Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Negara demokrasi

Negara demokrasi

Ratings: (0)|Views: 4,739 |Likes:
Published by jo3octav

More info:

Published by: jo3octav on Sep 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/29/2013

pdf

text

original

 
Negara demokrasi: ISRAEL, INGGRIS, AMERIKA, INDIA,Inggris merupakan negara demokrasi yang berbentuk kerajaan yang berparlemen.Kenyataannya, monarki, yang sekarang adalah Ratu Elizabeth II, mempunyaikekuasaan politik yang sangat kecil, meskipun dia tetap memegang gelar sebagaikepala negara, dan memainkan suatu bagian yang resmi dalam proses berpolitik.Kekuasaan politik di tangan pemerintah yang dipilih (dikepalai oleh seorangPerdana Menteri dan Kabinet) didasarkan pada kekuatan dukungan yang ada diparlemen. Selama abad ini, pemerintahan selalu dibentuk oleh salah satu dariketiga partai politik utama yaitu partai buruh, konservatif dan liberal-demokrat.Pemerintahan koalisi jarang terjadi dalam sejarah politik Inggris. Ada juga duapartai nasional satu di Wales (Plaid Cymru) dan satu di Scotland (The ScotishNational Party), seperti juga beberapa partai nasional di Irlandia Utara.Parlemen terdiri dari dua bagian (chamber/house) yaitu House of Common danHouse of Lord. House of Lord terdiri dari lord Spiritual dan Lord Temporal. LordSpiritual terdiri para pemimpin gereja, sedangkan Lord Temporal adalah keturunanbangsawan kerajaan dari perserikatan kerajaan (United Kingdom). Ratu yangbertindak dengannasihat perdana menteri, menganugerahkan gelar kebangsawanan ini, biasanyapengakuan atas jasanya terhadap negara atau berbagai kegiatan lain yangmenguntungkan bagi negara, akan tetapi yang tidak ingin menjadi anggotaparlemen.House of Commonsebenarnya adalah yang berperanan dalam sistim politik Inggris. Anggotanya dipiliholeh rakyat. House of Common beranggotakan 650 orang yang tetap dan digaji,yang setiap anggota ini mewakili suatu lingkungan atau daerah (constituency).Anggota parlemen ini (MP) harus memenangkan pemilihan di daerahnya palingsedikit sekali dalam lima tahun suatu pemilihan umum. Ketua partai politikmemenangkan mayoritas dalam pemilihan umum tersebut (saat ini PartaiConservative) diminta olehratu untuk membentuk kabinet, dan dalam lima tahun, atau sesuai dengankeinginan pemerintah yang berkuasa, atau pemerintah telah kehilanganmayoritasnya dalam House of Common, harus melakukan pemilihan umum kembali.Partai minoritas yang terbesar (sekarang partai buruh), secara resmi menjadi partaioposisi dan mempunyai pemimpin sendiri dan suatu “kabinet bayangan”.
 
Hiruk pikuk pesta demokrasi telah mencapai antiklimaksnya. Ketika sejumlahlembaga survei menayangkan hasil quick countnya, ternyata dari sekian banyakpartai hanya 9 partai berhak duduk di kursi legislatif. Mungkin hanya sebagianpartai yang sukses, akan bertepuk tangan dan bertepuk dada. Sebaliknya sebagianyang hasilnya tidak memuaskan secara tidak jantan mulai menampilkan kambinghitam. Mulai dari tudingan kecurangan pemilu, masalah DPT, KPU tidak becus,pemerintah curang dan berbagai paranoid lainnya. Tampaknya hal ini adalahsebuah antiklimaksnya yang berpotensi mencederai sebuah demokrasi yang indahyang diharapkan tumbuh di Indonesia.Dalam sebuah kompetisi demokrasi seperti perhelatan pemilu, kalah dan menangadalah hasil yang harus dihadapi. Sebagian kelompok partai yang sukses pastisukacita menyikapinya. Sebaliknya tampaknya sebagian besar lagi yang lain akanberduka. Terutama yang perolehan suaranya turun dari pemilu sebelumnya ataupartai yang tidak melampaui "electoral threshold".Keindahan DemokrasiBarack Obama memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat secara luarbiasa. Kandidat Demokrat itu menang telak atas rivalnya John McCain dari partaiRepublik. John McCain juga luar biasa. Dengan kepala tegak dan kebesaran hatiseorang negarawan, dia langsung mengucapkan selamat kepada rivalnya. Diabahkan menyatakan siap mendukung Obama sebagai Presiden AS. Pernyataan itudisampaikan di hadapan ribuan pendukungnya, kendati para pendukung ada yangmencemooh Obama. Sikap positif McCain sama dengan yang ditunjukkan HillaryClinton ketika dikalahkan Obama saat bertarung untuk menjadi calon Presiden ASmewakili Partai Demokrat."Saya tahu bahwa kemenangannya merupakan kebanggaan bagi kaum Afrika-Amerika. Tapi kemenangannya juga merupakan pilihan rakyat AS. Di negara kita,kesempatan itu terbuka bagi semua orang, tak terkecuali senator Obama yangmemiliki ide dan kemampuan. Kita semua orang Amerika. Buat saya, itu ikatanpaling penting," ujar McCain berusaha menenangkan pendukungnya. "Biarkan diamemimpin kita. Seluruh warga Amerika harus saling bahu-membahu membantu
 
