2.Ikan atau Udang halus (sudah digiling) diuleni dengan garam, gula halus, bumbumasak, bawang putih yang sudah ditumis dan kuning telur haingga rata.3.Tepung tapioka dicampur dengan tepung terigu. Dari campuran keduanyadiambil separuh bagian untuk dicampur dengan udang halus yang sudah diulenidengan bumbu (seperti pada bagian 2). Tambahkan ¼ liter air ke dalamcampuran tepung dan udang tersebut. Selanjutnya adonan tersebut dipanaskansambil diaduk hingga menjadi bubur yang kental.4.Masukkan sisa campuran tepung bersama dengan ¼ liter air sedikit demi sedikitke dalam adonan (bagian 3). Adonan terus diaduk hingga menjadi adonan yanghalus dan tidak lengket di tangan.
5.
Selanjutnya adonan dicetak berbentuk silinder dengan panjang + 20 cm dandiameter 5 – 7 cm (disebut dodolan).6.Dodolan dikukus dalam dandang sampai benar-benar matang (warna dodolanmenjadi bening) lama pengukusan tergantung dari ukuran dodolan.
7.
Setelah dodolan matang kemudian diangkat dan dianginkan di atas tampah +atau hingga dodolan cukup mengeras.
8.
Dodolan yang sudah mengeras dipotong tipis-tipis dengan ketebalan + 2 mmdengan menggunakan pisau atau alat potong mesin.
9.
Pengeringan dilakuakn dua tahap. Tahap pertama hanya diangin – anginkan (+24 jam). Tahap kedua dikeringkan di bawah sinar matahari. Apabila kerupuktersebut mudah patah berarti sudah kering benar.
10.
Kerupuk udang bisa dikemas dengan menggunakan plastik yang tebal dan rapat.Berat maksimum 5 kg per bungkus.