Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kdd - Data Mining Bpkp

Kdd - Data Mining Bpkp

Ratings: (0)|Views: 2 |Likes:
Published by Andy Wijaya

More info:

Published by: Andy Wijaya on Jan 22, 2014
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/22/2014

pdf

text

original

 
TUGAS INDIVIDU SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
 Andy Wijaya (04) Kelas 8A, Diploma IV STAN 134060018259 andywijayaa@gmail.com
DATA MINING - KNOWLEDGE DISCOVERY IN DATABASE 
 (KDD) PADA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN I. Pendahuluan
Data merupakan salah satu hal utama yang dikaji dalam masalah teknologi informasi dan komunikasi. Penggunaan dan pemanfaatan data sudah mencakup banyak aspek. Berikut adalah pembahasan definisi data berdasarkan berbagai sumber. Data menggambarkan sebuah representasi fakta yang tersusun secara terstruktur. Selain deskripsi dari sebuah fakta, data dapat pula merepresentasikan suatu objek. Dengan demikian dapat dijelaskan kembali bahwa data merupakan suatu objek, kejadian, atau fakta yang terdokumentasikan dengan memiliki kodifikasi terstruktur untuk satu atau beberapa entitas. Oleh karena itu, agar data yang dipersembahkan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan, dibutuhkan suatu sistem pengelolaan data yang mengolah data dasar menjadi informasi yang dapat berguna bagi manajemen. Atas dasar alasan inilah suatu institusi melaksanakan manajemen data. Manajemen data adalah bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa sumber daya informasi yang akurat, mutakhir, aman dari gangguan dan tersedia bagi pemakai, serta mencerminkan secara akurat sistem fisik/infrastruktur yang mensupport suatu institusi.
II.
Definisi
Data Mining
Berdasarkan para ahli teknologi informasi dan komunikasi, terdapat beberapa definisi
data mining 
.
Data mining 
 adalah suatu istilah yang digunakan untuk menemukan pengetahuan yang tersembunyi di dalam database.
Data mining 
 merupakan proses semi otomatik yang menggunakan teknik statistik, matematika, kecerdasan buatan, dan machine learning untuk mengekstraksi dan mengidentifikasi informasi pengetahuan potensial dan berguna yang bermanfaat yang tersimpan di dalam database besar (Turban et al, 2005).
Data mining
merupakan analisis dari peninjauan kumpulan data untuk menemukan hubungan yang tidak diduga dan meringkas data dengan cara yang
 
berbeda dengan sebelumnya, yang dapat dipahami dan bermanfaat bagi pemilik data (Larose, 2006). Berdasarkan definisi di atas, ada beberapa poin penting dari definisi
data mining 
 yaitu : 1.
Data mining 
 merupakan suatu proses otomatis terhadap data yang sudah ada. 2. Data yang akan diproses berupa data yang sangat besar. 3. Tujuan
data mining 
 adalah mendapatkan hubungan atau pola yang mungkin memberikan indikasi yang bermanfaat. Hubungan yang dicari dalam
data mining 
 dapat berupa hubungan antara dua atau lebih dalam satu dimensi. Misalnya dalam dimensi produk, dapat di lihat keterkaitan pembelian suatu produk dengan produk yang lain. Selain itu, hubungan juga dapat dilihat antara dua atau lebih atribut dan dua atau lebih objek. Istilah
data mining 
 dan
Knowledge Discovery in Database
 (KDD) sering kali digunakan secara bergantian untuk menjelaskan proses penggalian informasi tersembunyi dalam suatu basis data yang besar. Sebenarnya kedua istilah tersebut memiliki konsep yang berbeda, tetapi berkaitan satu sama lain. Dan salah satu tahapan dalam keseluruhan proses KDD adalah
data mining 
. Proses KDD secara garis besar dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Data Selection
Pemilihan (seleksi) data dari sekumpulan data operasional perlu dilakukan sebelum tahap penggalian informasi dalam KDD dimulai. Data hasil seleksi yang akan digunakan untuk proses
data mining 
, disimpan dalam suatu berkas, terpisah dari basis data operasional
2. Pre-processing/Cleaning
Proses
cleaning 
 mencakup antara lain membuang duplikasi data, memeriksa data yang inkonsisten, dan memperbaiki kesalahan pada data, seperti kesalahan cetak (tipografi).
3. Transformation Coding 
 adalah proses transformasi pada data yang telah dipilih, sehingga data tersebut sesuai untuk proses
data mining 
. Proses
coding 
 dalam KDD merupakan proses kreatif dan sangat tergantung pada jenis atau pola informasi yang akan dicari dalam basis data.
4. Data mining Data mining 
 adalah proses mencari pola atau informasi menarik dalam data terpilih dengan menggunakan teknik atau metode tertentu.
5. Interpretation/Evalution
Pola informasi yang dihasilkan dari proses
data mining 
 perlu ditampilkan dalam bentuk yang mudah dimengerti oleh pihak yang berkepentingan. Tahap ini mencakup
 
pemeriksaan apakah pola atau informasi yang ditemukan bertentangan dengan fakta atau hipotesis yang ada sebelumnya
III.
Data mining 
, KDD dan Sistem Informasi pada BPKP
Unit tempat saya bekerja sebelumnya adalah BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, namun saya tidak akan membahas terkait dengan fase mengenai pengelolaan data di BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, karena pada umumnya implementasi sistem informasi pada BPKP dilaksanakan secara menyeluruh yang dikoordinir oleh Pusat Informasi Pengawasan BPKP Pusat, oleh karena itu saya akan membahas hanya terbatas pada kegiatan Pusat Informasi Pengawasan dalam memenuhi kebutuhan manajemen sumber daya informasi BPKP secara keseluruhan. Implementasi teknologi informasi pada BPKP telah berlangsung cukup lama, yaitu sejak berdiri pada tahun 1983, sebelum Pusat Informasi Pengawasan dibentuk tahun 2001. Pada tahun-tahun awal berdirinya BPKP, teknologi informasi telah digunakan untuk mengkoordinasikan perencanaan, tata-usaha pengawasan, dan administrasi temuan beserta tindak-lanjutnya. Dimulai dari pembuatan aplikasi Tata Usaha Kegiatan Pengawasan I (TKP I) yang berbasis
Basic 
 kemudian berkembang menjadi
Foxbase
 (1990) dan selanjutnya dikenal akrab sebagai aplikasi Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) sampai dengan dibentuknya portal
dashboard 
 pimpinan (2012) yang digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan pada tingkat stratejik instansi. Berdasarkan Keputusan Sekretaris Utama nomor KEP-34/SU/IP/2006 pada tahun 2006, diperkenalkanlah BPKP
Enterprise System
 (BEST) yang mengacu pada
Extended 
 
Enterprise System
 (XES)
 –
 Murrel G. Shield (2001) dan konsep
Knowledge Discovery in
 
Database
 (KDD) tersebut di atas. BEST merupakan suatu
framework 
 pengembangan sistem informasi BPKP yang terdiri dari :
1.
Infrastruktur Teknikal (
Technical Infrastructure
)
2.
 Aplikasi Transaksi (
Transaction Application
)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->