c.adanya jaminan bahwa suami akan berlaku adilterhadap isteri-isteri dan anak-anak mereka.(2) Persetujuan yang dimaksud pada ayat (1) huruf a pasalini tidak diperlukan bagi seorang suami apabilaisteri/isteri-isterinya tidak mungkin dimintaipersetujuannya dan tidak dapat menjadi pihak dalamperjanjian, atau apabila tidak ada kabar dari isterinyaselama sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun, atau karenasebab-sebab lainnya yang perlu mendapat penilaian dariHakim Pengadilan.
BAB IISYARAT-SYARAT PERKAWINAN
Pasal 6(1) Perkawinan harus didasarkan atas persetujuan keduacalon mempelai.(2) Untuk melangsungkan perkawinan seorang yang belummencapai umur 21 (duapuluh satu) tahun harus mendapatizin kedua orang tua.(3) Dalam hal salah seorang dari kedua orang tua telahmeninggal dunia atau dalam keadaan tidak mampumenyatakan kehendaknya, maka izin dimaksud ayat (2)pasal ini cukup diperoleh dari orang tua yang masih hidupatau dari orang tua yang mampu menyatakankehendaknya.(4) Dalam hal kedua orang tua telah meninggal dunia ataudalam keadaan tidak mampu untuk menyatakankehendaknya, maka izin diperoleh dari wali, orang yangmemelihara atau keluarga yang mempunyai hubungandarah dalam garis keturunan lurus keatas selama merekamasih hidup dan dalam keadaan dapat menyatakankehendaknya.(5) Dalam hal ada perbedaan pendapat antara orang-orangyang disebut dalam ayat (2), (3) dan (4) pasal ini, atausalah seorang atau lebih diantara mereka tidakmenyatakan pendapatnya, maka Pengadilan dalamdaerah hukum tempat tinggal orang yang akanmelangsungkan perkawinan atas permintaan orang3