Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Soal Jawab Seputar Telah Tetapnya Pendapat Pada Utsman Ra

Soal Jawab Seputar Telah Tetapnya Pendapat Pada Utsman Ra

Ratings:
(0)
|Views: 0|Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on Feb 27, 2014
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/27/2014

pdf

text

original

 
27/2/2014Hizbut Tahrir Indonesia » Blog Archive » Soal Jawab Seputar Telah Tetapnya Pendapat Pada Utsman ra. Sebagai Khalifah untuk Kaum Musliminhttp://m.hizbut-tahrir.or.id/2014/02/27/soal-jawab-seputar-telah-tetapnya-pendapat-pada-utsman-ra-sebagai-khalifah-untuk-kaum-muslimin/1/3
Soal Jawab Seputar Telah Tetapnya Pendapat PadaUtsman ra. Sebagai Khalifah untuk Kaum Muslimin
February 27th, 2014 by kafi
مﯾ رﻟ نﻣ رﻟ ﷲ
 
مﺳ
Rangkaian Jawaban asy-Syaikh al-‘Alim Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah Amir HizbutTahrir atas Pertanyaan di Akun Facebook Beliau Jawaban Pertanyaan: Seputar Telah Tetapnya Pendapat Pada Utsman ra. SebagaiKhalifah untuk Kaum MusliminKepada Mohamed Ali Bouazizi
 
Pertanyaan:
 Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu.Di dalam kitab
 Ajhizah Dawlah al-Khilafah
 tepatnya pada paragraf pembatasan calon, padahalaman 31 dinyatakan:“… Kemudian Abdurrahman bin ‘Awf berdiskusi kepada yang lain dan membatasi merekapada dua orang, Ali dan Utsman… Setelah itu ia mengeksplorasi pendapat masyarakat danakhirnya pendapat tetap pada Utsman sebagai khalifah.” Sementara pada halaman 33dinyatakan “… lalu Abdurrahman bin ‘Awf memanggil Ali dan Utsman … kemudian iamengambil tangan Ali.” Kenapa Ali sementara Utsman telah ditetapkan untuk khilafah?Saudaramu Bouazizi. 
Jawab:
Wa ‘alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuhu.Yang tampak jelas untuk Abdurrahman bin ‘Awf adalah bahwa masyarakat menginginkan Ali jika ia memutuskan dalam suatu kasus yang diajukan kepadanya dengan keputusan yang telahdiputuskan oleh Abu Bakar dan Umar, jika kasus itu telah terjadi kasus serupa pada masa
 
27/2/2014Hizbut Tahrir Indonesia » Blog Archive » Soal Jawab Seputar Telah Tetapnya Pendapat Pada Utsman ra. Sebagai Khalifah untuk Kaum Musliminhttp://m.hizbut-tahrir.or.id/2014/02/27/soal-jawab-seputar-telah-tetapnya-pendapat-pada-utsman-ra-sebagai-khalifah-untuk-kaum-muslimin/2/3
keduanya. Dan Ali tidak setuju sementara Utsman menyetujuinya. Ketika itu Utsman ditetapkansebagai khalifah …Kalimat (dan Umar mencalonkan untuk kaum Muslimin enam orang dan ia batasi pada mereka,agar mereka memilih salah seorang dari mereka sebagai khalifah. Kemudian Abdurrahman bin‘Awf berdiskusi dengan lima lainnya dan membatasi mereka pada dua orang: Ali dan Utsmansetelah yang lain mewakilkan kepadanya. Dan setelah itu ia mengeksplorasi pendapatmasyarakat dan tetaplah pendapat atas Utsman sebagai khalifah.). Kalimat itu tidak berartibahwa Utsman telah ditetapkan sebagai khalifah pada saat Abdurrahman meminta masukan,akan tetapi Utsman ditetapkan sebagai khalifah ketika Ali menolak sementara Utsmanmenyetujui.Tampak bahwa yang rancu bagi Anda adalah anggapan Anda bahwa huruf 
‘athaf 
 diantara
istathla’a ra`ya an-nâs
 –ia mengeksplorasi pendapat masyarakat-“ dan “
istaqarra ar-ra’yu ‘alâutsmân khalîfatan
 –telah tetap pendapat pada Utsman sebagai khalifah-“. Anda menganggapbahwa huruf 
al-wâwu
 diantara keduanya adalah menunjukkan susunan dan segera terjadi.Padahal masalahnya tidak demikian. Huruf
‘athaf 
 
al-wâ
wu hanya menunjukkan
‘athaf 
 –katasambung-. Jika Anda katakan “
 jâ`a Umarun wa Khâlidun
 –Umar dan Khalid datang-“ bukanberarti bahwa keduanya datang bersama atau segera satu menyusul yang lain. Akan tetapibisa jadi ada jeda waktu diantara keduanya. Yang ini datang sebelum zhuhur sedangkan yangitu datang setelah zhuhur.Begitulah, kalimat yang disebutkan “
istathla’a ra`ya an-nâs
 –ia mengeksplorasi pendapatmasyarakat-“ bisa saja telah selesai pada malam, dan “
istaqarra ar-ra`yu ‘alâ Utsmânkhalîfatan
 –telah tetap pendapat pada Utsman sebagai khalifah-“ terjadi pada waktu fajar setelah shalat Subuh dan setelah ditanyakan kepada Ali dan Utsman.Untuk menjelaskan apa yang terjadi, kami katakan:“Abdurrahman mengeksplorasi pendapat masyarakat” dan ia mendapati masyarakatmenginginkan Ali jika Ali setuju atas syarat mereka, dan jika tidak maka Utsman jikadia setuju terhadap syarat-syarat mereka …Setelah itu Abdurrahman berkata: “maka panggilkan untukku Ali dan Utsman”, lalu iamenyodorkan kepada Ali syarat tersebut dan Ali tidak setuju. Kemudian iamenyodorkannya kepada Utsman dan ia setuju…Setelah itu maka hasilnya “
wa istaqarra ar-ra’yu ‘alâ Utsmân khalîfatan
 –dan telahtetap pendapat pada Utsman sebagai khalifah.”Saya berharap masalah tersebut telah jelas. Saudaramu

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->