ARIMATEA
Advokasi Rehabilitasi Imunisasi Aqidah Terpadu Efektif & Aktual
(Sampaikan Islam, Cegah Pemurtadan)Jawaban:
Ya itu juga wajar, siapa yang jadi motornya sebuah gerakan perjuanganmaka ialah yang akan jadi sasaran tembak. Itu sudah manusiawi sejarah selalumembuktikan seperti itu. Banyak yang datang kepada saya untuk memberikaninformasi aneh-aneh tentang Pak Diki. Mereka yang datang itu lupa, saya kan jelaslebih tahu Pak Diki daripada mereka. Lucunya bahkan ada diantara mereka banyak yang belum pernah bertemu dengan sosok Pak Diki sendiri . Ketika saya ajak untuk dipertemukan dengan pak Diki langsung, semua tidak ada yang bisamelaksanakannya. Apalagi perlu diingat Pak Diki itu sering memimpin pengungkapan gerakan yang berbau intelijen., menangkapi mereka, maka wajar sekali akan ada usaha terusmenerus untuk melemahkannya. Baik dengan isu-isu dan fitnah yang berharapmenjadikan ybs tidak bisa berjuang lagi. Menurut saya yang sudah lama dekat dengan Pak Diki, ia adalah
pejuang lapangan yang tangguh dan teruji.
Bahwa ada sisi kekurangnya, siapa sih dari kita yang tidak ada kekurangan?
•
Pertanyaan:
Kaitan dengan Irena Handono?
Jawaban:
Simpel dan sederhana. Jauh sebelum kasus terakhir mencuat, pihak Irena Handono lah yang sebenarnya selalu memfitnah ARIMATEA (data lengkap),khususnya terhadap Pak Diki. Namun kami tidak pernah merasa terganggu dan tidak pernah mempermasalahkannya. Sebaliknya kami baru saja satu kali melakukan penelitian tentang Irena, itupun karena ada laporan dari umat, ia bagai cacing kepanasan. Melihat fakta tsb ini
bisa diartikan kami tidak takut dengan fitnah Irena,tapi Irena takut dengan penyelidikan kami terkait laporan dari umat.
Ketika kasus terakhir ini mencuat, dan banyak pihak ingin tahu siapa Diki?, siapa Irena? Pak Diki candra dengan senang hati memberikan semua data-data lengkaptentang dirinya kepada seseorang tokoh yang meminta, sebaliknya ketika dimintakepihak Irena, Irena tidak mau memberikan data-datanya.
•
Pertanyaan:
Ada tokoh dan kelompoknya menyerukan pemboikotan ke ARIMATEA dan Bpk Diki Candra. Bagaimana tanggapannya?
Jawaban:
Inilah sedihnya, organisasi dan seseorang yang benar-benar berjuangandilapangan -bukan hanya sekadar ceramah- justru ingin dilemahkan dan dimatikan.Mungkin ini keberhasilan sebuah misi intelijen. Tadinya saya berpikir mungkin inikarena ketidak tahuan mereka, namun ternyata bukan begitu, saat saya bertemudengan tokoh yang menyerukan pemboikotan tsb disalah satu rumah seorang tokohlain, dimana tokoh tuan rumah memperkenalkan saya sebagai Ketua Umum ARIMATEA Pusat, dihadapan saya dan ybs, tuan rumah menyatakan bila ingin tahutentang ARIMATEA ia diminta langsung bertanya kepada saya. Namun sampai acara selesai ia tidak melakukannya, bahkan saat selesai pertemuan ia cepat menghilang. Dan setelah itu ia tidak mencoba ingin ketemu dengan saya, padahal ia itu sudah
Add a Comment