Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
13Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengertian Dan Hukum Solat Tahajjud

Pengertian Dan Hukum Solat Tahajjud

Ratings: (0)|Views: 1,576 |Likes:
Published by Ahmad Sanusi Husain
Solat Tahajjud (Qiyaamul Lail) adalah solat sunnah yang dilakukan seseorang setelah bangun dari tidurnya pada malam hari meskipun tidurnya hanya sebentar. Sangat ditekankan apabila solat ini dilakukan pada sepertiga malam yang terakhir kerana pada saat itulah waktu doa dimakbulkan.
Hukum solat Tahajjud adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat ditekankan). Solat sunnah ini telah tetap berdasarkan dalil dari al-Qur-an, Sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, dan ijma’ kaum Muslimin.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
[17] Mereka sentiasa mengambil sedikit sahaja: Masa dari waktu malam, untuk mereka tidur.
[18] Dan pada waktu akhir malam (sebelum fajar) pula, mereka selalu beristighfar kepada Allah (memohon ampun). [Adz-Dzaariyaat: 17-18]
Allah Ta’ala berfirman:
[16] Mereka merenggangkan diri dari tempat tidur, (sedikit sangat tidur, kerana mengerjakan sembahyang tahajud dan amal-amal soleh); mereka sentiasa berdoa kepada Tuhan mereka dengan perasaan takut (akan kemurkaanNya) serta dengan perasaan ingin memperolehi lagi (keredaanNya) dan mereka selalu pula mendermakan sebahagian dari apa yang Kami beri kepada mereka.
[17] Maka tidak ada seseorang pun yang mengetahui satu persatu persediaan yang telah dirahsiakan untuk mereka (dari segala jenis nikmat) yang amat indah dipandang dan menggembirakan, sebagai balasan bagi amal-amal soleh yang mereka telah kerjakan. [As-Sajdah: 16-17]
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman.
[9] (Engkaukah yang lebih baik) atau orang yang taat mengerjakan ibadat pada waktu malam dengan sujud dan berdiri sambil takutkan (azab) hari akhirat serta mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah lagi (kepadanya): Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? Sesungguhnya orang-orang yang dapat mengambil pelajaran dan peringatan hanyalah orang-orang yang berakal sempurna. [Az-Zumar: 9]
Solat Tahajjud (Qiyaamul Lail) adalah solat sunnah yang dilakukan seseorang setelah bangun dari tidurnya pada malam hari meskipun tidurnya hanya sebentar. Sangat ditekankan apabila solat ini dilakukan pada sepertiga malam yang terakhir kerana pada saat itulah waktu doa dimakbulkan.
Hukum solat Tahajjud adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat ditekankan). Solat sunnah ini telah tetap berdasarkan dalil dari al-Qur-an, Sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, dan ijma’ kaum Muslimin.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
[17] Mereka sentiasa mengambil sedikit sahaja: Masa dari waktu malam, untuk mereka tidur.
[18] Dan pada waktu akhir malam (sebelum fajar) pula, mereka selalu beristighfar kepada Allah (memohon ampun). [Adz-Dzaariyaat: 17-18]
Allah Ta’ala berfirman:
[16] Mereka merenggangkan diri dari tempat tidur, (sedikit sangat tidur, kerana mengerjakan sembahyang tahajud dan amal-amal soleh); mereka sentiasa berdoa kepada Tuhan mereka dengan perasaan takut (akan kemurkaanNya) serta dengan perasaan ingin memperolehi lagi (keredaanNya) dan mereka selalu pula mendermakan sebahagian dari apa yang Kami beri kepada mereka.
[17] Maka tidak ada seseorang pun yang mengetahui satu persatu persediaan yang telah dirahsiakan untuk mereka (dari segala jenis nikmat) yang amat indah dipandang dan menggembirakan, sebagai balasan bagi amal-amal soleh yang mereka telah kerjakan. [As-Sajdah: 16-17]
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman.
[9] (Engkaukah yang lebih baik) atau orang yang taat mengerjakan ibadat pada waktu malam dengan sujud dan berdiri sambil takutkan (azab) hari akhirat serta mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah lagi (kepadanya): Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? Sesungguhnya orang-orang yang dapat mengambil pelajaran dan peringatan hanyalah orang-orang yang berakal sempurna. [Az-Zumar: 9]

More info:

