kekasih di malam by azisalanas
Aku Adalah Puisi biduk di langit masih kering tertawamelihat aku yang tetap bercumbu dengan khayalmenari kata dalam balutan puisimembingkaikan rasa dalam bait puisi adalah akuaku bercinta dengan katadan merangkai menjadi satu kenangan indahdekapan kalimat panjang membuai mesra dirikukutemukan ada detak lemah setiaMet Malam Cinta
Cinta memanggilkuSegera kuberlari meghampiriMeski harus kutempuh jalan berbatu dan berlikuKan kuserahklan dirikedalam rangkulan sayap2nyaSekalipun duri2 yg bersemayam dibalik sayapnyaakan melukaikuKu bisikan cintaMungkin cinta kan membawakuterbang tinggi ke kumpulan bintang2 Namun dia juga akan mencabik2Satu nafas terhembus adalah kataAngan, debur, dan emosi tercampur Dalam jubah terpautanTangan kita terikat... bibir kita menyatuMaka setiap apa yang terucapAdalah sabda pandita ratuDi luar itu pasirDi luar itu debuHanya pasir meniup saja lalu hilangTerbang tak adaTapi kita tetap menariTarian cuma kita yang tahuJiwa ini adalah tanduDuduk saja
Leave a Comment