Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
21Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Seluk Beluk Pengenaan Bea Materai

Seluk Beluk Pengenaan Bea Materai

Ratings: (0)|Views: 6,232|Likes:

More info:

Published by: Herman Adriansyah AL Tjakraningrat on Oct 04, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/12/2013

pdf

text

original

 
SELUK BELUK PENGENAAN BEA METERAI
Ketentuan Umum
Objek dan Tarif Bea Materai
Objek yang dikecualikan
Saat dan Pihak yang berutang
Cara Pelunasan
Tata Cara Pelunasan Bea Meterai dengan menggunakan Mesin Teraan Meterai
Tata Cara Pelunasan Bea Meterai dengan Teknologi Percetakan
Tata Cara Pelunasan Bea Meterai dengan menggunakan Sistem Komputerisasi
Pelunasan Bea Meterai Dengan Pemeteraian Kemudian
Denda Administrasi
Bea Materai atas Dokumen yang dibuat di Luar NegeriDASAR HUKUM PAJAK BEA MATERAIAdapun dasar hukum dari diterapkannya pajak atas bea meterai adalah sebagai berikut :-Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea meterai- Peraturan Pemerintah Nomor 24 TAHUN 2000 tentang perubahan tarif bea meterai danbesarnya pengenaan harga nominal yang dikenakan bea materai. Peraturan ini sekaligusmencabut peraturan sebelumnya yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1995 .- Keputusan Menteri Keuangan Nomor 133/KMK.04/2000' ./peraturan/133/KMK.04/2000 ,tentang bentuk,ukuran, dan warna benda meterai desain tahun 2000.- Keputusan Menteri Keuangan Nomor 560/KMK.04/2000, tentang perubahan atasKeputusan Menteri Keuangan Nomor 133/KMK.04/2000' /peraturan/133/KMK.04/2000tentang bentuk, ukuran, dan warna benda meterai desain tahun 2000.- Keputusan Menteri Keuangan Nomor 571/KMK.04/2000, tentang perubahan atasKeputusan Menteri Keuangan Nomor 133/KMK.04/2000' /peraturan/133/KMK.04/2000tentang bentuk, ukuran, dan warna benda meterai desain tahun 2000.- Keputusan Menteri Keuangan Nomor 133a/KMK.04/2000 , tentang pengadaan,pengelolaan dan penjualan benda meterai- Keputusan Menteri Keuangan Nomor 133b/KMK.04/2000 , tentang pelunasan bea meteraidengan menggunakan cara lain- Keputusan Menteri Keuangan Nomor 133c/KMK.04/2000 , tentang pemusnahan bendameterai- Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP - 122a/PJ./2000 tentang tata carapelunasan bea meterai dengan menggunakan benda meterai.- Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP - 122b/PJ./2000 tentang tata carapelunasan bea meterai dengan membubuhkan tanda bea meterai lunas dengan mesinteraan meterai- Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP - 122c/PJ./2000 tentang tata carapelunasan bea meteri dengan membubuhkan tanda bea meterai lunas dengan teknologipercetakan.- Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP - 122d/PJ./2000 tentang tata carapelunasan bea meterai dengan membubuhkan tanda bea meterai lunas dengan sistemkomputerisasi
1
 
Apa yang dimaksud dengan Bea Meterai...?
Bea Materai adalah Pajak atas dokumen yang dipakai oleh masyarakat dalam lalu lintashukum (Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 Jo Peraturan Pemerintah Nomor 24TAHUN 2000 )TERMINOLOGI BEA METERAIApa saja yang dikategorikan dalam Terminologi Bea Meterai....?Dalam memahami hal-hal yang berkaitan dengan pajak atas bea materai, khususnyabeberapa pengertian yang tercakup dalam pasal 1 ayat (2) Undang-Undang Nomor 13Tahun 1985 , berikut ini diuraikan beberapa terminologi yang berkaitan dengan pajak beameterai tersebut.-Dokumen. Yang dimaksud dengan dokumen dalam undang-undang ini adalah kertas yangberisikan tulisan yang mengandung arti dan maksud tentang perbuatan, keadaan ataukenyataan bagi seseorang dan atau pihak-pihak yang berkepentingan.- Benda meterai. Yang dimaksud dengan benda meterai dalam undang-undang ini adalahmeterai tempel dan kertas meterai yang dikeluarkan oleh pemerintah RI.- Tanda tangan. Yang dimaksud dengan tanda tangan dalam undang-undang ini adalahtanda tangan sebagaimana lazimnya dipergunakan termasuk pula paraf, teraan atau captanda tangan atau cap paraf, teraan cap nama atau tanda lainnya sebagai pengganti tandatangan- Pemeteraian kemudian. Yang dimaksud pemeteraian kemudian dalam undang-undang iniadalah suatu cara pelunasan Bea Meterai yang dilakukan oleh pejabat pos atas permintaanpemegang dokumen yang bea meterainya belum dilunasi sebagaimana mestinya- Pejabat pos. Yang dimaksud pejabat pos dalam undang-undang ini adalah pejabat PT.Pos dan giro yang diserahi tugas melayani permintaan pemeteraian kemudian.KETENTUAN KHUSUSSiapa saja yang mendapat Ketentuan Khusus ( Pasal 11 Undang-Undang Nomor 13 Tahun1985 )dalam penggunaan bea materai...?Pejabat pemerintah, hakim , panitera, juru sita, notaris dan pejabat umum lainnya yangmasing-masing tengah berada dalam tugas dan jabatannya tidak dibenarkan:1.Menerima, mempertimbangkan atau menyimpan dokumen yang bea meterainya tidakatau kurang dibayar,2.Melekatkan dokumen yang bea meterainya tidak atau kurang dibayar sesuai dengantarifnya pada dokumen lain yang berkaitan3.Membuat salinan, tembusan, rangkapan atau petikan dari dokumen yang beameterainya tidak atau kurang dibayar 4.Memberikan keterangan atau catatan pada dokumen yang tidak atau kurang dibayar sesuai dengan tarif bea meterainya.5.Setiap pelanggaran terhadap ketentuan ini , dikenakan sanksi administratif sesuaidengan peraturan perundang-undanganDALUARSAKapan Bea Materi terhitung mulai Daluwarsa ( Pasal 12 Undang-Undang Nomor 13 Tahun
2
 