untuk membawa Amerika kepada kesejahteraan, melindungi segenap bangsa," seruMcCain disambut tepuk tangan meriah oleh para pendukungnya.McCain bahkan mengatakan, nenek Obama Madelyn Dunham, yang meninggal duahari sebelum pemilihan, pasti bangga dengan keberhasilan cucunya "Sayang diatidak melihat. Dia pasti bangga dengan kemenangan ini," ujar McCain. Di Indonesia LangkaSikap patriotis dan kedewasaan berdemokrasi yang dilakukan McCain itutampaknya langka dijumpai di Indonesia. Tampaknya sampai saat ini tidak banyakyang bersikap elegan seperti McCain. Banyak kasus menunjukkan seorang calonbupati atau gubernur kalah, bukan memberi selamat kepada pemenang. Tetapiselalu mencari celah untuk menggugat pemilu yang telah dilakukan.Sebuah contoh besar bagi bangsa ini adalah Megawati sewaktu dikalahkan SBY. Jangankan mengucapkan selamat, sampai sekarang untuk bicara, bertemu mukaatau bertegur sapa saja belum pernah. Contoh besar tadi banyak diteladani contohkecil yang lain. Setelah kalah pemilu, bebagai calon gubernur, calon walikota yangkalah bukan memberi selamat kepada pemenang. Tetapi selalu mencari celahuntuk menggugat pemilu yang telah dilakukan. Terdapat calon bupati ataugubernur yang kalah massanya melakukan perusakan kantor KPU atau demo keDPR. Sementara calon bupati lainnya ada yang sampai sekarang sakit hatimempermasalahkan keabsahan ijazah lawannya yang sudah menang, dan masihbanyak lagi contoh ketidak dewasaan, ketidak-eleganan yang belum mencerminkansikap dewasa dalam berdemokrasi.Pascapemilu legislatif tampaknya kedewasaan berdemokrasi pelaku politik diIndonesia mulai diuji. Bila dicermati sikap kaum yang kalah ini dapat dinilai kualitaskedewasaan berdemokrasi. Meskipun jarang tetapi harus diapresiasi beberapapolitisi yang kalah dengan sportif memberi selamat kepada pemenang danmenyatakan dukungan dan mawas diri terhadap ketidak berhasilannya.Adalah sesuatu yang manusiawi bila kecewa dalam sebuah kekalahan. Apalagikekalahan itu melalui pertarungan dengan pengorbanan habis-habisan yangmenguras harta dan seluruh hidupnya. Jangankan uang miliaran kadangkala hargadiri sudah dikorbankan. Dengan pengorbanan yang demikian besar tersebut makawajar kalau sikap "tidak siap kalah" akan dialami. Kalaupun sikap tidak elegantersebut dilakukan, yang pasti tidak akan pernah menguntungkan. Sikap sakit hatidan ketidakdewasaan berpolitik ini akan menambah masalah baru. Lost cost akanbertambah dan memperburuk kredibilitas di mata masyarakat. McCain pun pastitelah mengorbankan jutaan dolar dan segalanya, tapi dengan jiwa demokrat dantanpa tedeng aling-aling langsung mengucapkan selamat dan dukungan kepadaObama.

Activity (34)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Wayan Artana liked this
Muhammad Daud liked this
Wahyu Hidayat liked this
Jue Ieyqa liked this
Al Irul liked this
Evi Widyawati liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->