Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
47Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TUGAS UAS Komunikasi Pemasaran

TUGAS UAS Komunikasi Pemasaran

Ratings: (0)|Views: 4,868 |Likes:
Published by kartini

More info:

Published by: kartini on Sep 23, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
Dalam isi makalah pertama yang berjudul
STEALTH MARKETING: Permasalahan EtikaDalam Praktek Pemasaran Terkini,
menjelaskan bagaimana komunikasi pemasaran dalam bentuk Stealth Marketing merupakan
bentuk pemasaran yang kemungkinan dapatmenciptakan konsumen yang tidak terdidi
.Hal ini dapat menjadi ancaman serius bagi konsumen, karena
dapat menciptakan
mind-set
yang cenderung tidak masuk akal (logika) bagi konsumen dan
merusak moralmasyarakat. Di samping itu iklan yang bersifat tidak mendidik, juga memiliki arti iklan tersebuttidak memberikan informasi yang benar dan jelas kepada konsumen, sehingga konsumenseringkali dibodohi.Dalam pembahasannya, dijelaskan secara lebih
dalam mengenai konsep dari
stealth marketing
dan permasalahan etika yang dapat
dimunculkannya.Konsepnya berupa pertumbuhan kepopuleran Stealth Marketing dan tipe-tipe teknik StealthMarketing.Permasalahan etika
stealth marketing
muncul dalam hal-hal seperti
deception
,
intrusion
dan
exploitation
(Martin dan Smith, 2008).
 Deception
artinya kecenderunganuntuk menipu orang.
 Intrusion
artinya menggambarkan suatu pelanggaran terhadap privasiatau kebebasan pribadi seseorang. Sedangkan
explotation
menggambarkan pemanfaatan sifat baik seseorang untuk memasarkan produk.Sementara dalam isi makalah kedua yang berjudul
Perencanaan Strategis KomunikasiPemasaran Layanan Jasa Pendidikan Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas BudiLuhur
menggambarkan bagaimana sebuah fakultas baru dari UBL, yaitu fakultas ilmukomunikasi, yang berdiri tahun 2006, membuat perencanaan startegis dalam komunikasi pemasaran layanan jasa di bidang pendidikan. Yaitu dengan cara mengkombinasikan antara
 public relations
dan komunikasi pemasaran yang dikenal
sebagai
 
integrated marketingcommunication
(IMC).Menurut data yang diperoleh dari Suharyadi, Pengurus Pusat Asosiasi PerguruanTinggi Swasta Indonesia (Aptisi) seperti yang dilansir dalam www.suarapembaruan.com.Persaingan sektor jasa pendidikan dikalangan perguruan tinggi swasta (PTS) dalammemperebutkan “pasarmahasiswa ini cukup berat. Perguruan tinggi swasta (PTS) diIndonesia saat ini tumbuh subur bagaikan jamur di musim hujan. Saat ini jumlah PTS diIndonesia sudah sekitar 2.678 institusi yang mengelola sebanyak 10.680 program studi. Dari2.678 institusi, sekitar 20 persen berbentuk universitas, 50 persen berbentuk sekolah tinggi,dan 30 persen dalam bentuk akademi.Akibat inilah, yang menyebabkan pentingnya komunikasi pemasaran dalammengembangkan fikom UBL yang berkualitas dengan persaingan yang ada. Oleh sebab itu,makalah ini akan menjelaskan bagaiamana langkah-langkah dalam perencanaan strategi pemasaran menurut Smith, yang memberikan sembilan fase yang dikelompokkan menjadiempat fase dalam komunikasi strategis untuk 
 public relations yakni formative research,strategy, tactic dan evaluation
research.
Makalah Komunikasi Pemasaran
(1)
 
BAB IIISI MAKALAH
MAKALAH ISTEALTH MARKETING:Permasalahan Etika Dalam Praktek Pemasaran TerkiniOleh:Henky Lisan Suwarno dan Bram HadiantoUniversitas Kristen Maranatha, Bandung, IndonesiaII. PEMBAHASANStealth marketing
didefinisikan sebagai penggunaan praktek-praktek pemasaran yang tidak menunjukkan hubungan yang sebenarnya dengan perusahaan-perusahaan yangmensponsorinya (
Martin dan Smith, 2008
). Stealth marketing kadang dimaksudkan untuk menciptakan
word of mouth positif 
, atau “
buzz 
” dari sebuah produk, oleh karena itu tidak herankalau stealth marketing ini juga memiliki keterkaitan dengan “
buzz marketing 
” atau “
word of mouth marketing 
.”Secara khusus,
Word of Mouth Marketing Association (2007)
mendefinisikan
buzz marketing
sebagai “memberikan sebuah alasan kepada orang untuk  berbicara tentang produk atau jasa anda, dan membuat hal tersebut lebih mudah untuk  berbicara.” Dalam
pemasaran konvensional
, terdapat
tiga informasi
antara lain
 product knowledge
,
 persuasion knowledge
dan
agent knowledge
 
