• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Scenario 1 Blok 8
Mrs. Aftimah, 70 years old, 43 kilograms body weight, 165 centimeters height, cameto your practice room with complaints of pain to spine for 7 days duration. There wereno recognizable factors which might have precipitated the pain, and the symptomsseemed to appear spontaneously. No definite history of antecedent trauma or pre-existing disease was obtained. The episode of pain began gradually. The pain becamemore severe over a period of 2 weeks to a month. Morning stiffness was not present.She still lives alone and always consumed coffee.”I’ m a smoker so I must drink coffee more than common people”. She had got menopause since 20 years ago.From physical examination is completely normal. Her lumbosakral radiolgicexamination was compresi fracture on L2-L5. densitometri from femur : T score -4,from radius -3,71
 
I.Klarifikasi Istilah
1. Pain to spine: Perasaan sedih, agoni yang disebabkan rangsanganujung- ujung saraf khusus pada Columna Vertebralis2. Percipitated pain: Sesuatu yang memicu nyeri3. Morning stiffness: Rasa kaku pada pagi hari4. Antecedent trauma: Trauma yang menjadi pemicu5. Menopause: Berhentinya menstruasi6. Desitometri: Penentuan berbagai variasi ketebalan melalui perbandingan dengan yang lainnya7. T-Score:8. Radiologic examination:9. Compresi Fracture: Pecahan atau ruptur tulang yang menyebabkanfragmen tertekan ke dalam
II.Identifikasi Masalah
1.Nyonya Fatimah, 70 tahun, 43 kg, 165 cm mengeluh nyeri pada bagianspine (columna vertebralis) selama 7 hari2.Tidak ada faktor (tidak ada trauma dan penyakit sebelumnnya) yangdiketahui sebagai penyebab nyeri dan gejala muncul secara spontan3.Nyeri timbul berangsur-angsur & bertambah parah selama 2 minggu, bahkan sebulan dan tidak ada kekakuan pada pagi hari4.Ny. Fatimah seorang perokok, dan pengosumsi kopi lebih dari orang pada umumnya, dan dia juga telah mengalami menopause sejak 20 tahun yanglalu5.Pemeriksaan fisik: normalLumbasakral radiologic examination : kompresi farcture L2-L5Densitometri from femur: T-Score -4, from radius -3,7III.
Analisis Masalah
1.a. Bagaimana anatomi spine ? b. Berapa BMI Ny. Fatimah dan pengaruhnya ?c. Bagaimana pengaruh umur dan jenis kelamin pada kondisi tulang belakang?2.a. Mengapa gejala muncul secara spontan tanpa trauma dan riwayat penyakitsebelumnnya ?2
 
 b. Bagaimana mekanisme nyeri spontan ?3.a. Mengapa nyerinya bertambah parah ? b. Penyakit apa saja yang ditandai dengan morning stiffness ?4. a. Apakah pengaruh perokok dan pengosumsi kopi terhadap nyeri spine ? b. Apakah pengaruh menopause ?5.a. Bagaimana interpretasi pemeriksaan radiologi ? b. Bagaimana interpretasi densitometri ?
IV.Hipotesis
 Ny. Fatimah ,70 tahun, 43 kg., tinggi badan 165 cm, mengeluh nyeri pada bagian spine karena menderita osteoporosis
V.Learning Objective
1.Anatomi tulang punggung2.Normal tulang3.Kekuatan tulang4.Remodelling bone5.Nyeri punggung6.Osteoporosis dan faktor resiko7.Pengaruh kopi, rokok dan menopause terhadap osteoporosis8.Diagnosis banding9.Penatalaksanaan10.Pencegahan
 
3
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...