/  4
 
 
SIKAP ‘ULAMA BESAR YAMAN
 
ASY-SYAIKH MUQBIL BIN HADI AL-WADI’I
rahimahullah
TerhadapUsamah bin Laden(Pimpinan Al-Qaedah, Gerakan Terorisme – Khawarij International)
 
Dalam sebuah pertemuan bersama
‘Allamatul Yaman 
Asy-Syaikh Muqbil bin HadiAl-Wadi’i, dalam surat kabar
 Ar-Ra’yul ‘Am 
Kuwait tertanggal 19 Desember 1998edisi 11.503, beliau berkata :
“Aku berlepas diri di hadapan Allah dari (kesesatan) Bin Laden. Diamerupakan kejahatan dan musibah terhadap umat ini, dan aktivitasnyaadalah aktivitas kejahatan.”
Dalam pertemuan yang sama, berkata seorang penanya :
Kita dapati kaum muslimin selalu dihadapkan dengan tekanan-tekanan di negeri- negeri barat hanya dengan sebab adanya sebuah peledakan di mana saja terjadi di alam ini? 
Asy-Syaikh Muqbil
rahimahullah 
 
menjawab
 
:
 
“Saya mengetahui hal itu, dan saya telah dihubungi oleh beberapa
ikhwan 
 dari negeri Inggris yang mengeluhkan adanya tekanan-tekanan yang mereka alami.Mereka bertanya apakah boleh mengumumkan sikap berlepas diri mereka dariUsamah bin Laden. Maka aku menjawab :
Kami semua berlepas diri darinya dan aktivitas-aktivitasnya sejak jauhsebelum ini. Dan realita menyaksikan bahwa muslimin (yang hidup) di negeri-negeri barat tertekan dengan sebab adanya gerakan-gerakan yang diperankanoleh kelompok
 Al Ikhwanul Muslimun 
dan kelompok-kelompok yang lainnya.
Wallahul Musta’an 
.
 
Penanya tersebut berkata : “
Tidakkah engkau memberikan nasehat kepada Usamah bin Laden? 
Asy-Syaikh Muqbil
rahimahullah 
menjawab :“Aku telah mengirim beberapa nasehat (kepada Usamah bin Laden), tetapi
wallahu a’lam 
apakah nasehat-nasehat tersebut telah sampai kepadanya ataukahtidak. Telah datang kepadaku utusan dari mereka yang menawarkan bantuanpada kami untuk berda’wah. Namun setelah itu kami dikejutkan dengan sikapmereka yang mengirimkan sejumlah uang dan meminta kepada kami untukmembagikannya kepada para pimpinan qabilah untuk pembelian tank-tank dansenjata-senjata. Aku menolak tawaran mereka dan aku meminta kepada merekauntuk tidak datang lagi ke kediamanku. Kemudian aku jelaskan kepada merekabahwa aktivitas kami adalah aktivitas da’wah saja. Dan tidak akan pernah kamiijinkan kepada murid-murid kami untuk melakukan kegiatan selain da’wah.”--
selesai
dari Koran
Ar Ra’yul ‘Am 
--
* * *
 
 
Asy-Syaikh Muqbil juga berkata dalam kitabnya
Tuhfatul Mujib 
, hasiltranskrip sebuah ceramah beliau tertanggal 18 Shafar 1417 H. dengan judul :
“DiBalik Peristiwa Peledakan-peledakan di bumi
 Al Haramain” 
:“…begitu pula adanya penyandaran perkara-perkara umat kepada orang-orang jahil. Sebagaimana diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dari ‘Abdullahbin ‘Amr
radhiyallahu ‘anhu 
bahwasanya Rasulullah
shallallahu ‘alahi wa sallam 
 berkata :
ِﺇﻥَﷲﺍﹶﻻ ﻳﹾﻘ ِﺒ ﺾ ﹾﻟﺍِﻌ ﹾﻠ ﻢ ﻧﺍِﺘ ﺰ ﻋﺍ ﻳ ﺎ ﻨ ﺘ ِﺰ ﻋﻪ ِﻣﻦ ﹾﻟﺍِﻌ ﺒ ِﺩﺎ ﻭ ،ﹶﻟِﻜ ﻦ  ﻳﹾﻘ ِﺒ ﺾ ﹾﻟﺍِﻌ ﹾﻠ ﻢ ِﺑﹶﻘ ﺒ ِﺾ ﹾﻟﺍﻌ ﹶﻠ ﻤ ِﺀﺎ ﺣ ،ﱴ ِﺇﹶﺫﺍ ﹶﻟﻢ  ﻳﺒ ِﻖ ﻋِﻟﺎ ﻤ ِﺍ ،ﺎ ﺗﺨ ﹶﺬ ﻨﻟﺍﺱﺎ ﺭﺅﺎﺳﻭﺟﻬ ﹰﻻﺎ ﹶﻓ ،ﺴ ِﺌ ﹸﻠ ﹶﻓ ،ﺍﻮ ﹶﺄ ﹾﻓﺘ ﻮ ِﺑ ﺍﻐ ﻴ ِﺮ ِﻋﹾﻠ ٍﻢ ﹶﻓ ،ﻀ ﻠ ﻭ ﺍﻮ ﹶﺃﺿﻠ ﺍﻮ 
Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan serta merta dicabut dari qalbu-qalbumanusia. Akan tetapi Allah mencabutnya dengan mewafatkan para ‘ulama. Sehingga kalau Allah tidak lagi menyisakan seorang ‘ulama pun, maka manusia akan menjadikan pimpinan- pimpinan yang bodoh, kemudian para pimpinan bodoh tersebut akan ditanya maka merekaberfatwa tanpa ilmu, akhirnya mereka sesat dan menyesatkan
.
[HR. Al Bukhari
Muslim]
Seperti apa yang pernah dikatakan, bahwa sang ‘alim ini dia tidak mengetahuitentang realita umat sedikitpun, atau dijuluki dengan seorang ‘alim yang jumud,hal itu dalam rangka menjauhkan umat dari para ‘ulama tersebut, sebagaimanapernah dimuat dalam majalah
“As Sunnah 
1)
--semestinya majalah tersebutdiberi nama dengan majalah
“Al Bid’ah 
-- yang telah nampak permusuhannya yang sangat besar terhadap ahlus sunnah sejak pecahnya perang teluk (th. 1990-1991 M).Aku pun berkata, sesungguhnya kaum muslimin ketika mereka mulaimeninggalkan sikap
ruju’ 
(mengembalikan setiap permasalahan mereka) kepadapara ‘ulama, akhirmya mereka tersesat. Hal ini sebagaimana firman Allah
 
