Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Desain Rencana Aksi YJL_nhk (Masukan)

Desain Rencana Aksi YJL_nhk (Masukan)

Ratings: (0)|Views: 1,428|Likes:
Published by yajalindo

More info:

Published by: yajalindo on Oct 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/04/2012

pdf

text

original

 
DESAIN RENCANA AKSI
“Program Peningkatan Kapasitas Warga dan Inisiasi KebijakanPublik untuk mendukung proses Pembangunan Daerah yangPartisipatif, Transparan dan Akuntabel di Kabupaten Bantaeng”A.INFORMASI DASAR ORGANISASI
1.Nama Organisasi
 Yayasan Jalarambang Indonesia( YAJALINDO )
2.
AlamatJl. Dr. Ratulangi (Ruko No. 3 Depan Stadion MiniLamalaka). Kabupaten Bantaeng
No. telepon0413 – 22689
No. Fax0413 – 22689
KabupatenBantaeng
PropinsiSulawesi Selatan3.Contact Person dalamOrganisasi
 Yudhi : 0813 426 45 624
B.INFORMASI DASAR PROYEK 
1Judul Proposal ProgramProgram Peningkatan Kapasitas Warga danInisiasi Kebijakan Publik untuk mendukungproses Pembangunan Daerah yang Partisipatif,Transparan dan Akuntabel di Kab. Bantaeng2Penanggung JawabProgramHUSNI ALAM, S.Sos3Lokasi Kegiatan
PropinsiSulawesi Selatan
KabupatenBantaeng
Kecamatan8 Kecamatan di Kab. Bantaeng ( Kec. Bissappu,Kec. Sinoa, Kec. Uluere, Kec. Bantaeng, Kec.Ere merasa, Kec. Pakjukukang, Kec.Gantarakeke, dan Kec. Tompobulu )
Desa/Kelurahan22 desa dan 19 Kelurahan di Kab. Bantaeng4Perkiraan dimulaiPerkiraan selesaiJangka waktu program01 Juni 200931 Mei 201012 Bulans5Tujuan Umum ProgramMekanisme pembangunan di KabupatenBantaeng menerapkan prinsip-prinsip transparan,
 
akuntabel & partisipatif serta memastikanketerlibatan perempuan, orang miskin dankelompok marjinal lainnya denganmengedepankan nilai-nilai kearifan lokal.6Jumlah Dana Hibah dankontribusi berbagai pihakTotal Anggaran : 1.254.395
.
000
,-
Terbilang :
 ( Satu Miliar Dua Ratus Lima Puluh Empat JutaTiga Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Rupiah )
Kontribusi Lembaga : 62.250.000,-Kontribusi Komunitas : ---Kontribusi Pemda btg : 540.000.000,-Kontribusi ACCESS : 652.145.000,-
1.LATAR BELAKANG
Sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten untuk menerapkan pembelajaranini di seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Bantaeng dengan program BupatiBantaeng yang baru terpilih yang mencanangkan Program Desa Mandiri sebagaiperwujudan pelaksanaan Otonomi Desa. Untuk mengimplementasi program inimutlak mempersyaratkan adanya RPJMDesa/Kelurahan sebagai acuanpelaksanaan kegiatan-kegiatan pembangunan di setiap Desa/Kelurahan, selain itupeningkatan kapasitas warga dan pemerintahan untuk mewujudkan Program DesaMandiri penting dilakukan untuk menjawab keraguan pemerintah kabupatenterhadap kapasitas warga dan pemerintahan desa yang akan menjadi penghambatProgram Desa Mandiri.Sekaitan dengan hal diatas, para penggiat sosial di Kabupaten Bantaeng yangselama ini banyak terlibat kegiatan-kegiatan pemberdayaan masyarakat dariberbagai latar belakang profesi dan mengorganisir diri dalam sebuah forum dengannama Forum Lintas Aktor (FLA) Gerakan Membangun Bantaeng (GERBANG) telahberkomitmen untuk mewujudkan
“Tata Kelola Kepemerintahan Lokal Yang Demokratis Menuju Bantaeng Mandiri 
” dengan 8 Agenda Aksi, sebagai berikut : 1)Terwujudnya Accidong sipangadakkang sebagai pilar utama perencanaanpembangunan partisipatif, 2) Terwujudnya Tuntas Belajar 12 tahun, 3) TerwujudnyaPelayanan Kesehatan Prima, 4) Terwujudnya Bantaeng Hijau Bersih, 5)Terwujudnya Pelayanan Publik Bermutu, 6) Terwujudnya Bantaeng salah satu pusatpendidikan berkualitas, 7) Terwujudnya BUMDes yang profesional dalammewujudkan kemandirian warga, dan 8) Efektifnya Forum Belajar Bersama.Sebagai wujud kepedulian untuk ikut berperan aktif dalam mewujudkan VisiKabupaten, maka Yayasan Jalarambang Indonesia (Yajalindo) bermaksud untukmengimpelementasikan salah satu Agenda Aksi yaitu mewujudkan
Accidong Sipangngadakkang Sebagai Pilar Utama Perencanaan Pembangunan Partisipatif.
Hal ini didasari bahwa secara kelembagaan telah memiliki pengalaman yang cukupdan didukung personil yang memiliki kemampuan metodologi dalammengimplementasikan program sejenis.
 
