Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
72Activity
P. 1
SKRIPSI : Konstruksi dan Model Pendidikan Inklusif ( Studi Atas Pola Pembelajaran Inklusif di Madrasah Aliyah Negeri Maguwoharjo)

SKRIPSI : Konstruksi dan Model Pendidikan Inklusif ( Studi Atas Pola Pembelajaran Inklusif di Madrasah Aliyah Negeri Maguwoharjo)

Ratings: (0)|Views: 9,368 |Likes:
Published by winda
Hakikat pendidikan adalah mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi realita sosial. Pendidikan harus membekali peserta didik dengan kemampuan bermasyarakat. Sistem pendidikan yang ideal akan mengintegrasikan peserta didik dengan realita, bukannya mengisolasi anak dari masyarakat yang beragam. Sayangnya, kondisi pendidikan di Indonesia masih jauh dari ideologi memanusiakan manusia. Sekolah tidak menjadi tempat pembentukan daya kritis dan kreativitas namun tempat untuk membentuk manusia yang seragam. Akibatnya, peserta didik gagap dalam menghadapi keberagaman di masyarakat. Kondisi ini diperparah dengan minimnya sekolah yang mampu memfasilitasi pendidikan kaum minoritas, khususnya difabel, di dalam pendidikan reguler. Berangkat dari kondisi tersebut muncul gerakan para pemerhati pendidikan untuk menumbuhkan kemampuan anak untuk hidup di lingkungan sosial yang beragam melalui sebuah model pendidikan inklusif. Melalui metode pendidikan yang mencampur siswa difabel dan siswa nondifabel dalam satu ruang sosial, peserta didik dilatih untuk menerima keberagaman sebagai realita.
Metode yang digunakan di dalam penelitian adalah studi kasus. Penulis melakukan eksplorasi terhadap fenomena sosial, mengelompokkan data menjadi kategori-kategori tertentu lalu menampilkannya sebagai suatu kesatuan data yang holistik. Penulis menggunakan metode observasi dan wawancara terhadap elemen-elemen sekolah dalam mengumpulkan data utama. Foto, dokumen dan data tertulis lain menjadi data yang melengkapi penelitian ini.
Pendidikan inklusif di MAN Maguwoharjo dikonstruksikan melalui konsepsi pendidikan yang menyejajarkan siswa. Sekolah meletakkan siswa difabel dan siswa nondifabel dalam kedudukan yang sama namun tetap memberi kemudahan bagi siswa difabel untuk mengakses pendidikan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Praksis pendidikan inklusif diwujudkan sekolah dalam berbagai instrumen pendidikan yang memiliki peran masing-masing namun saling terkait. Dalam aplikasinya, intsrumen pendidikan berupa kurikulum, metode pembelajaran, ekstrakurikuler, dan evaluasi dilaksanakan secara fleksibel sesuai kemampuan fisik masing-masing siswa.
Penulis melihat pendidikan inklusif berdampak positif bagi peningkatan kemampuan hidup siswa di lingkungan plural. Siswa diajarkan untuk menerima dan menghargai setiap elemen masyarakat dalam kedudukan yang sejajar. Melalui pendidikan inklusif siswa dikondisikan untuk memiliki kepekaan dan empati terhadap siswa berkebutuhan khusus, sedangkan siswa berkebutuhan khusus dilatih untuk hidup di tengan masyarakat umum. Namun penulis masih menemukan faktor yang bias dalam pelaksanaan pendidikan inklusif di MAN Maguwoharjo, misalnya kebijakan penjurusan IPS bagi siswa tunanetra dan fasilitasi GPK (Guru Pembimbing Khusus) yang dituding beberapa pihak sebagai kebijakan yang tidak mendukung usaha pemandirian siswa difabel.
Hakikat pendidikan adalah mempersiapkan peserta didik untuk menghadapi realita sosial. Pendidikan harus membekali peserta didik dengan kemampuan bermasyarakat. Sistem pendidikan yang ideal akan mengintegrasikan peserta didik dengan realita, bukannya mengisolasi anak dari masyarakat yang beragam. Sayangnya, kondisi pendidikan di Indonesia masih jauh dari ideologi memanusiakan manusia. Sekolah tidak menjadi tempat pembentukan daya kritis dan kreativitas namun tempat untuk membentuk manusia yang seragam. Akibatnya, peserta didik gagap dalam menghadapi keberagaman di masyarakat. Kondisi ini diperparah dengan minimnya sekolah yang mampu memfasilitasi pendidikan kaum minoritas, khususnya difabel, di dalam pendidikan reguler. Berangkat dari kondisi tersebut muncul gerakan para pemerhati pendidikan untuk menumbuhkan kemampuan anak untuk hidup di lingkungan sosial yang beragam melalui sebuah model pendidikan inklusif. Melalui metode pendidikan yang mencampur siswa difabel dan siswa nondifabel dalam satu ruang sosial, peserta didik dilatih untuk menerima keberagaman sebagai realita.
Metode yang digunakan di dalam penelitian adalah studi kasus. Penulis melakukan eksplorasi terhadap fenomena sosial, mengelompokkan data menjadi kategori-kategori tertentu lalu menampilkannya sebagai suatu kesatuan data yang holistik. Penulis menggunakan metode observasi dan wawancara terhadap elemen-elemen sekolah dalam mengumpulkan data utama. Foto, dokumen dan data tertulis lain menjadi data yang melengkapi penelitian ini.
Pendidikan inklusif di MAN Maguwoharjo dikonstruksikan melalui konsepsi pendidikan yang menyejajarkan siswa. Sekolah meletakkan siswa difabel dan siswa nondifabel dalam kedudukan yang sama namun tetap memberi kemudahan bagi siswa difabel untuk mengakses pendidikan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Praksis pendidikan inklusif diwujudkan sekolah dalam berbagai instrumen pendidikan yang memiliki peran masing-masing namun saling terkait. Dalam aplikasinya, intsrumen pendidikan berupa kurikulum, metode pembelajaran, ekstrakurikuler, dan evaluasi dilaksanakan secara fleksibel sesuai kemampuan fisik masing-masing siswa.
Penulis melihat pendidikan inklusif berdampak positif bagi peningkatan kemampuan hidup siswa di lingkungan plural. Siswa diajarkan untuk menerima dan menghargai setiap elemen masyarakat dalam kedudukan yang sejajar. Melalui pendidikan inklusif siswa dikondisikan untuk memiliki kepekaan dan empati terhadap siswa berkebutuhan khusus, sedangkan siswa berkebutuhan khusus dilatih untuk hidup di tengan masyarakat umum. Namun penulis masih menemukan faktor yang bias dalam pelaksanaan pendidikan inklusif di MAN Maguwoharjo, misalnya kebijakan penjurusan IPS bagi siswa tunanetra dan fasilitasi GPK (Guru Pembimbing Khusus) yang dituding beberapa pihak sebagai kebijakan yang tidak mendukung usaha pemandirian siswa difabel.

