Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
192Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hipertensi Pada Kehamilan Pre

Hipertensi Pada Kehamilan Pre

Ratings: (0)|Views: 12,442 |Likes:
Published by jufri kid

More info:

Published by: jufri kid on Oct 10, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/03/2013

pdf

text

original

 
Hipertensi padaKehamilan Pre-eklampsia/Eklampsia
Kuliah Obstetri / Ginekologidr.med. M.Josoprawiro / dr. Handaya / Prof.dr. Gulardi H. Wiknjosastro /dr.Siti Dhyanti Wishnuwardhani / dr.Noroyono WibowoKuliah sebelumnyaPenyakit Mempengaruhi /Dipengaruhi KehamilanKuliah berikutnyaDiabetes Mellitus pada KehamilanMenu / Daftar Isi CAKULADA KOREKSI / TAMBAHAN !?!? E-MAIL ABUD !!!!Homepage Abud
 
Terdapat tiga kategori besar kelainan hipertensi yang disebabkan oleh kehamilan
(pregnancy-induced hypertension)
.
EPIDEMIOLOGI HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN
Penelitian berbagai faktor risiko terhadap hipertensi pada kehamilan / pre-eklampsia / eklampsia :
 
Usia
Insidens tinggi pada primigravida muda, meningkat pada primigravida tua. Pada wanita hamil berusiakurang dari 25 tahun insidens > 3 kali lipatPada wanita hamil berusia lebih dari 35 tahun, dapat terjadi hipertensi laten
Paritas
- angka kejadian tinggi pada primigravida, muda maupun tua- primigravida tua risiko lebih tinggi untuk pre-eklampsia berat
Ras / golongan etnik 
- bias (mungkin ada perbedaan perlakuan / akses terhadap berbagai etnikdi banyak negara)
Faktor keturunan
Jika ada riwayat pre-eklampsia/eklampsia pada ibu/nenek penderita, faktor risiko meningkat sampai + 25%
Faktor gen
Diduga adanya suatu sifat resesif (recessive trait), yang ditentukan genotip ibu dan janin
Diet / gizi
Tidak ada hubungan bermakna antara menu / pola diet tertentu (WHO). Penelitian lain : kekurangankalsium berhubungan dengan angka kejadian yang tinggi. Angka kejadian juga lebih tinggi pada ibu hamilyang obese / overweight
Iklim / musim
Di daerah tropis insidens lebih tinggi
Tingkah laku / sosioekonomi
Kebiasaan merokok : insidens pada ibu perokok lebih rendah, namun merokok selama hamil memilikirisiko kematian janin dan pertumbuhan janin terhambat yang jauh lebih tinggi.Aktifitas fisik selama hamil : istirahat baring yang cukup selama hamil mengurangi kemungkinan / insidenshipertensi dalam kehamilan.
Hiperplasentosis
Proteinuria dan hipertensi gravidarum lebih tinggi pada kehamilan kembar, dizigotik lebih tinggi daripadamonozigotik.Hidrops fetalis : berhubungan, mencapai sekitar 50% kasusDiabetes mellitus : angka kejadian yang ada kemungkinan patofisiologinya bukan pre-eklampsia murni,melainkan disertai kelainan ginjal / vaskular primer akibat diabetesnya.Mola hidatidosa : diduga degenerasi trofoblas berlebihan berperan menyebabkan pre-eklampsia. Pada kasusmola, hipertensi dan proteinuria terjadi lebih dini / pada usia kehamilan muda, dan ternyata hasil pemeriksaan patologi ginjal juga sesuai dengan pada pre-eklampsia.
 
 
PATOFISIOLOGI PRE-EKLAMPSIA
Sampai sekarang etiologi pre-eklampsia belum diketahui.Membicarakan patofisiologinya tidak lebih dari "mengumpulkan" temuan-temuan fenomena yang beragam. Namun pengetahuan tentang temuanyang beragam inilah kunci utamasuksesnya penangaan pre-eklampsia.Sehingga pre-eklampsia / eklampsiadisebut sebagai
"the disease of manytheories in obstetrics."  A "proposed" sequence of events inthe pathogenesis of toxemia of  pregnancy. The main features are :1) decreased uteroplacental  perfusion, 2) increased vasoconstrictors and decreased vasodilators, resulting in local (placental) and systemicvasoconstriction, and 3)disseminated intravascular coagulation (DIC).The primary cause(s) of pre-eclampsia / eclampsia still unknown.
Perubahan kardiovaskular
Turunnya tekanan darah padakehamilan normal : karena vasodilatasi perifer.Vasodilatasi perifer disebabkan penurunan tonus otot polos arteriol, akibat :1. meningkatnya kadar progesteron dalam sirkulasi2. menurunnya kadar vasokonstriktor (adrenalin/noradrenalin/ angiotensin II)3. menurunnya respons dinding vaskular terhadap vasokonstriktor akibat produksi vasodilator / prostanoidyang juga tinggi (PGE2 / PGI2)4. menurunnya aktifitassusunan saraf simpatis vasomotor Pada trimester ketiga akan terjadi peningkatan tekanan darah yang normal ke tekanan darah sebelum hamil.+ 1/3 pasien pre-eklampsia : terjadi pembalikan ritme diurnal, tekanan darah naik pada malam hari. Jugaterdapat perubahan lama siklus diurnal menjadi 20 jam per hari, dengan penurunan selama tidur, yangmungkin disebabkan perubahan di pusat pengatur tekanan darah atau pada refleks baroreseptor.
Regulasi volume darah
Pengendalian garam dan homeostasis juga meningkat pada pre-eklampsia.Kemampuan mengeluarkan natrium terganggu, tapi derajatnya bervariasi. Pada keadaan berat mungkin juga tidak ditemukan edema (suatu "pre-eklampsia kering").Jika ada edema interstisial, volume plasma lebih rendah dibandingkan wanita hamil normal, dan dengandemikian terjadi hemokonsentrasi. Porsi cardiac output untuk perfusi perifer relatif turun.Perfusi plasenta melakukan adaptasi terhadap perubahan2 ini, maka pemakaian diuretik adalah TIDAK sesuai karena justru akan memperburuk hipovolemia. Plasenta juga menghasilkan renin, diduga berfungsicadangan untuk mengatur tonus dan permeabilitas vaskular lokal demi mempertahankan sirkulasifetomaternal.Perubahan metabolisme steroid tidak jelas. Kadar aldosteron turun, kadar progesteron tidak berubah.Kelainan fungsi pembekuan darah ditunjukkan dengan penurunan AT III.

Activity (192)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
rejotangan liked this
Auly Fadlina liked this
Hendra Stiawan liked this
tutoroke liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->