• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
 
PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKAREPUBLIK INDONESIANOMOR : /P/M.KOMINFO/ /2009TENTANGPENYELENGGARAAN LAYANAN TELEVISI PROTOKOL INTERNET(
INTERNET PROTOCOL TELEVISION 
/ IPTV) DI INDONESIADENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKAREPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a. bahwa perkembangan teknologi saat ini mengarah kepada konvergensi,yaitu integrasi antara telekomunikasi, penyiaran, dan transaksielektronik;b.
 
bahwa teknologi infrastruktur jaringan saat ini mengarah kepadapenggunaan teknologi
 packet switched 
yang berbasis protokol internet;c.
 
bahwa Televisi Protokol Internet (
Internet Protocol Television
/ IPTV)adalah merupakan salah satu bentuk konvergensi antaratelekomunikasi, penyiaran, dan transaksi elektronik;d.
 
bahwa saat ini pelaku usaha, infrastruktur, dan industri dalam negeri diIndonesia sudah siap dalam penggelaran layanan Televisi ProtokolInternet (
Internet Protocol Television
/ IPTV)e.
 
bahwa dipandang perlu untuk membuka peluang baru dan memberikankepastian hukum bagi pelaku usaha dalam menyelenggarakan layananTelevisi Protokol Internet (
Internet Protocol Television
/ IPTV);f.
 
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, b, c, d, dan e, berdasarkan kewenangan Menteri menurut peraturanperundang-undangan yang berlaku, perlu menetapkan PeraturanMenteri Komunikasi dan Informatika tentang Penyelenggaraan LayananTelevisi Protokol Internet (
Internet Protocol Television
/ IPTV) diIndonesia;
 
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 154,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3881);2.
 
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 139, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4252);3.
 
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi danTransaksi Elektronik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2008 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4843);4.
 
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2000tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 107, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 3980);5.
 
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2005tentang Penyelenggaraan Lembaga Penyiaran Berlangganan (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 129, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4568);6.
 
Peraturan Pemerintah Republik Indoneia Nomor 7 Tahun 2009 tentangJenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku padaDepartemen Komunikasi dan Informatika (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 20, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4974);7.
 
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2005 tentangKedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata KerjaKementrian Negara Republik Indonesia;8.
 
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2005 tentangUnit Organisasi dan Tugas Eselon I Kementrian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Peraturan PresidenRepublik Indonesia Nomor 15 Tahun 2005;9.
 
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 77 Tahun 2007 tentangDaftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbukadengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal sebagaimana telahdiubah dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 111Tahun 2007;10.
 
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 31/P Tahun 2007tentang Pengangkatan Menteri Negara dan Kabinet Indonesia Bersatu;11.
 
Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 20 Tahun 2001 tentangPenyelenggaraan Jaringan Telekomunikasi sebagaimana telah diubahdengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 30/PER/M.KOMINFO/09/2008;12.
 
Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 21 Tahun 2001 tentangPenyelenggaraan Jasa Telekomunikasi sebagaimana telah diubahdengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 31/PER/M.KOMINFO/09/2008;
 
 13.
 
Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik IndonesiaNomor 26/PER/M.KOMINFO/5/2007 tentang PengamananPemanfaatan Jaringan Telekomunikasi Berbasis Protokol Internet;14.
 
Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik IndonesiaNomor 25/P/M.KOMINFO/7/2008 tentang Organisasi dan Tata KerjaKantor Departemen Komunikasi dan Informatika;15.
 
Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik IndonesiaNomor 28/P/M.KOMINFO/9/2008 tentang Tata Cara dan PersyaratanPerizinan Penyelenggaraan Penyiaran;
MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA TENTANGPENYELENGGARAAN LAYANAN TELEVISI PROTOKOL INTERNET(
INTERNET PROTOCOL TELEVISION 
/ IPTV) DI INDONESIABAB IKETENTUAN UMUM
Pasal 1Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan :1.
 
Televisi Protokol Internet (
Internet Protocol Television
/ IPTV) yang selanjutnyadisebut IPTV adalah teknologi yang menyediakan layanan konvergen dalam bentuk siaran radio dan televisi,
video
,
audio
, teks, grafik, dan data yang disalurkan kepelanggan melalui jaringan protokol internet yang dijamin kualitas layanannya,keamanannya, kehandalannya, dan mampu memberikan layanan komunikasi denganpelanggan secara 2 (dua) arah atau interaktif dan
real time
dengan menggunakanpesawat televisi standar.2.
 
Telekomunikasi adalah setiap pemancaran, pengiriman, dan atau penerimaan darisetiap informasi dalam bentuk tanda-tanda, isyarat, tulisan, gambar, suara dari bunyimelalui sistem kawat, optik, radio, atau sistem elektromagnetik lainnya.3.
 
Penyiaran adalah kegiatan pemancarluasan siaran melalui sarana pemancarandan/atau sarana transmisi di darat, di laut atau di antariksa dengan menggunakanspektrum frekuensi radio melalui udara, kabel, dan/atau media lainnya untuk dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh masyarakat dengan perangkat penerima siaran.4.
 
Transaksi elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakancomputer, jaringan komputer, dan/ atau media elektronik lainnya.5.
 
Konvergensi adalah menyatunya layanan-layanan telekomunikasi, penyiaran dantransaksi elektronik sehingga memungkinkan untuk memperoleh semua layanantersebut melalui satu jaringan dan satu peralatan.6.
 
Jaringan telekomunikasi adalah rangkaian perangkat telekomunikasi dankelengkapannya yang digunakan dalam bertelekomunikasi.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...