/  6
 
INSTALL WINDOWS LEWAT FLASH DISK
JUSMANMAN 1 PALU"Gampang! Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash disk!" Mungkin itu yangterlintas di benak Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XPtidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkahberikut, proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.Yang Harus Disiapkan:1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yangdapat bekerja dengan baik.2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.3. CD instalasi Windows XP.4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduhcuma-cuma melalui linkhttp://www.sendspace.com/file/7n781n5. Do'a dan keberanian!Langkah-langkah Pembuatan:1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya.Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP keoptical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan sajadan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.
 
3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinyake sebuah folder, semisal C:\USB.4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi,kali ini kita ambil contoh C:\USB.5. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendelaCommand Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press anykey to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash diskAnda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai prosesformat. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan munculopsi-opsi dari 0 hingga 5.8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flashdisk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih sajaoptical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihanAnda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash diskAnda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dantekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinyaakan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang munculdengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkanmelakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apapun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
 
BONUS
Code-code rahasia HandphoneIni dia Code-code rahasia Handphone merek NOKIA yang bisa kamu pakeUntuk mengetahui kode akses (informasi) tersembunyi,tekanlah kode akses di bawahini dan diikuti tekan"CALL" (biasanya bergambar gagang telepon hijau)1. KODE AKSES NOKIA 
*#30#Menampilkan 'private number' yg menghubungi Anda
*#73# Mereset timer ponsel dan skor game (pd bbrp ponsel)
*#7780# Mengembalikan ke setting pabrik (factory setting)
*#2820# Alamat IP perangkat Bluetooth (hanya utk yg memiliki fitur Bluetooth)
xx# Akses cepat ke nama/nomor telepon di phonebook ponsel misal 20#TombolOFF Menekan dg singkat, utk berpindah antar profile
*3370# Mengaktifkan ENHANCED FULL RATE Codec (EFR). Ponsel Nokia Andaakan memakai kualitas suara terbaik, namun fitur ini memerlukan energi lebihshg sedikit menguras daya baterai. Catatan: kode ini tidak berlaku di ponsel2Symbian.
#3370# Menonaktifkan Enhanced Full Rate Codec (EFR)
*#4720# Mengaktifkan Hall Rate Codec. Ponsel Nokia Anda akan menggunakankualitas suara lebih rendah shg bisa menghemat energi baterai sekitar 30%
#4720# Menonaktifkan Half Rate Codec
*#0000# Menampilkan versi software ponsel. Baris pertama menunjukkan versisoftware, baris kedua menunjukkan tgl pembuatan software, baris ketigamenunjukkan tipe kompresi yg digunakan.
*#9999# Kode alternatif jika *#0000# tidak bekerja
*#06# Melihat nomor international Mobile Equipment Identity (nomor IMEI)
*#21# Mengecek nomor panggilan "All Calls" yg digunakan
*#2640# Menampilkan kode keamanan ponsel yg digunakan (bila masihmenggunakan standard kode tidak akan terlihat)
*#43# Mengecek status "Call Waiting"
*#61# Untuk mengecek nomor pemanggil yg dialihkan ketika tak Anda jawab(Jika Anda mengaktifkan Call Divert/pengalihan panggilan)
*#62# Mengecek nomor pemanggil yg dialihkan ketika ponsel Anda di luar jangkauan (jika Anda mengaktifkan Call Divert/pengalihan panggilan)
*#67# Mengecek nomor pemanggil yg dialihkan ketika ponsel Anda sedang sibuk (Jika Anda mengaktifkan call Divert/pengalihan panggilan)
**21*number# Menghidupkan pengalihan "All Calls" pada nomor yg diisi
**61*number# Menghidupkan pengalihan "No Reply" pada nomor yg diisi
**67*number# Menghidupkan pengalihan "On Busy" pada nomor yg diisi
*#67705646# Mengganti Logo Operator Logo pada Nokia 3310 dan 3330
*#746025625# Menampilkan status SIM Clock. Jika ponsel Anda mendukungfitur penghemat energi akan keluar tulisan "Sim Clock Stop Allowed", artinya Anda akan mendapatkan waktu standby yg lebih panjang.

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...