subhanahu wa ta’ala 
:
{
ba`_~}|{zc   hgfedonmlkjip  utsrqyxwv 
z
ﺀﺎﺴﻨﻟﺍ:٨٣
 
 Jika datang kepada mereka suatu berita tentang ketentraman atau ketakutan (kekacauan)mereka segera menyiarkannya/menyebarkannya. Seandainya mereka mau menyerahkan(jawaban) perkara tersebut kepada Rasul dan Ulil Amri (para ‘ulama) di tengah-tengahmereka, maka tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya akanmengetahuinya dari mereka (yakni Rasul dan para ‘ulama). Kalaulah tidak karena karunia danrahmat Allah pada kamu, tentu kamu mengikuti syaithan, kecuali sebagian kecil saja di antarakamu.
[An Nisa : 83]
Yang dimaksud
Ulil Amri 
pada ayat tersebut adalah para ‘ulama dan para umara’ (para penguasa) serta para
‘uqala 
(orang yang berakal jernih) yang shalih.
1
 
Yaitu majalah milik kelompok
 As-Sururiyyah,
pengikut Muhammad Surur Zainal ‘Abidin, salah satusenior Imam Samudra yang tinggal di negeri kafir Inggris. Majalah ini merupakan salah satu coronggerakan terorisme Internasional.
 
Begitu pula peristiwa yang terjadi pada masa Qarun, ketika dia keluar di hadapankaumnya dengan menampilkan segala kekayaannya, maka orang-orang yang cintadunia menyatakan :
{
lkxwvutsrqponmedcba`_~}|{zy f
z
ﺺﺼﻘﻟﺍ:٧٩-٨٠
‘Semoga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Qarun,sesungguhnya ia (Qarun) benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar’. (Namun) ahlul ilmi berkata : ‘Kecelakaan yang besar bagimu, pahala yang Allah berikan adalah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan beramal shalih, dan tidak diperoleh pahala tersebut,kecuali oleh orang-orang yang sabar.
 
[Al Qashash : 79-80]
Sementara para ‘ulama meletakkan semua perkara sesuai pada tempatnya masing-masing. Allah
 
subhanahu wa ta’ala 
 juga berfirman :
 
{
vutsw  |{zyx
z
ﺕﻮﺒﻜﻨﻌﻟﺍ:٤٣
 
Dan itulah permisalan-permisalan yang Kami buat untuk manusia, dan tiada yangmemahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.
[Al ‘Ankabut : 43]
 
{
}|{zyx 
z
ﻡﻭﺮﻟﺍ:٢٢
 
Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berilmu.
 [Ar Rum : 22]
 
{
´³²±°¯ µ  
z
ﺮﻃﺎﻓ:٢٨
 
Sesungguhnya di antara hamba Allah yang takut kepada-Nya hanyalah para ‘ulama.
[Fathir :28]
{
âáàßÞÝÜÛÚã  
z
ﺔﻟﺩﺎﺍ:١١
 
 Allah meninggikan orang yang beriman dan berilmu di antara kalian beberapa derajat.
[AlMujadalah : 11]
Yang diangkat derajatnya oleh Allah
subhanahu wa ta’ala 
para ‘ulamaataukah mereka para penyeru dan pelaku gerakan revolusi dan kudeta??! Telahdisebutkan di dalam
Shahih Al Bukhari 
dari shahabat Abu Hurairah
radhiyallahu ‘anhu 
, bahwa Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam 
ditanya :
ﻣﱴ ﺴﻟﺍﻋﺎ ﹸﺔ ؟ﻝﺎﻘﻓ:ِﺇﹶﺫﻭ ﺍﺳﺪ ﹾﺍَﻷﻣﺮ ِﺇﹶﻟﹶﻏ ﻰ ﻴ ِﺮ ﹶﺃﻫِﻠ ِﻪ ﹶﻓﻧﺎ ﺘ ِﻈ ِﺮ ﺴﻟﺍﻋﺎ ﹶﺔ 
. 
Kapan datangnya Hari Kiamat? 
Beliau menjawab : “
 Jika setiap urusan telah diserahkan kepada yang bukan ahlinya, makatunggulah saat kedatangan Hari Kiamat tersebut.” 
 
2)
Kebanyakan para pimpinan partai (kelompok-kelompok) adalah orang-orang jahil.Di antara contoh-contoh fitnah (yang menimpa kaum muslimin) adalah fitnah yang
2
 
HR. Al-Bukhari
no. 59, 6496.
 

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...

fendi nurdiantoleft a comment

jihat paling pantas dilakukan di medan perang dan apa yang dilakukan osam bin laden InsyaAlloh sudah tepat.