1985 )..?Kewajiban pemenuhan bea meterai dan denda administrasi yang terutang menurut Undangundang Bea Materai menjadi daluwarsa setelah lampau waktu 5 tahun sejak tanggaldokumen dibuat.KETENTUAN PIDANABagaimana Ketentuan Pidana yang di tetapkan berkaitan dengan beamaterai ?( Pasal 13 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 )Sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana ( KUHP ) , makabarangsiapa :1.Meniru atau memalsukan meterai tempel, kertas meterai atau meniru danmemalsukan tanda tangan yang perlu untuk mensahkan meterai;2.Dengan sengaja menyimpan dengan maksud untuk diedarkan atau memasukkanke negara Indonesia meterai palsu, yang dipalsukan atau yang dibuat denganmelawan hak;3.Yang sengaja menggunakan, menjual, menawarkan, menyerahkan, menyediakanuntuk dijual atau dimasukkan ke negara Indonesia meterai yang mereknya,capnya, tandatangannya, atau tanda sahnya atau tanda waktunya telahdihilangkan seolah-olah meterai itu belum dipakai dan atau menyuruh orang lainmenggunakannya dengan melawan hak;4.Menyimpan bahan-bahan atau perkakas-perkakas yang diketahuinya digunakanuntuk melakukan salah satu kejahatan untuk meniru dan memalsukan bendameterai.Ketentuan dalam pasal 14 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 mengenai ketentuanpidana menyebutkan bahwa akan dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya 7tahun ( tindak pidana kejahatan ) bagi barangsiapa yang dengan sengaja menggunakancara lain pelunasan bea meterai atas dokumen tanpa izin menteri keuangan.Objek dan Tarif Bea MateraiApa saja yang menjadi Objek dan Tarif Bea Meterai....?Pasal 2 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 jo. Peraturan Pemerintah Nomor 24TAHUN 2000 mengatur tentang objek dan tarif bea meterai. Pada hakekatnya objek untukbea meterai adalah dokumen. Dalam hal ini bentuk dokumen yang menjadi objek dari beameterai adalah sebagai berikut:1.Surat perjanjian dan surat-surat lainnya (antara lain: surat kuasa, surat hibah, suratpernyataan) yang dibuat dengan tujuan untuk digunakan sebagai alat pembuktianmengenai perbuatan, kenyataan atau keadaan yang bersifat perdata. Tarif bea meteraiuntuk dokumen jenis ini adalah Rp 6.000,00 (enam ribu rupiah).2.Akta-akta notaris termasuk salinannya. Tarif bea meterai untuk dokumen jenis iniadalah Rp 6.000,00 (enam ribu rupiah).3.Akta yang dibuat PPAT termasuk rangkap-rangkapnya. Tarif bea meterai untukdokumen jenis ini adalah Rp 6.000,00 (enam ribu rupiah)4.a. Surat yang memuat jumlah uang lebih dari Rp 1.000.000,00 atau harga nominal yangdinyatakan dalam mata uang asing :- Yang menyebutkan penerimaan uang- Yang menyatakan pembukuan uang atau penyimpanan uang dalam rekening di bank- Yang berisi pemberitahuan saldo rekening di bank- Yang berisi pengakuan bahwa utang uang seluruhnya atau sebagian telah dilunasiatau diperhitungkan
3

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Tantia Tanti liked this
Ahmad Syariuddin liked this
Mae Sirim liked this
poespitariena liked this
kodokabang liked this
KARANGKELOK liked this
yadi_89jkt liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->