 
Sebagai respon dari semangat mengembalikan nilai-nilai budaya dalampembangunan daerah, maka Yayasan Jalarambang Indonesia (Yajalindo)bermaksud menginternalisasi nilai-nilai budaya warga dalam proses assesment danperencanaan pembangunan desa untuk melahirkan dokumen perencanaan desayang inklusif warga miskin, perempuan dan orang muda dalam bentuk RencanaPembangunan Jangka Menengah Desa/Kelurahan (RPJMDes/Kel), sekaligusmeningkatkan kapasitas warga dan pemerintahan desa dalam menyusun danmengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa secara partisipatif, transparandan akuntabel.Untuk menyusun Rencana Aksi program, maka Yayasan Jalarambang Indonesia(YAJALINDO) telah melakukan assessment pada bulan Maret 2009. Penjajakandilakukan dengan terlebih dahulu menganalisis stakeholder yang akan terlibat dalamrencana aksi dan sekaligus menentukan Boundary Partner (BP) dan dari hasilanalisis stakeholder terdapat beberapa pihak yang akan terlibat dalam rencana aksiantara lain Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM), Lembaga PemberdayaanMasyarakat (LPM) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai BP yangakan menjadi pelaku utama di desa. Selanjutnya Pemerintah Desa, Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PM & PD), dan Bagian HukumSekretariat Daerah serta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebagai mitrastrategis dalam menjalankan rencana aksi, sementara lembaga maupun individuyang peduli dengan demokratisasi juga akan menjadi sekutu dalam prosespelaksanaan rencana aksi khususnya dalam memperjuangkan adanya kebijakankabupaten terkait transparansi dan partisipasi.Dari proses penjajakan yang dilakukan dengan mitra strategis melalui interview dandiskusi maka telah teridentifikasi beberapa hal yaitu bahwa Pemerintah Kabupatenmelalui Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa telahmengalokasikan anggaran pada tahun 2009 untuk penjajakan dan perencanaanpada 41 desa/kelurahan (22 desa dan 19 kelurahan) yang diharapkan dapatmenghasilkan data based desa/kelurahan dan RPJMDesa/kelurahan. Selain itumasih dirasakan minimnya pemahaman dan pengetahuan teknis dalam membuatpenganggaran dan mengelola anggaran desa dalam bentuk APBDes, sementarasejak tahun 2008 Pemerintah Kabupaten Bantaeng telah mengucurkan AlokasiDana Desa (ADD). Sementara itu kebijakan kabupaten tentang transparansi danpartisipasi telah pernah diupayakan pada tahun 2004 oleh aktivis-aktivis yangbergerak dibidang sosial kemasyarakatan melalui Program Prakarsa TataPemerintahan Daerah (P2TPD) namun hanya sampai pada pembuatan rancanganperda transparansi dan partisipasi, hal ini terkendala masih minimnya pemahamanpentingnya perda ini dan tidak kuatnya komitmen para pihak terhadap programkhususnya oleh legislatif dan eksekutif dan dengan perubahan paradigmapembangunan saat ini seiring pergantian kepemimpinan kabupaten dankeanggotaan di legislative menjadi potensi untuk kembali mendorong pentingnyakebijakan (perda) ini.Sementara penjajakan dengan Boundary Partner (BP) khususnya dengan Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) melalui Focus Group Discussion (FGD),ditemukan bahwa proses perencanaan dan penganggaran serta pelaksanaan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->