bahwa dia berkata, Ketika Abu Nashr Habib al-Najjar al-Waidz wafat di kota
� �
Basrah, dia dimimpikan berwajah bundar seperti bulan di malam purnama. Akantetapi, ada satu noktah hitam yang ada wajahnya. Maka orang yang melihat nodahitam itu pun bertanya kepadanya, Wahai Habib, mengapa aku melihat ada noktah
�
hitam berada di wajah Anda? Dia menjawab, Pernah pada suatu ketika aku melewati
� �
kabilah Bani Abbas. Di sana aku melihat seorang anak amrad dan akumemperhatikannya. Ketika aku telah menghadap Tuhanku, Dia berfirman, Wahai
�
Habib? Aku menjawab, Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah. Allah berfirman,
� � �
Lewatlah Kamu di atas neraka. Maka, aku melewatinya dan aku ditiup sekali
� �
sehingga aku berkata, Aduh (karena sakitnya). Maka. Dia memanggilku, Satu kali
� � �
tiupan adalah untuk sekali pandangan. Seandainya kamu berkali-kali memandang,pasti Aku akan menambah tiupan (api neraka).
�
Hal tersebut sebagai gambaran bahwa hanya melihat amrad (anak muda belia yangkelihatan tampan) saja akan mengalami kesulitan yang sangat dalam di akhiratkelak.Semalam aku melihat dua orang yang datang kepadaku. Lantas mereka berdua
�
mengajakku keluar. Maka, aku berangkat bersama keduanya. Kemudian keduanyamembawaku melihat lubang (dapur) yang sempit atapnya dan luas bagian bawahnya,menyala api, dan bila meluap apinya naik orang-orang yang di dalamnya sehinggahampir keluar. Jika api itu padam, mereka kembali ke dasar. Lantas aku berkata,Apa ini? Kedua orang itu berkata, Mereka adalah orang-orang yang telah
� � �
melakukan zina. (hadits riwayat Bukhari dan Muslim).
�
Di dalam kitab Dzamm ul-Hawa, Ibnul Jauzi menyebutkan bahwa Abu Hurairah r.a. danIbn Abbas r.a., keduanya berkata, Rasulullah saw. Berkhotbah, Barang siapa yang
�
memiliki kesempatan untuk menggauli seorang wanita atau budak wanita lantas diamelakukannya, maka Allah akan mengharamkan surga untuknya dan akan memasukkan diake dalam neraka. Barang siapa yang memandang seorang wanita (yang tidak halal)baginya, maka Allah akan memenuhi kedua matanya dengan api dan menyuruhnya untukmasuk ke dalam neraka. Barang siapa yang berjabat tangan dengan seorang wanita(yang) haram (baginya) maka di hari kiamat dia akan datang dalam keadaandibelenggu tangannya di atas leher, kemudian diperintahkan untuk masuk ke dalamneraka. Dan, barang siapa yang bersenda gurau dengan seorang wanita, maka dia akanditahan selama seribu tahun untuk setiap kata yang diucapkan di dunia. Sedangkansetiap wanita yang menuruti (kemauan) lelaki (yang) haram (untuknya), sehinggalelaki itu terus membarengi dirinya, mencium, bergaul, menggoda, dan bersetubuhdengannya, maka wanitu itu juga mendapatkan dosa seperti yang diterima oleh lelakitersebut.
�
Atha al-Khurasaniy berkata, Sesungguhnya neraka Jahanam memiliki tujuh buah
� � �
pintu. Yang paling menakutkan, paling panas, dan paling bisuk baunya adalah pintuyang diperuntukkan bagi para pezina yang melakukan perbuatan tersebut setelahmengetahui hukumnya.
�
Dari Ghazwan ibn Jarir, dari ayahnya bahwa mereka berbicara kepada Ali ibn AbiThalib mengenai beberapa perbuatan keji. Lantas Ali r.a. berkata kepada mereka,Apakah kalian tahu perbuatan zina yang paling keji di sisi Allah Jalla Syanuhu?
� � �
Mereka berkata, Wahai Amir al-Mukminin, semua bentuk zina adalah perbuatan keji
�
di sisi Allah. Ali r.a. berkata, Akan tetapi, aku akan memberitahukan kepada
� �
kalian sebuah bentuk perbuatan zina yang paling keji di sisi Allah Tabaaraka waTaala, yaitu seorang hamba berzina dengan istri tetangganya yang muslim. Dengandemikian, dia telah menjadi pezina dan merusak istri seorang lelaki muslim.
�
Kemudian, Ali r.a. berkata lagi, Sesungguhnya akan dikirim kepada manusia sebuah
�
aroma bisuk pada hari kiamat, sehingga semua orang yang baik maupun orang yangburuk merasa tersiksa dengan bau tersebut. Bahkan, aroma itu melekat di setiapmanusia, sehingga ada seseorang yang menyeru untuk memperdengarkan suaranya kepada