Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
60Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
makalah hadits tentang rizqi dan bersosial

makalah hadits tentang rizqi dan bersosial

Ratings: (0)|Views: 5,764 |Likes:
Published by esty_tofa

More info:

Published by: esty_tofa on Oct 07, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2013

pdf

text

original

 
HADITS TENTANG MENCARI RIZQI DANKEPEDULIAN SOSIAL
Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah pengantar psikologiDosen Pengampu: Nur Hidayat, M.SiDisusun oleh:Nama: Mustofa Abdul KodirNIM: 09410063Prodi: Pendidikan Agama Islam
FAKULTAS TARBIYAHUNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGAYOGYAKARTA2009
 
KATA PENGANTAR 
Segala puji bagu Allah SWT, tuhan semesta alam yang telah memberikan segala karuniadan nikmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah “memori” ini.Sholawat serta salam semoga selalu tercurah limpahkan kepada baginda nabi agungMuhammad SAW, keluarganya, sahabatnya, serta pengikutnya hingga akhir zaman. Semogakita termasuk kedalam orang-orang yang mendapatkan syafaat beliau di yaumil hisab.Amin… amin… amin… Ya Robbal’alamin.Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantudalam penyusunan makalah “memori” ini baik secara langsung maupun tidak langsung.Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT.Penulis yakin bahwa makalah “memori” ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu kamimengharapkan kritik dan saran yang konstruktif demi terpenuhinya tujuan penyusunananmakalah “memori” ini.Yogyakarta, 30 Oktober 2009Penulis
BAB IPENDAHULUAN
 
Latar Belakang
Allah telah mengatur segala sesuatu termasuk rizki manusia satu dengan yang lainnya.Tak bisa dielakkan lagi, kita hidup di dunia memerlukan segala sesuatu termasuk harta.Mencari rizki merupakan usaha dalam rangka memenuhi kebutuhan, dalam pemenuhankebutuhannya tentu saja dengan cara usaha dengan berbagai cara. Tetapi perlu diingat,sebagai seorang muslim dalam usaha mencari rizki harus dengan cara yang benar, dalam artidihalalkan hukum Islam baik prosesnya maupun hasilnya.Bekerja dan berusaha dalam kehidupan duniawi merupakan bagian penting darikehidupan seseorang dalam mempraktekkan Islam, karena Islam sendiri tidak menganjurkanhidup hanya semata-mata hanya untuk beribadah dan berorientasi pada akhirat saja, namunIslam menghendaki terjadi keseimbangan antara kehidupan duniawi dan kehidupan ukhrawi.Dan untuk dapat memahami pentingnya peningkatan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat, secara sistematis terlebih dahulu perlu memahami permasalahan danurgensinya. Selanjutnya memahami pengertian kepedulian sosial, dimensi sosialkemasyarakatan dan bagaimana prakteknya dalam berbagai kehidupan bermasyarakat.Manusia pada dasarnya merupakan makhluk sosial, Artinya hidup menyendiri, tetapisebagian besar hidupnya saling ketergantungan, yangpada gilirannya tercapainya kondisikeseimbangan relative. Kondisi nyata dalam kehidupan manusia yaitu ada yang kaya – miskin, kuat – lemah, besar – kecil, dll.Kita terbang lima belas abad kebelakang. Di suatu tempat terlihat Rasulullah saw berkumpul bersama para sahabatnya yang kebanyakan orang miskin. Sekedar menyebut beberapa nama sahabat yang hampir semuanya bekas budak, yaitu Salman al-Farisi, Ammar  bin Yasir, Bilal, Suhayb Khabab bin Al-Arat. Pakaian mereka lusuh, berupa jubah bulu yangkasar. Tetapi mereka adalah sahabat senior Nabi, para perintis perjuangan Islam.Serombongan bangsawan yang baru masuk islam datang ke majelis Nabi. Ketika melihatorang-orang di sekitar Nabi, mereka mencibir dan menunjukkan kebenciannya. Mereka berkata kepada Nabi, "Kami mengusulkan kepada Anda agar Anda menyediakan majeliskhusus bagi kami. Orang-orang Arab akan mengenal kemuliaan kita. Para utusan dari berbagai kabilah arab akan datang menemuimu. Kami malu kalau mereka melihat kamiduduk dengan budak-budak ini. Apabila kami datang menemui Anda, jauhkanlah mereka darikami. Apabila urusan kami sudah selesai, bolehlah anda duduk bersama mereka sesuka

Activity (60)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
EXha wulan'Za liked this
Rafael Sobih liked this
Nurse Leo liked this
Emil Mai liked this
Tety Nurhayati liked this
Vina Aja Lagh liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->