More info:

Published by: winda on Sep 28, 2009
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

07/10/2013

 
Nmetzx{ntg jie Bmjka Pkejgjgnie Gena{tgc 
, Tz{jg Izit Pmai Pkbhkaioixie Gena{tgc jg Bijxitil Iagwil Ekfkxg Bif{vmlixom'Jgt{t{e Makl ?
 
Vgeji Zxg Agtzwiegefx{b0;-9<3<:8-TP-899:8
O{x{tie TmtgmamfgCin{azit Gab{ Tmtgia jie Gab{ Pmagzgn [egskxtgzit Fijoil BijiWmfwinixzi8007
9
 
IHTZXINTG
Lingniz pkejgjgnie ijiail bkbpkxtgipnie pktkxzi jgjgn {ez{n bkeflijipg xkiagzitmtgia% Pkejgjgnie lix{t bkbhkniag pktkxzi jgjgn jkefie nkbibp{ie hkxbitwixiniz% Tgtzkb pkejgjgnie wief gjkia inie bkefgezkfxitgnie pktkxzi jgjgn jkefie xkiagzi! h{nieewibkefgtmaitg iein jixg bitwixiniz wief hkxifib% Tiwiefewi! nmejgtg pkejgjgnie jg Gejmektgibitgl oi{l jixg gjkmamfg bkbie{tginie bie{tgi% Tknmail zgjin bkeoijg zkbpiz pkbhkez{niejiwi nxgzgt jie nxkizgsgzit eib{e zkbpiz {ez{n bkbhkez{n bie{tgi wief tkxifib%Inghizewi! pktkxzi jgjgn fifip jiaib bkeflijipg nkhkxifibie jg bitwixiniz% Nmejgtg gegjgpkxpixil jkefie bgegbewi tknmail wief bibp{ bkbcitgagzitg pkejgjgnie ni{b bgemxgzit!nl{t{tewi jgcihka! jg jiaib pkejgjgnie xkf{akx% Hkxiefniz jixg nmejgtg zkxtkh{z b{ed{afkxinie pixi pkbkxlizg pkejgjgnie {ez{n bke{bh{lnie nkbibp{ie iein {ez{n lgj{p jgagefn{efie tmtgia wief hkxifib bkaia{g tkh{il bmjka pkejgjgnie gena{tgc% Bkaia{g bkzmjk pkejgjgnie wief bkedibp{x tgtvi jgcihka jie tgtvi emejgcihka jiaib tiz{ x{ief tmtgia! pktkxzi jgjgn jgaizgl {ez{n bkekxgbi nkhkxifibie tkhifig xkiagzi%Bkzmjk wief jgf{einie jg jiaib pkekagzgie ijiail tz{jg nit{t% Pke{agt bkain{niekntpamxitg zkxlijip ckembkei tmtgia! bkefkambpmnnie jizi bkeoijg nizkfmxg"nizkfmxgzkxzkez{ aia{ bkeibpganieewi tkhifig t{iz{ nktiz{ie jizi wief lmagtzgn% Pke{agtbkeff{einie bkzmjk mhtkxsitg jie viviedixi zkxlijip kakbke"kakbke tknmail jiaibbkef{bp{anie jizi {zibi% Cmzm! jmn{bke jie jizi zkxz{agt aige bkeoijg jizi wiefbkakefnipg pkekagzgie geg%Pkejgjgnie gena{tgc jg BIE Bif{vmlixom jgnmetzx{ntgnie bkaia{g nmetkptg pkejgjgnie wief bkewkoioixnie tgtvi% Tknmail bkakzinnie tgtvi jgcihka jie tgtviemejgcihka jiaib nkj{j{nie wief tibi eib{e zkzip bkbhkxg nkb{jilie hifg tgtvi jgcihka{ez{n bkefintkt pkejgjgnie jiaib nkfgizie hkaioix bkefioix jg tknmail% Pxintgt pkejgjgniegena{tgc jgv{o{jnie tknmail jiaib hkxhifig getzx{bke pkejgjgnie wief bkbgagng pkxiebitgef"bitgef eib{e tiagef zkxnigz% Jiaib ipagnitgewi! geztx{bke pkejgjgnie hkx{pin{xgn{a{b! bkzmjk pkbhkaioixie! kntzxin{xgn{akx! jie ksia{itg jgaintieinie tkdixi cakntghkatkt{ig nkbibp{ie cgtgn bitgef"bitgef tgtvi%Pke{agt bkagliz pkejgjgnie gena{tgc hkxjibpin pmtgzgc hifg pkegefnizie nkbibp{ielgj{p tgtvi jg agefn{efie pa{xia% Tgtvi jgioixnie {ez{n bkekxgbi jie bkeflixfig tkzgipkakbke bitwixiniz jiaib nkj{j{nie wief tkoioix% Bkaia{g pkejgjgnie gena{tgc tgtvijgnmejgtgnie {ez{n bkbgagng nkpkniie jie kbpizg zkxlijip tgtvi hkxnkh{z{lie nl{t{t!tkjiefnie tgtvi hkxnkh{z{lie nl{t{t jgaizgl {ez{n lgj{p jg zkefie bitwixiniz {b{b% Eib{e pke{agt bitgl bkekb{nie cinzmx hgit jiaib pkaintieiie pkejgjgnie gena{tgc jgBIE Bif{vmlixom! bgtiaewi nkhgoinie pkeo{x{tie GPT hifg tgtvi z{eiekzxi jie citgagzitgFPN ,F{x{ Pkbhgbhgef Nl{t{t' wief jgz{jgef hkhkxipi pglin tkhifig nkhgoinie wief zgjin bkej{n{ef {tili pkbiejgxgie tgtvi jgcihka%8
 
