• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
 1
TERORISMEDALAM GERAKAN ZIONISME
1
 
Oleh Yanuardi Syukur
“At Basle I founded the Jewish State…
 Perhaps in five years, and certainty in fifty, everyone will know it.
2
 (Di Bas
el saya mendirikan negara Yahudi…
  Barangkali dalam waktu lima tahun, dalam lima puluh tahun, tiap orang akan mengetahui itu)
THEODOR HERZL, Pendiri Zionisme (1860-1904)
“Kita harus melakukan segala upaya untuk menjamin agar mereka (pengungsi Arab
-Palestina)
tidak akan pernah kembali (ke Palestina).”
 
BEN GURION, Mantan Perdana Menteri Israel
A.
 
Klaim Teologis dan Historis atas Palestina
Pemerintah Israel dalam sumber resminya mencatat bahwa sejarah bangsa Yahudi
(The Jewish People)
dimulai sejak sekitar 4000 tahun lalu dengan tokoh utama Ibrahim
(Abraham), Ishak (Isaac), dan Ya‟kub (Jac
ob), yang juga dikenal dengan nama Israel.Dalam tulisan Ellen Hirsch,
Facts about Israel
, yang diterbitkan oleh
 Israel InformationCenter 
, menyatakan bahwa berdirinya negara Israel telah menghapus 2000 tahun impianbangsa Yahudi untuk kembali ke tanah leluhur mereka:
”The Establishment of Israel 
(1948) grew out their 2.000 year-old to return to their ancestral homeland its national
life and sovereignty.”
3
 Sumber ini juga membagi perjalanan bangsa Israel ke dalam 15 periode, yaitu:
Pertama
, masa Ibrahim
(Abraham), Ishak (Isaac), dan Ya‟kub (Jacob), sekitar abad ke
-17SM.
Kedua
, masa eksodus dari Mesir di bawah pimpinan Musa dan menetap di ”TanahIsrael” yang dikata
kan sebagai
 Land of Israel
 / 
 Eretz Israel
(sekitar abad ke-13 sd. 12 SM).
1
Makalah dipresentasikan pada seminar kelas Pascasarjana Kajian Timur Tengah dan Islam UIKekhususan Politik d
an Hubungan Internasional dan Timur Tengah mata kuliah “Sejarah Kawasan Timur Tengah”. Dosen: Prof. Dr. Badri Yatim, MA. Kamis, 6 Nov 2008
 
2
Michael Prior.
 Zionism and the State of Israel
.
London & New York: Routledge. 1999, hal. 6
 
3
Adian Husaini.
Pragmatisme Dalam Politik Zionis Israel,
Jakarta: Penerbit Khairul Bayan. 2004, hal. 4
 
 2
Ketiga
, masa kerajaan Saul, Daud (David), dan Sulaiman (Solomon) sekitar tahun 1020-
930 SM. Di masa Sulaiman inilah didirikan ”Kuil Sulaiman”
(The Solomon Temple)
yangmenjadi pusat kehidupan keagamaan masyarakat Yahudi.
Keempat 
, masa terpecah-belahnya kerajaan Daud-Sulaiman menjadi sekitar 40 kerajaan. Di masa inilah kerajaanBabilonia menaklukkan Kerajaan Judah dan mengusir sebagian besar penduduknya serta
menghancurkan ”Kuil Sulaiman” (586 SM).
Kelima
, masa pengusiran pertama olehBabilonia (585-538 SM). Pengusiran ini menandai dimulai diaspora kaum Yahudi
(The Jewish Diaspora).
 
Keenam
, masa pendudukan Persia dan masa Hellenisme (538-142SM).
Ketujuh
, masa dinasti Hasmonean (142-63 SM).
Kedelapan
, masa kekuasaanRomawi (63 SM-313 M).
Kesembilan
, masa pemerintahan Bizantine (313-636 M).
Kesepuluh
, masa pemerintahan Arab (636-1099 M).
Kesebelas
, masa pemerintahanTentara Salib (1099-1291 M).
Keduabelas
, masa pemerintahan Mamluk (1291-1516 M).
Ketigabelas
, masa pemerintahan Ottoman (1517-1917 M).
Keempatbelas
, masapemerintahan Inggris (1918-1948 M).
Kelimabelas
, berdirinya negara Israel (14 Mei1948).
4
 Dari sumber resmi pemerintah Israel ini kita melihat bahwa Israel berusaha agareksistensinya dikaitkan dengan klaim-klaim yang ada dalam teologi, sekaligus dalamsejarah. Klaim teologis ini berawal dari kisah Abraham yang diklaim sebagai leluhurIsrael. Cerita-cerita tentang leluhur ini, yang terdapat dalam Perjanjian Lama menurutDavid F. Hinson, bukanlah suatu cerita sejarah, tetapi hanya suatu legenda. Cerita-ceritaini bukanlah laporan-laporan yang ditulis segera setelah peristiwa itu terjadi, tetapi baruditulis beberapa abad kemudian setelah Abraham meninggal.Kisah tentang Abraham terdapat dalam Kejadian 12-25. Kisah itu dimulai denganperintah dan janji Allah kepada Abraham dan terus berlangsung sampai penggenapannya.
Allah memerintahkan Abraham, “Pergilah ke negeri
yang akan Kutunjukkan kepadamu
 
