• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
TUESDAY, OCTOBER 6, 2009
Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu,mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita,Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum danmemeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis?Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"Sang ayah menjawab, "Semuawanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisadiberikan ayahnya.Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya,mengapa wanita menangis. Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepadaTuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"Dalam mimpinya, Tuhanmenjawab,"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya,walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepalabayi yang sedang tertidur.Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi darirahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca darianaknya itu. Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan,pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih,walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah. Kuberikan wanita, perasaan pekadan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dandalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya,melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikankenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit,dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungisetiap hati dan jantung agar tak terkoyak?Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan
 
kemampuan untukmemberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yangbaik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula,kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami,agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkanperasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakankapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupunsebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan".Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup.Al-fatihah untuk ibuku...tintamas07
Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku Dengan wudu' akukau sentuh dalam keadaan suci Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari Akuengkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari Setelah selesaiengkaupun selalu menciumku mesraSekarang engkau telah dewasa...Nampaknya kau sudah tak berminat lagipadaku...Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...Menurutmu barangkaliaku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu atau menurutmu aku hanyauntuk anak kecil yang belajar mengaji saja?Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimanamenyimpannyaAku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu Kadangkala akudijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwaAtau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetanKini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepianDi atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
 
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapahalamanSore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu disurau.....Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi ataunonton berita TV Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karanganmanusia sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang MahaPerkasa. Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi Tidak ada kaset yangberisi ayat Allah yang terdapat padaku di laci mobilmu Sepanjang perjalananradiomu selalu tertuju ke stesen radio favoritmu Aku tahu kalau itu bukan stesenRadio yang senantiasa melantunkan ayatkuDi meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerjaDi Komputermu pun kau putar musik favoritmu jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantunE-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kadang kau abaikanEngkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu Benarlah dugaanku bahwa engkau kinisudah benar-benar melupakankuBila malam tiba engkau tahan menonton berjam-jam di depan TV Menontonpertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron lagaDi depan komputerberjam-jam engkau betah duduk Hanya sekedar membaca berita murahan dangambar sampahWaktupun cepat berlalu...aku menjadi semakin kusam dalam lemariMengumpuldebu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu seingatku hanya awal Ramadhanengkau membacaku kembali Itupun hanya beberapa lembar darikuDengan suaradan lafadz yang tidak semerdu duluEngkaupun kini terbata-bata dan kurang lancarlagi setiap membacaku.Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila engkaudi kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akandiperiksa oleh paramalaikat suruhanNyaHanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...Setiap saatberlalu...kuranglah jatah umurmu...Dan akhirnya kubur sentiasa menunggukedatanganmu..Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktuApabila
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...