JICZIX GTG
IHTZXINTG%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 8JICZIX GTG%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 4JICZIX ZIHKA%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% ;JICZIX TNKBI%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 3JICZIX FIBHIX%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 6HIH G% PKEJIL[A[IE %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% <
IAizix Hkainief %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% <HPkx{b{tie Bitiail %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 98DZ{o{ie Pkekagzgie %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 94JNkxiefni Zkmxg jie Nkxiefni Pkbgngxie%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 94J%9% Nkxiefni Zkmxg%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 94J%9% 9% Piejiefie Cxkgxk zkxlijip Pkejgjgnie %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 94J%9% 8% Lingniz Pkejgjgnie %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 9;J% 9% 4% Pkejgjgnie jie B{azgn{az{xiagtbk%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 97J% 8% Nkxiefni Pkbgngxie%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 88KBkzmjk Pkekagzgie %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 84K%9 Amnitg Pkekagzgie %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 84K%8 Tgciz Pkekagzgie %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 8:K%4 Titixie Pkekagzgie %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 8;K%: Zknegn Pkef{bp{aie Jizi %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 83K%; Zknegn Ieiagti Jizi %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 87CTgtzkbizgni Pke{agtie %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 40
HIH GG% NMETKPTG MHOKN PKEKAGZGIE %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 49
INmezknt Fkmfxicgt jie Tmtgia BIE Bif{vmlixom %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 49HPxmcga BIE Bif{vmlixom %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 44H%9 Tkoixil BIE Bif{vmlixom%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 44H%8 Sgtg! Bgtg! jie Z{o{ie BIE Bif{vmlixom %%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 4;H%4 Tzx{nz{x Mxfiegtitg Tknmail%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 43H%: N{xgn{a{b Tknmail%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% 46H%; Zkeifi Pkejgjgn%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% :0H%3 Nkijiie X{ief%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% :0H%6 Citgagzit Tknmail%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% :9H% < Izxgh{z Tgtvi%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%% :84

Activity (72)

You've already reviewed this. Edit your review.
Edi Mawan added this note
SKRIFSI
1 thousand reads
1 hundred reads
Aili Chen liked this
Subi Rossy added this note
Jadi ingat waktu sekolah dulu sewaktu magang, skripsi ini juga banyak manfaatnya untuk kita.
adambitor1713 liked this
Aili Chen liked this
Aili Chen liked this
Aili Chen liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->