(Kejadian 12: 1). Allah juga berjanji kepada Abraham, “Aku akan membuat engkaumenjadi bangsa yang besar.” (Kejadian 12: 2)
. Abraham kemudian diperintahkan pergi ketanah Palestina dan Tuhan menyakinkannya bahwa negara itu akan menjadi milik 
turunannya. Tanah Palestina itulah yang disebut sebagai “tanah yang dijanjikan”
(ThePromised Land)
atau Israel Raya
(Eretz Israel)
.
4
 
ibid 
, hal. 4
 
 3
Klaim teologis ini kemudian dijadikan alasan oleh tokoh zionis untuk mendirikannegara di Palestina. Dalam deklarasi negara Israel tahun 1948 tertulis,
“By virtue of our natural and historic right…(we) do hereby proclaim the establishment of a Jewish State
in the Land of Israel
 — 
The State of Israel
(Atas dasar hak alamiah dan hak historis
kita…dengan ini (kami) memproklamasikan berdirinya sebuah negara Yahudi di Tanah
Israel
 — 
Negara Israel).Selain itu, permasalahan batas wilayah negara Israel, juga tidak ditentukan secara jelas. Mengikuti klaim teologis, tokoh-tokoh zionis menggariskan bahwa wilayah Israel
Raya membentang dari “Hulu Mesir sampai ke Eufrat.”
 Klaim teologis di atas oleh Paul Findley dan Roger Garaudy kemudian dibongkarkepalsuannya. Dalam catatan sejarah, ternyata bangsa Yahudi bukanlah penduduk pertama di tanah Palestina. Mereka juga tidak memerintah di sana selama masapemerintahan bangsa-bangsa lain. Pada ahli arkeologi modern kini secara umum sepakatbahwa bangsa Mesir dan Kanaan telah mendiami tanah Palestina sejak masa-masa palingkuno sekitar 3000 SM hingga 1700 SM. Selanjutnya, datang penguasa-penguasa lainseperti bangsa Hyokos, Hittite, dan Filistin.Mengutip Charles Foster Kent, sejarawan Mesir Ahmad Syalabi mencatat bahwabangsa Phoenix adalah yang pertama kali mendatangi kawasan Palestina, sekitar 3000SM. Kedatangan mereka disusul oleh kabilah Kanaan (2500 SM), kemudian datangkabilah Palestin dari Pulau Kreta (1200 SM). Hasil pencampuran antara kabilah Palestindan kabilah Kanaan itu kemudian melahirkan generasi baru yang berketurunan darahArab dengan menggunakan dialeg bangsa Semit. Sementara tempat kediaman mereka
dikenal dengan nama “Negeri Palestina.”
 Periode pemerintahan Yahudi baru dimulai pada 1020 SM dan berlangsunghingga 587 SM. Bangsa-bangsa Asyiria, Babylonia, Yunani dan Mesir menyerbu bangsaYahudi. Pada tahun 587 SM, penguasa Babylonia Nebukadnezzar menyerbu Palestinadan memaksa bangsa Yahudi menyerah dan menjalani persebaran (diaspora). YahudiMaccabean berhasil mengambil alih sebagian kekuasaan pada 164 SM. Tetapi, pada 63SM, penguasa Romawi berhasil menaklukkan Jerussalem dan pada 70 M menghancurkanKuil Kedua
 — 
dibangun pada 517 SM oleh Zerubbabel
 — 
dan kembali menimbulkandiáspora bangsa Yahudi. Jadi, bangsa Yahudi pernah menguasai Palestina atau sebagian
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...