Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
54Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 177

Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 177

Ratings: (0)|Views: 11,423 |Likes:
Published by buluxz

More info:

Published by: buluxz on Oct 06, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/06/2013

pdf

text

original

 
KANDUNGAN SURAT AL BAQARAH AYAT 177
Firman-Nya:
 Bukanlah menghadapkan wajah kamu
dalam shalat
ke arah timur danbarat itu suatu kebajikan
. Maksudnya, kebajikan atau ketaatan yang mengantar kepada kedekatankepada Allah bukanlah dalam menghadapkan wajah dalam shalat ke arah timur dan barat tanpamakna, tetapi kebajikan yang seharusnya mendapat perhatian semua pihak adalah yang mengantar kepada kebahagiaan dunia dan akhirat, yaitu keimanan kepada Allah, dan lain-lain yang disebutoleh ayat ini.Redaksi ayat di atas dapat juga bermakna: Bukannya menghadapkan wajah kea rah timur dan barat yang merupakan semua kebajikan, atau bukannya semua kebajikan merupaka sikapmenghadapkan wajah ke timur dan barat. Menghadap ke timur atau ke barat, bukan sesuatu yangsulit, atau membutuhkan perjuangan, tetepi ada tuntutan lain yang membutuhkan perjuangan dan disanalah kebajikan sejati ditemukan.Kepada siapakah ayat ini ditujukan? Kalau melihat konteks ayat-ayat sebelumnya. Tidak keliru jika dikatakan bahwa ia ditujukan kepada
 Ahl al-Kitab
. Mereka bukan saja berkeras untuk tetap menghadap ke
al-quds
Yerussalem di aman tempat Dinding Ratap dan haikal Sulaiman, tetapi juga tidak henti-hentinya mengecam dan mencemoohkan kaum muslimin yang beralih kiblat keMekah. Ayat ini seakan-akan berkata kepada mereka “Bukan demikian yang dinamai kebajikan.”Hubungan ayat yang dikemukakan di atas mengisyaratkan pandangan ini. Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa aya ini ditujukan kepada kaum muslimin, ketika mereka menduga bahwamereka telah meraih harapan mereka dengan dengan beralihnya kiblat ke Mekah. Nah, mereka itudiperingatkan oleh ayat ini. Pandangan ini baik, apalagi hingga dewasa ini, masih ada yangmenduga bahwa kebahagiaan telah diperoleh hanya dengan sekadar shalat menghadapkan wajah kearah yang ditetapkan Allah yakni Ka’bah, apakah posisinya ketika itu menjadikan Ka’bah berada disebelah barat atau timurnya tergantung posisi masing-masing. Bukan hanya itu maknanya. Bias jadiayat ini bahkan bermakna: Kebajikan bukan itu, jika shalat yang dilaksanakan hanya terbatas padamenghadapkan wajah tanpa makna dan kehadiran kalbu. Bukankah Allah mengancam mereka yangtidak menghayati makna shalatnya?
“Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, yaitu orang-orang yang berbuat riya dan enggan (menolong dengan) barang berguna”
(QS. Al-Ma’un [107]: 4-7).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->