Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SOP Pengelolaan Laboratroium IPA

SOP Pengelolaan Laboratroium IPA

Ratings: (0)|Views: 734 |Likes:
Published by Rofa Yulia Azhar
Standar Oprasional Prosedur Pengelolaan Laboratorium
Standar Oprasional Prosedur Pengelolaan Laboratorium

More info:

Published by: Rofa Yulia Azhar on Mar 03, 2014
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/11/2014

pdf

text

original

 
 
SOP (Standar Oprasional Prosedur) Laboratorium IPA Tahun 2014 SMA Rofa Yulia Azhar BAB I Standar Operasional Prosedur Laboratorium IPA
Pasal 1 Definisi Standar Operasional Prosedur Laboratorium IPA
Standar operasional prosedur laboratorium IPA (selanjutnya disingkat SOP) adalah suatu set instruksi yang memiliki kekuatan sebagai suatu petunjuk yang mengikat. Hal ini mencakup hal-hal yang memiliki suatu prosedur pasti atau terstandardisasi tanpa kehilangan keefektifannya.
Pasal 2 Tujuan Standar Oprasional Prosedur Laboratorium IPA
1.
 
Sebagai pedoman dalam menjalankan fungsi laboratorium IPA sesuai dengan tujuannya. 2.
 
Menjaga konsistensi dan kinerja pengurus laboratorium IPA. 3.
 
Memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari para pengurus yang terkait laboratorium IPA. 4.
 
Menghindari kemungkinan terjadinya kesalahan, kegagalan, keraguan, duplikasi dan inefisiensi dalam menjalankan fungsi laboratorium IPA. 5.
 
Sebagai dasar hukum bila terjadi penyimpangan terhadap tugas dan wewenang. 6.
 
Mengevaluasi hambatan dan kendala yang ditemukan dalam menjalankan laboratorium IPA.
Pasal 3 Pelanggaran Standar Operasional Prosedur Laboratorium IPA
1.
 
Setiap pelanggaran yang dilakukan secara sadar maupun tidak sadar akan mendapatkan sanksi yang telah tercantum dalam SOP. 2.
 
Sanksi terhadap pelanggaran yang belum tercantum pada SOP, ditentukan selanjutnya  berdasarkan musyawarah mufakat pengurus laboratorium IPA.
 
 
BAB II LABORATORIUM IPA
Pasal 4 Definisi Laboratorium IPA
1.
 
Laboratorium IPA (disingkat lab IPA) adalah tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan tersebut secara terkendali. 2.
 
Laboratorium IPA yang dimaksud pada ayat 1 meliputi laboratorium kimia, fisika dan  biologi.
Pasal 5 Fungsi Lab. IPA
1.
 
Sebagai tempat berlatih siswa untuk mengembangkan keterampilan intelektual melalui kegiatan pengamatan, pencatatan dan pengkaji gejala-gejala alam. 2.
 
Mengembangkan keterampilan motorik siswa. Siswa akan bertambah keterampilannya dalam mempergunakan alat-alat media yang tersedia untuk mencari dan menemukan kebenaran. 3.
 
Memberikan dan memupuk keberanian untuk mencari hakekat kebenaran ilmiah dari sesuatu objek dalam lingkungn alam dan sosial. 4.
 
Memupuk rasa ingin tahu siswa sebagai modal sikap ilmiah seseorang calon ilmuan. 5.
 
Membina rasa percaya diri sebagai akibat keterampilan dan pengetahuan atau penemuan yang diperolehnya.
Pasal 6 Penggunaan Lab. IPA
1.
 
Lab. IPA digunakan hanya untuk pembelajaran yang sesuai dengan definisi dan tujuan didirikannya. Hal ini telah termaktub pada pasal 1 dan pasal 2. 2.
 
Lab. IPA dilarang untuk digunakan sebagai ruang kelas, ruang pertemuan, ruang  penyimpanan barang, dll. Laboratorium IPA hanya digunakan sesuai dengan peruntukannya.
Pasal 7 Sanksi Bagi Penyalahgunaan Pemakaian Lab. IPA
1.
 
Pihak yang menyalahgunakan pemakaian lab. IPA dibagi ke dalam tiga kriteria: a.
 
Pelanggaran ringan: memakai ruang laboratorium IPA untuk keperluan bersama yang  penting dan mendesak, bertujuan untuk kebaikan, bersifat sementara dan tidak
 
 mengganggu kegiatan belajar mengajar. Contoh: ruang laboratorium digunakan untuk ruang rapat atau ruang pertemuan.  b.
 
Pelanggaran sedang: memakai ruang lab. IPA untuk kepentingan suatu golongan atau secara sepihak menggunakan laboratorium di luar peruntukkannya sehingga menganggu kegiatan belajar mengajar di dalam laboratorium. Contoh: ruang laboratorium digunakan untuk penyimpanan barang dalam jangka waktu cukup lama. c.
 
Pelanggaran berat: memakai ruang laboratorium dengan maksud untuk menghilangkan fungsi dasar dari laboratorium IPA. Contoh: ruang laboratorium digunakan sebagai ruang kelas. 2.
 
Sansi bagi pelanggar pemakaian lab. IPA dibagi ke dalam tiga kriteria: a.
 
Pelanggaran ringan: mendapat teguran dan membayar uang denda Rp.150.000.  b.
 
Pelanggaran sedang: mendapat teguran dan membayar uang denda Rp.50.000/hari. c.
 
Pelanggaran berat: mendapat teguran dan membayar uang denda Rp.100.000/hari.
BAB III Struktur Organisasi Laboratorium IPA
Pasal 8 Definisi Struktur Organisasi Lab. IPA
Struktur organisasi lab. IPA adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta posisi yang ada pada organisasi laboratorium IPA dalam menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai tujuan yang di harapakan dan di inginkan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->