(
A
dvokasi
R
ehabilitasi
IM
unisasi
A
qidah yang
T
erpadu
E
fektif &
A
ktual)
Setelah kami bisa menghadirkan berbagai penemuan yang ditulisan dengan judulyang sama dibagian pertama, maka berikutnya akan disampaikan sesuatu hal yangtidak kalah menariknya dengan tulisan dibagian pertama. Pada bagian tulisankedua ini kita lebih mengkhususkan bagaimana pengakuan seorang mantanmisionaris dan lembaga misi dimana ia mengabdi, telah melakukan sesuatu halyang telah banyak berdusta, tidak hanya kepada umat Islam, tapi juga kepadaumat kristiani sendiri.Jika saja ARIMATEA tidak bisa membuktikan semua apa yang disampaikan dalambentuk visual (sudah di VCD kan), maka mungkin kita tidak akan pernahmempercayainya. Apalagi umat kristiani lebih tidak percaya. Namun karenaARIMATEA selalu mau mendengar siapapun yang menyampaikan suatu informasi,kemudian ARIMATEA membuktikan dengan cara melakukan penyelidikan. Ternyatasebagian besar informasi/pengaduan yang ARIMATEA terima pada umumnyabanyak benarnya.Tapi mungkin lain ketika pengaduan disampaikan kepada pihak lainnya, sekalipunkepada yang sudah dianggap tokoh atau Ormas, pada umumnya tidak melakukantindaklanjut. Ini bagian dari pengalaman ARIMATEA ketika kedatangan seseorangyang mengadu, hampir semua mengeluh, menurutnya hampir semua tokoh/Ormasseolah tidak percaya atas pengaduannya. ARIMATEA melihat fenomena sikap tokoh(sebagian besar umat islam) bukan sekedar tidak perduli atau tidak percaya,namun para tokoh/Ormas tsb tidak faham apa yang harus dilakukan atas laporantsb atau mungkin maunya gampang saja: Kalau memberikan informasi plussekalian berikan bukti, baru mau perduli/ bergerak.Kembali ke pembahasan dari tema diatas, berikut ini kami tampilkan pengakuanPaulus F. Tengker, seorang mantan misionaris yang telah masuk Islam.Pengakuannya tsb itu beberapa tahun lalu telah dimuat dalam situs
Swaramuslim.net
. Atas pengakuan tersebut, ARIMATEA melakukan konfirmasikandengan berbagai cara, ternyata Paulus F Tengker benar adanya. Paulus F. Tengkeryang berasal dari Surabaya. Surabaya merupakan salah satu wilayah yang menjaditanggungjawabnya. Dari penelusuran ARIMATEA, Paulus F. Tengker valid mantanmisionaris yang terlibat mencetak ustadz-ustadz palsu.Berikut kutipan dari pengakuan Paulus F. Tengker
:
Saya dilahirkan di Manado 31 tahun yang lalu, nama saya Paulus F. Tengker.Keluarga saya dilahirkan dalam tradisi keluarga penganut Kristen yang fanatik. Ayah seorang Pendeta Gereja Pantekosta, kakak wanita saya tertua menikah
1
Dalam situs Swaramuslim.net kesaksian Paulus F. Tengker ini berjudul “Kesaksian lain Mantan Gembala Gereja dan PenginjilYang Masuk Islam”, November 2003.
www.arimateapusat.blogspot.com Penyusun ; Diki Candra – Sekjen ARIMATEA
- 2
Add a Comment