Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
171Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KOMPOSISI KIMIA SEL (adnan, UNM)

KOMPOSISI KIMIA SEL (adnan, UNM)

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 12,493 |Likes:
Published by adnan_unm3177

More info:

Published by: adnan_unm3177 on Oct 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

 
 Komposisi Kimia Sel
35
 
35
KOMPOSISI KIMIA SEL
Adnan(Dosen Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar)
A. PENDAHULUAN
Elemen utama sebuah sel adalah protoplasma.Protoplasma pada semua sel terdiri atas dua komponenutama, yaitu komponen anorganik dan komponen organik.Komponen-komponen anorganik terdiri atas air, garam-garam mineral, gas oksigen, karbon dioksida, nitrogen,dan amonia, sedangkan komponen organik terutamaterdiri atas karbohidrat, lipida, protein, dan beberapakomponen-komponen spesifik seperti enzim, vitamin, danhormon (Sheeler & Bianchi, 1983). Pada sel hewan dantumbuhan, protoplasma mengandung sekitar 75-85% air,10-20% protein, 2-3% lipida, 1% karbohidrat, dan 1% zat-zat anorganik lainnya (De Robertis
et al 
., 1975).
B. KOMPONEN ANORGANIK1. Air
Di dalam sel, air terdapat dalam dua bentuk, yaitubentuk bebas dan bentuk terikat. Air dalam bentuk bebasmencakup 95% dari total air di dalam sel. Umumnya airberperan sebagai pelarut dan sebagai medium dispersisistem koloid. Air dalam bentuk terikat mencakup 4-5%dari total air di dalam sel (De Robertis
et al 
., 1975).Kandungan air pada berbagai jenis sel bervariasi diantaratipe sel yang berbeda. kandungan air (persen dari beratbasah total) pada hati tikus, otot rangka tikus, telur bintanglaut,
E. coli 
, dan biji jagung secara berturut-turut masing-
 
36
Biologi Sel
 
36
masing terdiri atas 6—72%, 76%, 77%, 73%, dan 13%(Sheeler & Bianchi, 1983). Air merupakan medium tempatberlangsungnya transpor nutrien, reaksi-reaksi enzimatismetabolisme sel dan transpor energi kimia (Lehninger,1988). Di dalam sel hidup, kebanyakan senyawa biokimiadan sebahagian besar dari reaksi-reaksinya berlangsungdalam lingkungan cair. Air berperan aktif dalam banyakreaksi biokimia dan merupakan penentu penting dari sifat-sifat makromolekul seperti protein (Mayes
et al 
., 1988). Airdan produk ionisasinya seperti ion O
+
dan OH
-
sangatmempengaruhi berbagai sifat komponen penting selseperti enzim, protein, asam nukleat, dan lipida. Sebagaicontoh, aktivitas katalitik enzim sangat tergantung padakonsentrasi ion H
+
dan OH
-
(Lehninger, 1988). Oleh sebabitu, semua aspek dari struktur dan fungsi sel harusberadaptasi dengan sifat-sifat fisik dan kimia air.Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa airmerupakan komponen sel yang dominan dan berfungsiuntuk :a. Pelarut berbagai zat organik dan anorganik,misalnya berbagai jenis ion-ion, glukosa, sukrosa,asam amino, serta berbagai jenis vitamin.b. Bahan pengsuspensi zat-zat organik denganmolekul besar seperti protein, lemak, dan pati.Dalam hal tersebut, air merupakan medium dispersidari sistem koloid protoplasma.c. Air merupakan media transpor berbagai zat yangterlarut atau yang tersuspensi untuk berdifusi ataubergerak dari suatu bagian sel ke bagian sel yanglain.d. Air merupakan media berbagai proses reaksi-reaksienzimatis yang berlangsung di dalam sel.
 
 Komposisi Kimia Sel
37
 
37
e. Air digunakan untuk mengabsorbsi panas danmencegah perubahan temperatur yang drastis didalam sel.Air mempunyai titik lebur, titik didih dan panaspenguapan yang lebih tinggi dibandingkan dengan hampirsemua cairan (tabel 2.1). Kenyataan ini menunjukkanadanya gaya tarik yang kuat diantara molekul-molekul airyang berdekatan yang memberikan air gaya kohesiinternal yang tinggi. Sebagai contoh, panas penguapanmerupakan ukuran langsung dari jumlah energi yangdibutuhkan untuk mengalahkan gaya tarik menarikdiantara molekul air yang berdekatan, sehingga molekultersebut dapat saling berpisah dan masuk ke dalam fasegas.
Tabel 2.1 Titik lebur, titik didih dan panas penguapan air danbeberapa pelarut lainnya (Lehninger, 1988).
Jenis ZatCairTitik Lebur(
0
C)Titik Didih(
0
C)PanasPenguapan(Kal/g)*
Air 0 100 540Metanol -98 65 263Etanol -117 78 204Propanol -127 97 164Aseton -95 56 125Hexana -98 69 101Benzen 6 80 94Khloroform -63 61 59
*Jumlah kalori energi panas yang diperlukan untuk mengubah 1,0 g cairanpada titik didihnya (tekanan atmosfer) menjadi keadaan gas pada suhu yangsama.
Besarnya daya tarik antara dua molekul air yangberdekatan disebabkan karena setiap atom hidrogenmenggunakan sepasang elektron secara bersama-samadengan atom oksigen sehingga menyebabkan atom

Activity (171)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
tep2005 liked this
Rina Kusuma liked this
Mazura Ahmad liked this
Gusra Tuti liked this
Gusra Tuti liked this
Gusra Tuti liked this
Umi Chyank Abi added this note
NUMPANG NGAMBIL MATERINYA BUAT TUGAS SAYA . THANK'S YA,,,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->