Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
47Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SPK penilaian karyawan

SPK penilaian karyawan

Ratings: (0)|Views: 2,747 |Likes:
Published by rumambi

More info:

Published by: rumambi on Sep 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/07/2013

pdf

text

original

 
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSANPEMILIAN KARYAWAN BERPRESTASI BERDASARKAN KINERJA( Studi kasus pada STMIK AMIKOM Yogyakarta )
Armadyah AmborowatiAbstraksi
Dalam penentuan karyawan berprestasi oleh Departemen Sumber Daya Manusia di STMIAMIKOM Yogyakarta terdapat beberapa faktor yang menjadi penilaian. Penilaian ini berdasarkan penilaiankinerja, yakni pengetahuan tentang pekerjaan, kreativitas, perencanaan, pelaksanaan instruksi, pelaksanaandeskripsi tugas, kualitas kerja, kerjasama dan sikap terhadap karyawan lain, inisiatif, kehandalan,kedadiran, sikap pekerjaan, keuletan, dan kejujuran
 
. Demi efisiensi dan efektifitas kerja maka pengambilankeputusan yang tepat sangat diperlukan.Makalah ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem pendukung keputusan yang mempunyaikemampuan analisa pemilihan karyawan berprestasi dengan menggunakan metode Analytic HierarchyProcess (AHP), dimana masing-masing kriteria dalam hal ini faktor- faktor penilaian dan alternatif dalamhal ini para karyawan dibandingkan satu dengan yang lainnya sehingga memberikan output nilai intensitas prioritas yang menghasilkan suatu sistem yang memberikan penilaian terhadap setiap karyawan.Sistem pendukung keputusan ini membantu melakukan penilaian setiap karyawan, melakukan perubahan kriteria,dan perubahan nilai bobot. Hal ini berguna untuk memudahkan pengambil keputusanyang terkait dengan masalah pemilihan karyawan berprestasi, sehingga akan di dapatkan karyawan yang paling layak diberi reward atau penghargaan.
Kata Kunci
: Sistem pendukung keputusan, AHP, Penilaian Karyawan
Pendahuluan
Perkembangan suatu Perguruan tinggi sangat dipengaruhi oleh jumlah mahasiswa yang masuk.Dari tahun ketahun STMIK AMIKOM Yogyakarta berkembang pesat dengan ditandainya jumlahmahasiswa baru. Dengan betambahnya jumlah mahasiswa maka bertambah pula jumlah karyawan yang bekerja, baik karyawan edukatif maupun karyawan non edukatif. Bertambahnya karyawan ini sangat berpengaruh pada pengambilan keputusan untuk menentukan karyawan berprestasi. Selain jumlah yang banyak, keheterogenan karyawan juga semakin komplek sehingga sangat sulit memilih karyawan yang berprestasi menurut lembaga dan sulitnya menentukan prioritasnya.
Metode Penelitian
Penelitian ini dilakukan dengan langkah-langkah seperti berikut:1.Alat dan bahan
 Nama Karyawan STMIK AMIKOM Yogyakarta
1
 
Faktor-faktor yang menentukan pemilihan karyawan berprestasi
Ms. Access
Ms. Visual Basic 6.02.Langkah-langkah dan cara penelitian:
Studi pustaka
Pengumpulan data karyawan dan faktor-faktor yang menentukan pemilihankaryawan berprestasi diambil dari departemen PSDM STMIK AMIKOMYogyakarta
Analisis dan perencangan menggunakan AHP
Implementasi perancangan ke dalam software Ms. Access dan Visual basic 6.0
Pengujian untuk memilih karyawan berprestasi
Konsep Sistem Pendukung Keputusan
Konsep sistem pendukung keputusan diperlenalkan pertama kali oleh Michael S. ScoottMorton pada tahun 1970-an dengan istilah Management Decision System (Sprague,1982). SPK dirancang untuk mendukung seluruh tahap pengambilan keputusan mulai dari mengidentifikasimasalah, memilih data yang relevan, dan menentukan pendekatan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan, sampai mengevaluasi pemilihan alternatif.
AHP (
 Analytic Hierarchy Process
)
Untuk mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh Departemen Sumber Daya Manusiadi STMIK AMIKOM Yogyakarta digunakan pendekatan AHP. Salah satu teknik pengambilankeputusan/ optimasi multivariate yang digunakan dalam analisis kebijaksanaan. Pada hakekatnyaAHP merupakan suatu model pengambil keputusan yang komprehensif dengan memperhitungkanhal- hal yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Dalam model pengambilan keputusan denganAHP pada dasarnya berusaha menutupi semua kekurangan dari model-model sebelumnya. AHP juga memungkinkan ke struktur suatu sistem dan lingkungan kedalam komponen saling berinteraksi dan kemudian menyatukan mereka dengan mengukur dan mengatur dampak darikomponen kesalahan sistem (Saaty,2001)
2
 
Peralatan utama dari model ini adalah sebuah hirarki fungsional dengan input utamanyaadalah persepsi manusia. Jadi perbedaan yang mencolok model AHP dengan model lainnyaterletak pada jenis inputnya. Terdapat 4 aksioma-aksioma yang terkandung dalam model AHP
1.
Reciprocal Comparison
artinya pengambilan keputusan harus dapat memuat perbandingandan menyatakan preferensinya. Prefesensi tersebut harus memenuhi syarat resiprokal yaituapabila A lebih disukai daripada B dengan skala x, maka B lebih disukai daripada A denganskala 1/x
2.
Homogenity
artinya preferensi seseorang harus dapat dinyatakan dalam skala terbatas ataudengan kata lain elemen- elemennya dapat dibandingkan satu sama lainnya. Kalau aksiomaini tidak dipenuhi maka elemen- elemen yang dibandingkan tersebut tidak homogen danharus dibentuk cluster (kelompok elemen) yang baru
3.
Independence
artinya preferensi dinyatakan dengan mengasumsikan bahwa kriteria tidak dipengaruhi oleh alternatif-alternatif yang ada melainkan oleh objektif keseluruhan. Inimenunjukkan bahwa pola ketergantungan dalam AHP adalah searah, maksudnya perbandingan antara elemen-elemen dalam satu tingkat dipengaruhi atau tergantung olehelemen-elemen pada tingkat diatasnya
4.
Expectation
artinya untuk tujuan pengambil keputusan. Struktur hirarki diasumsikanlengkap. Apabila asumsi ini tidak dipenuhi maka pengambil keputusan tidak memakaiseluruh kriteria atau objectif yang tersedia atau diperlukan sehingga keputusan yang diambildianggap tidak lengkapSelanjutnya Saaty (2001) menyatakan bahwa proses hirarki analitik (AHP) menyediakankerangka yang memungkinkan untuk membuat suatu keputusan efektif atas isu kompleks denganmenyederhanakan dan mempercepat proses pendukung keputusan. Pada dasarnya AHP adalahsuatu metode dalam merinci suatu situasi yang kompleks, yang terstruktur kedalam suatu
3

Activity (47)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
adi_putro_1 liked this
Fitriana0102 liked this
Vittria Quraisy liked this
Kisman Fatuli liked this
Itia Ps liked this
Nita Novita liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->