Published by: Ahmad Sanusi Husain on Sep 22, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/17/2012

pdf

text

original

 
PengertianDanHukumSolatTahajjud
OlehAl-UstazYazidbinAbdulQadirJawasSolatTahajjud(QiyaamulLail)adalahsolatsunnahyangdilakukanseseorangsetelahbangundaritidurnyapadamalamharimeskipuntidurnyahanyasebentar.Sangatditekankanapabilasolatinidilakukanpadasepertigamalamyangterakhirkeranapadasaatitulahwaktudoadimakbulkan.HukumsolatTahajjudadalahsunnahmuakkadah(sunnahyangsangatditekankan).Solatsunnahinitelahtetapberdasarkandalildarial-Qur-an,SunnahRasulullahshallallaahu‘alaihiwasallam,danijma’kaumMuslimin.AllahSubhanahuwaTa’alaberfirman:[17]Merekasentiasamengambilsedikitsahaja:Masadariwaktumalam,untukmerekatidur.[18]Danpadawaktuakhirmalam(sebelumfajar)pula,merekaselaluberistighfarkepadaAllah(memohonampun).[Adz-Dzaariyaat:17-18]AllahTa’alaberfirman:[16]Merekamerenggangkandiridaritempattidur,(sedikitsangattidur,keranamengerjakansembahyangtahajuddanamal-amalsoleh);merekasentiasaberdoakepadaTuhanmerekadenganperasaantakut(akankemurkaanNya)sertadenganperasaaninginmemperolehilagi(keredaanNya)danmerekaselalupulamendermakansebahagiandariapayangKamiberikepadamereka.[17]Makatidakadaseseorangpunyangmengetahuisatupersatupersediaanyangtelahdirahsiakanuntukmereka(darisegalajenisnikmat)yangamatindahdipandangdanmenggembirakan,sebagaibalasanbagiamal-amalsolehyangmerekatelahkerjakan.[As-Sajdah:16-17]Allah‘AzzawaJallaberfirman.[9](Engkaukahyanglebihbaik)atauorangyangtaatmengerjakanibadatpadawaktumalamdengansujuddanberdirisambiltakutkan(azab)hariakhiratsertamengharapkanrahmatTuhannya?Katakanlahlagi(kepadanya):Adakahsamaorang-orangyangmengetahuidenganorang-orangyangtidakmengetahui?Sesungguhnyaorang-orangyangdapatmengambilpelajarandanperingatanhanyalahorang-orangyangberakalsempurna.[Az-Zumar:9]DanAllahTabaarakawaTa’alaberfirman:[79]Danbangunlahpadasebahagiandariwaktumalamsertakerjakanlahsembahyangtahajudpadanya,sebagaisembahyangtambahanbagimu;semogaTuhanmumembangkitdanmenempatkanmupadahariakhiratditempatyangterpuji.[Al-Israa’:79]Rasulullahshallallaahu‘alaihiwasallambersabda.“Solatyangpalingutamasetelahsolatyangfarduadalahsolatpadawaktutengahmalam.”[1]
 
KeistimewaanSolatTahajjud
SolatTahajjudmemilikisekianbanyakkeutamaandankeistimewaansehinggaseorangpenuntutilmusangatditekankanuntukmengerjakannya.Diantarakeistimewaannyaadalah:1.SolatTahajjudadalahsebaik-baiksolatsetelahsolatfardu.Rasulullahshallallaahu‘alaihiwasallambersabda:“Sebaik-baikpuasasetelah(puasa)RamadanadalahpuasadibulanAllah,Muharram,dansebaik-baiksolatsetelahsolatyangfarduadalahsolatmalam.”[2]2.SolatTahajjudmerupakankemuliaanbagiseorangMukmin.Rasulullahshallallaahu‘alaihiwasallambersabda:“MalaikatJibrilmendatangiku,laluberkata,‘WahaiMuhammad,hiduplahsekehendakmukeranakamuakanmati,cintailahseseorangsekehendakmukeranakamuakanberpisahdengannya,danberamallahsekehendakmukeranakamuakandiberibalasan,danketahuilahbahawakemuliaanseorangMukminituadapadasolatmalamnyadantidakmerasaperluterhadapmanusia.”[3]3.Kebiasaanorangyangsalih.4.PendekatandirikepadaAllahTa’ala.5.Menjauhkandosa.6.Penghapuskesalahan.Keempatkeutamaanini(bilangan3-6)terangkumdalamsabdaRasulullahshallallaahu‘alaihiwasallam:“Hendaklahkalianmelakukansolatmalamkeranaiaadalahkebiasaanorang-orangsalihsebelumkalian,iasebagaiamaltaqarrubbagikaliankepadaAllah,menjauhkandosa,danpenghapuskesalahan.”[4]7.SolatmalamadalahwasiatyangpertamakaliRasulullahshallallaahu‘alaihiwasallamsampaikankepadapendudukMadinahketikabeliaumemasukinya.Beliaushallallaahu‘alaihiwasallambersabda:“Wahaimanusia!Sebarkanlahsalam,berilahmakan,sambunglahsilaturahim,dansolatlahpadamalamhariketikaoranglainsedangtidur,nescayakalianakanmasukSyurgadenganselamat.”[5]8.Solatmalamsebagaisebabdiangkatnyadarjatseseorang.Rasulullahshallallaahu‘alaihiwasallambersabda,ketikaditanyatentangtingkatandalamdarjat:“Memberimakan,ucapanyangsopan-santun,dansolatpadamalamhariketikaoranglaintidur.”[6]9.Dapatmenguatkanhafalanal-Qur-an,membantubangununtuksolatSubuh,mencontohgenerasiterdahulu,danlainnya.
SolatTahajjudRasulullah
 
