Allah dan kesadaran sebagai makhluk yang salingmembutuhkan dengan makhluk yang lain. Hari ini kita bersamaberikrar menjadi manusia yang peduli pada agama dan peduli padakemanusiaan yang daslam bahasa al-Qur'an disebut dengan istilah
hablun min Allah, wa hambun min al-Nas.
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahi al-Hamd'Aidin 'Aidat, Fa'izin Fa'izat, Hadirin Hadirat RahimakumullahRamadlan boleh berlalu, tetapi nilai-nilai yang telah ditanamkannyaharus tetap kita pertahankan, karena kita tidak tahu apakah kitamasih diberikan kesempatan oleh Allah untuk bertemu denganRamadlan yang akan datang. Nilai kebersamaan dan kasih sayangseperti yang tercermin dalam berbuka dan sahur bersama, nilaikebersamaan dalam perjuangan yang diperoleh dari tarawihbersama, nilai-nilai Qur'ani yang tertancap dalam melalui tadarrusbersama, dan nilai-nilai ketaqwaan lainnya harus tetap menjadilandasan hidup kita sehari-hari kita. Allah berfirman dalam surat al-Nahl ayat 92:
  
  
 
  
  
 
  
 
 
  
   
 
   
     
 
  
   
 
 
  
 
 
   
 
    
   
  
      
 
 
   
  
  
     
 
    
 
 
Artinya: "Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yangmenguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat,menjadi cerai berai kembali, kamu menjadikan sumpah(perjanjian) mu sebagai alat penipu di antaramu, disebabkanadanya satu golongan yang lebih banyak jumlahnya darigolongan yang lain. Sesungguhnya Allah hanya mengujikamu dengan hal itu dan sesungguhnya di hari kiamat akandijelaskan-Nya kepadamu apa yang dahulu kamuperselisihkan itu."Selama Ramadlan, kita telah menenun kain bernama kainketakwaan yang dianyam dari benang-benang kesabaran, ibadah,keiimanan, syukur, kasih sayang dan lain sebagainya. Maka janganlah sampai kain yang baru selesai kita tenun, kita ceraiberaikan kembali hanya karena memenuhi keingin dan hawa nafsu. Tantangan hidup memang berat, rintangan akan terus menghadang,sebagaimana cobaan akan selalu datang. Tapi dengan tetap
2
 
berupaya seraya berlindung dan memohon pertolongan kepadaAllah dengan segala kemampuan menjalankan perintah-perintah-Nya, yakinlah kita akan selalu dalam bimbingan-Nya.Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahi al-Hamd'Aidin 'Aidat, Fa'izin Fa'izat, Hadirin Hadirat RahimakumullahSungguh tidak ada yang lebih bahagia dibandingkan dengan orangyang beriman kepada Allah. Sungguh tidak ada orang yang lebihtenang dibandingkan dengan orang yang telah membersihkanbatinnya dari segala sifat-sifat kotor. Sungguh tidak ada yang lebihsenang dibandingkan dengan orang yang mampu membahagiakanorang lain. Allah menyatakan hal ini adalam banyak firmannya, danRasulullah menjadi contoh teladan yang telah menjadi bukti bagiseluruh alam.Sungguh tidak ada kemusyrikan, kemunafikan dan kekafiran yangmengantarkan pada kebahagiaan hakiki. Sungguh tidak ada maksiatdan pengingkaran yang akan mengantarkan pada ketenanganhidup. Sungguh tidak ada kejahatan dan perbuatan menyakiti oranglain yang mengantarkan pada hidup senang hakiki. Allah telahbanyak menyatakan dalam banyak ayatnya, dan musuh-musuhAllah telah menjadi bukti sejarah yang tidak mungkin dipungkiri danterlupakan. Di manakah Fir'aun yang katanya dulu gagah perkasa,mulia dan mengaku menjadi Tuhan, di manakah sekarang Namrudzyang dengan bengisnya telah membakar kekasih Allah Ibrahim As.,di manakah sekarang Abrahah sang gubernur Yaman yang gagahberani mau merobohkan Ka'bah, di manakah sekarang kaum Adyang arogan menganggap dirinya paling hebat sehingga melupakanAllah, di manakah sekarang Qarun yang katanya kaya raya tapibakhil itu, di manakah sekarang Abu Jahal yang mata hatinyatertutup rapat oleh ambisi dan kesombongannya sehingga tidakmau mengakui kenabian Nabi Muhammad. Adakah yang masihmulia? Jawabannya tidak ada. Allah menantang:
   
 
  
 
                    
    
     
Artinya: "Sesungguhnya telah berlalu sebelum kamu sunnah-sunnahAllah; karena itu berjalanlah kamu di muka bumi danperhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yangmendustakan (rasul-rasul)."Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walillahi al-Hamd'Aidin 'Aidat, Fa'izin Fa'izat, Hadirin Hadirat RahimakumullahKarena itulah, mari kita berlindung kepada Allah, janganlah kitamenjadi Fir'aun modern yang tidak mau menyembah Allah tapi justru ingin disembah karena telah memiliki harta dan kekuasaan. Janganlah menjadi Namrudz modern yang mau memusuhi danmembunuh orang-orang yang dengan tulus mengajak padakebenaran tauhid. Janganlah menjadi Abrahah modern yang mau
3

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Amier Ulfah liked this
Sofyan Manan liked this
cephyz liked this
Anwar Ifa liked this
Ikin Ibnu Faqir liked this
abdurman liked this
ojanari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->