Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
92Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MITOKONDRIA (Adnan, UNM)

MITOKONDRIA (Adnan, UNM)

Ratings: (0)|Views: 5,370 |Likes:
Published by adnan_unm3177
1

MITOKONDRIA
Adnan (Dosen Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar)

Energi yang langsung dikonsumsi oleh sel adalah energi dalam bentuk adenosin trifosfat atau ATP. Substansi yang kaya energi tersebut diubah menjadi adenosin difosfat atau ADP dan selanjutnya diubah menjadi adenosin monofosfat atau AMP. Peristiwa tersebut dike-nal dengan nama hidrolisis ATP. Rumus kimia ATP ditun-jukkan pada gambar 1.

A. PENDAHULUAN

Gambar 11.1. Rumus kimia ATP

Sel memiliki tiga jalur utama untuk menghasil
1

MITOKONDRIA
Adnan (Dosen Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar)

Energi yang langsung dikonsumsi oleh sel adalah energi dalam bentuk adenosin trifosfat atau ATP. Substansi yang kaya energi tersebut diubah menjadi adenosin difosfat atau ADP dan selanjutnya diubah menjadi adenosin monofosfat atau AMP. Peristiwa tersebut dike-nal dengan nama hidrolisis ATP. Rumus kimia ATP ditun-jukkan pada gambar 1.

A. PENDAHULUAN

Gambar 11.1. Rumus kimia ATP

Sel memiliki tiga jalur utama untuk menghasil

More info:

Published by: adnan_unm3177 on Oct 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/24/2014

pdf

text

original

 
1
M I T O K O N D R I A
Adnan(Dosen Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar)
A. PENDAHULUAN
Energi yang langsung dikonsumsi oleh sel adalah energidalam bentuk adenosin trifosfat atau ATP. Substansi yang kayaenergi tersebut diubah menjadi adenosin difosfat atau ADP danselanjutnya diubah menjadi adenosin monofosfat atau AMP.Peristiwa tersebut dike-nal dengan nama hidrolisis ATP. Rumuskimia ATP ditun-jukkan pada gambar 1.
Gambar 11.1.
Rumus kimia ATP
Sel memiliki tiga jalur utama untuk menghasilkan energiutama dalam bentuk ATP, yaitu:
1.
ATP dihasilkan di dalam sitosol selama glikolisis;
2.
ATP dihasilkan di dalam kloroplas dengan me-manfaatkan energi matahari;
3.
ATP dihasilkan di dalam mitokondria melalui reaksioksidasi substrat.
B. TEORI ENDOSIMBIOSIS
 
Para pakar biologi sel sependapat bahwa mitokondriaberasal dari bakteri aerobik yang mengadakan endosimbiosisdengan eukariot anaerobik. Endosimbiosis adalah jika
 
 2
organisme dari suatu species hidup didalam organisme darispecies yang lain. Proses yang terjadi adalah sel-sel bakteriaerobik tertelan oleh sel eukariot anaerobik namun bakteriaerobik tidak mengalami pencernaan. Bakteri aerobik yangtertelan selanjutnya hidup di dalam sel eukariot. Eukariotmensuplai bakteri dengan proteksi dan komponen-komponenkarbon, sedangkan bakteri mensuplai eukariot dengan energiATP. Beberapa bukti yang mendukung teori tersebut adalah:(i)Mitokondria dapat menggandakan diri menyerupai pembelahanbiner pada bakteri, (ii) DNA mitokondria menyerupai DNAprokariot, berupa molekul sirkular tunggal dan ribosom padamitokondria dibuat dari sub unit dengan koofisien sedimentasiyang lebih menyerupai ribosom prokariot dibandingkan denganeukariot, (iii) Ukuran mitokondria hampir sama dengan ukurabakteri. (iv) Mitokondria memiliki membran ganda, memilikikemi-ripan dengam membran sejumlah prokariota, dan (v) urut-an DNA pada mitokondria tertutup dan memiliki kemiripandengan DNA proteobakteril (vi) Mitokondria memiliki kemiripanfisik dengan prokariota.
 
3
Gambar 11.2.
Teori endomembranhttp://www.biology.hawaii.edu/301/Lecture%20Powerpoints/Lecture%207%20Evolution%20and%20analyses%20of%20life%20histories.ppt
Mitokondria pertama kali diamati dan diisolasi dari selpada tahun 1850 oleh Kollicker melalui pengamatannya pada jaringan otot lurik serangga. Ia menemukan adanya granula-granula dengan struktur yang bebas dan tidak berhubungansecara langsung dengan struktur internal sel. Pada tahun 1890,Altmann mengidentifikasi granula-granula tersebut dan Iaberikan nama bioblast. Istilah tersebut diganti denganmitokondria (Yunani:
mito 
yang berarti benang dan
chondrion 
 yang berarti granula) sebab penampakan granula-granulatersebut menyerupai benang bila diamati dengan menggunakanmikroskop cahaya.Pada tahun 1900, Michaelis menunjukkan bahwa didalam mitokondria berlangsung reaksi-reaksi oksidatif. Padatahun 1911, Warburg menemukan bahwa mitokondriamengandung enzim-enzim yang mengkatalisis reaksi-reaksioksidatif sel. Pada tahun 1911, Kingsbury mendu-kung bahwamitokondria merupakan tempat spesifik untuk reaksi-reaksioksidasi. Pada tahun 1930, Sir Hans Krebs menjelaskanbeberapa reaksi siklus asam trikarboksilat atau daur Krebs.Dari tahun 1950, Lehninger, Green, Kennedy, dan Hogeboomdan lain-lain menunjukkan secara jelas reaksi-reaksi sepertioksidasi asam lemak, fosforilasi oksidatif serta sifat-sifat lainmitokondia (Sheeler dan Bianchii, 1983).
C. STRUKTUR MITOKONDRIA
Mitokondria dijumpai baik pada sel hewan maupun padasel tumbuhan. Ukuran mitokondria kira-kira sama denganukuran rata-rata bakteri basil. Mitokondria hati secara umumagak memanjang dengan diameter kira-kira 0,5-1,0
µ
m danpanjang kira-kira 3
µ
m. Umumnya panjang mitokondria dapatmencapai 7
µ
m (Sheeler & Bianchi, 1983; Thorpe, 1984).Di dalam sel mitokondria terletak secara acak sepertipada hati atau tersusun teratur dengan pola-pola tertentuseperti pada sel sperma. Contoh yang paling umum adalahsusunan yang teratur dari mitokondria diantara serabut-serabutdi dalam otot lurik. Mitokondria umumnya ditemukan padatempat-tempat di dalam sel yang membutuhkan energi dalam jumlah yang besar, misalnya pada otot lurik dan flagel sperma.

Activity (92)

You've already reviewed this. Edit your review.
Ayu Wulandri liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Nabila Hermana liked this
Shifa Aulia liked this
Dek Pipin liked this
ANIS MURNIATI liked this
Vian Ama liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->