Rasulullahshallallaahu‘alaihiwasallamtidakpernahmeninggalkansolatTahajjud,baikketikabeliausedangmukimmaupunsedangsafar.‘Aisyahradhiyaallahu‘anhapernahberkata,“ApabilaRasulullahshallallaahu‘alaihiwasallammelakukansolat(malam),beliauberdirihinggatelapakkakinyamerekah.”Lalu‘Aisyahradiyallaahu‘anhaberkata,“Kenapaengkaumelakukansemuaini.PadahalAllahTa’alatelahmengampunidosa-dosamuyangtelahlaludanyangakandatang?”Lalubeliaumenjawab,“Wahai‘Aisyah,apakahtidaklayakakumenjadihambayangbanyakbersyukur.”[7]
SolatTahajjudParaSalafushShalih
DiriwayatkandariAbuQatadah(wafatth.54H)radhiyallaahu‘anhu,iaberkata,“Nabishallallaahu‘alaihiwasallampernahkeluarpadasuatumalam,tiba-tibabeliaubertemudenganAbuBakarradhiyallaahu‘anhuyangsedangmengerjakansolatdenganmelirihkansuaranya.”AbuQatadahberkata,“Kemudianbeliaubertemudengan‘Umaryangsedangmengerjakansolatdenganmengeraskansuaranya.“AbuQatadahberkata,“TatkalakeduanyaberkumpuldisisiNabishallallaahu‘alaihiwasallam,beliauberkatakepadakeduanya,‘WahaiAbuBakar,akulaluketikaengkausedangsolatdanengkaumelirihkansuaramu.’AbuBakarberkata,‘SesungguhnyaakutelahmemperdengarkankepadaRabbyangakubermunajatkepada-Nya,wahaiRasulullah.’”AbuQatadahberkata,“Kemudianbeliaubertanyakepada‘Umar,‘Akutelahlalu,ketikaituengkausedangmengerjakansolatdenganmengeraskansuaramu.’”AbuQatadahberkata,“Lalu‘Umarmenjawab,‘WahaiRasulullah,akutelahmembangunkanorang-orangyangsedangtidurterlelapdanmengusirsyaitan.’LaluNabibersabda,‘WahaiAbuBakar,keraskansuaramusedikit.’Danberkatakepada‘Umar,‘Wahai‘Umar,lirihkansuaramusedikit.”[8]DiriwayatkandariZaidbinAslam(wafatth.136H)rahimahullaahbahwa‘Umarradiyallaahu‘anhumelakukansolatmalamdalamwaktuyangcukuplamahinggadiakhirmalambeliaumembangunkankeluarganyauntukmelakukansolat.Beliauberkata,“Solatlahkalian!Solatlahkalian!”Kemudianbeliaumembacaayatberikut:[132]Danperintahkanlahkeluargamusertaumatmumengerjakansembahyangdanhendaklahengkautekunbersabarmenunaikannya.Kamitidakmemintarezekikepadamu,(bahkan)Kamilahyangmemberirezekikepadamudan(ingatlah)kesudahanyangbaikadalahbagiorang-orangyangbertakwa.[Thaahaa:132]”[9]DiriwayatkandariIbnuSirinrahimahullaah,diaberkata,“Isteri‘Usmanberkataketikabeliauterbunuh,‘Sungguhkaliantelahmembunuhnya.Sesungguhnyadia(‘Utsmanbin‘Affan,wafatth.35H)selalumenghidupkanmalamnyadenganal-Qur-an(dalamsolatmalam).’”[10]DiriwayatkanbahawaDhirarbinDhamrahal-Kinanirahimahullaahmensifati‘Alibin‘AbiTalibradiyallaahu‘anhuketikadiadipanggilolehAmirulMukmininMu’awiyahbinAbiSufyanradiyallaahu‘anhuma,iamengatakan,“Beliau(‘Ali)tidakmerasagembiradenganduniadangemerlapnyadanbeliaumerasagembiradenganmalamdankegelapannya.AkubersaksikepadaAllah,sesungguhnyaakupernahmelihatnyapadabeberapakesempatanketikamalamtelahgelapdanbintangtelahtenggelam,beliautelahberdirimiringditempatsolatnyasambilmerabajanggutnyadanmenangissepertiorangyangditimpakesedihan.

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Asep Rizal Bakri liked this
Nadhirah Baharin liked this
Feby Polymorpa liked this
mrosli33 liked this
mrosli33 liked this
Noorain Mohamad liked this
Abu Hasan Ashari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->