(Martin dan Smith,2008)
.
Product knowledge
artinya dalam komunikasi pemasaran terdapat informasimengenai produk yang dipasarkan, misalnya fitur-fitur yang terdapat dalam produk.
Persuasian knowledge
artinya dalam komunikasi pemasaran terdapat unsur membujuk terhadap konsumen secara terang-terangan.
Agent knowledge
artinya terdapat agen pemasaran yang membujuk konsumen secara terang-terangan.
Secara terang-terangan
artinya orang yang melihat dan mendengar sebuah komunikasi pemasaran mengetahui perusahaan mana yang mensponsorinya. Dalam stealth marketing, tiga informasi di atastidak diperlihatkan secara terang-terangan.Stealth marketing dipertimbangkan dapat menjadi alternatif yang baik dari pemasarankonvensional karena dipersepsikan sebagai pemasaran yang lebih halus dan lebih pribadidaripada pemasaran tradisional. Oleh karena itu stealth marketing dapat menjadi teknik  pemasaran yang dapat bertahan lama. Pada dasarnya, stealth marketing berupaya untuk menyajikan sebuah produk atau jasa baru dengan menciptakan “buzz” dalam sebuah cara
Makalah Komunikasi Pemasaran
(2)
 
yang tersembunyi. Stealth marketing menyajikan produk dengan fitur-fitur menarik yangdapat membuat orang yang melihatnya terkesan dengan produk yang ditawarkan.
Tujuan utama dari pemasaran
seperti ini adalah mendapatkan orang yang tepatuntuk dapat memasarkan produk atau jasa tanpa terlihat disponsori oleh perusahaan.Esensinya, pemasaran seperti ini
menciptakan sebuah kondisi
word-of-mouth yangpositif 
, sehingga akan memunculkan
konsumen-konsumen yang dapat memasarkanproduk secara spontan.
 Pada akhirnya, pesan yang dimunculkan dalam komunikasi pemasaran tersebut dapattersebar mulai dari trendsetter kepada para konsumen. Pesan dari komunikasi pemasarantersebut dapat disampaikan dalam beberapa cara:
secara fisik 
(selebritis atau trendsettersmungkin terlihat dengan merek yang dipasarkannya),
secara verbal
(orang-orang mungkinmembicarakan merek dalam percakapan secara on-air maupun off-air),
secara virtual
(pesandapat disebarkan melalui internet chatrooms, newsgroup, atau weblogs). Jika konsumen suka pada produk atau jasa baru tersebut, mereka akan mengatakannya kepada teman-teman dankolega, sehingga tidak menutup kemungkinan pesan tersebut akan tersebar luas. Denganmenghubungkan produk dengan gaya hidup penerima pesan, stealth marketing memasarkan produk dan jasa dengan cara yang paling halus dibanding yang lain.Pendapat lain mengenai stealth marketing adalah dikemukakan oleh
Kafi Kurnia
, praktisi pemasaran yang menulis buku “Anti-Marketing”. Stealth marketing menurutnyadikatakan sebagai pemasaran antiradar, karena konsumen tidak mengetahui kalau dirinyamerupakan obyek pemasaran. Strategi ini memang bisa dibilang nakal karena memilikinuansa memperdaya
konsumen.
Contoh klasiknya
adalah trik London Cake CreativeConsultancy di Newcastle.
Mereka membuang kemasan kosong produk minumannya,Kratingdaeng di berbagai tong
sampah dekat bar dan pub di sekitar kota untumenimbulkan kesan seolah produknya amat
digandrungi.Menurut Kafi, salah seorang rekannya di Indonesia sudah meniru cara ini ketikamembuka restoran baru. Di pekan awal pembukaan restoran, ia meminjam mobil temansebanyak-banyaknya untuk diparkir di depan restorannya sehingga memancing orang penasarandan mampir mencicipi hidangannya. Teknik sederhana itu ternyata memang tulen sakti. Orang
yang lewat dibuat penasaran dan akhirnya ikut berhenti, serta mencoba restorannya. Trik ini berhasil membuat restorannya laris tanpa harus mengeluarkan biaya iklan sepeser  pun. Pemasaran antiradar juga sering dilakukan para agen dan distributor mobil.Caranya, mereka
membanjiri jalan-jalan utama ibu kota dengan mobil-mobil yang baru saja diluncurkan. Lagi-lagi motivasinya untuk menggelitik dan merangsang rasa penasaran. Konsumen menjadi terpikat, karena seringnya melihat mobil-mobil baru itu di jalan.
Cara itu pula yang ditempuh Toyota dengan merek Scion, yang diluncurkan 9 Juni laludi
California. Karena tahu sekarang ini mereka yang berumur 18-25 tahun tengahmerancang sebuah generasi internet diperkirakan pada 2010 ada 60 juta warga di Amerikayang familier 
dengan internet Scion pun mengarahkan pemasarannya ke sana.
Para dealer sengaja memarkir Scion di depan toko-toko musik di California.Menawari para calon langganan untuk mencoba mobil baru Scion, sambil memberikansuvenir cuma-cuma
seperti CD musik. Mobil-mobil Scion juga diparkir di lapangan parkir gedung-gedung konser musik, untuk pamer. Scion tidak lagi diiklankan lewat TV, karena pemasar antiradar kebanyakan anti iklanTV. Brosur-brosur Scion hanya disebarkan lewatmajalah-majalah gaya hidup generasi internet.Tujuannya, agar Scion tidak menjadi asal merek kebanyakan, melainkan sebuah merek 
Makalah Komunikasi Pemasaran
(3)

Activity (47)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Eric liked this
Samuel Kobepa liked this
Uswatun Hasanah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->