• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
ISSN 1410-4628BULETIN STUDI EKONOMI Volume 13 Nomor 1 Tahun 2008
 1
TOTAL QUALITY MANAGEMENT 
SEBAGAI PERANGKAT MANAJEMEN BARU UNTUK OPTIMISASIKetut Suardhika Natha
 Jurusan Ilmu EkonomiFakultas Ekonomi, Universitas Udayana, Denpasar 
ABSTRAK
Permasalahan optimalisasi bukanlah perkara yang mudah. Untuk meraih suatu peraihanyang optimal, perusahaan berusaha sekuat tenaga dengan memberdayakan sumber daya yangdimiliki. Secara matematis, nilai yang ingin diraih secara optimum oleh perusahaan, dirumuskandengan nilai
= total revenue – total cost 
. Secara nyata, pencapaian nilai yang optimalmelibatkan berbagai macam strategi, yang tidak semata mata mengandalkan produk dan hargayang bernaung di bawah departemen pemasaran perusahaan, tetapi keseluruhan elemen dariperusahaan tersebut. Pendekatan
Total Quality Management 
adalah salah satu upaya untuk meraih nilai yang optimal dengan melibatkan keseluruhan unsur perusahaan, di bawah satu visibersama. Proses kerja yang lebih efektif dan efisien, diikuti oleh sumber daya manusia yangberkompeten dengan loyalitas dan daya juang yang tinggi, akan menghasilkan peningkatankinerja yang berujung pada kepuasan konsumen.Kata kunci:
Total Quality Management 
, optimisasi
THE TOTAL QUALITY MANAGEMENT AS A NEW MANAGEMENTFRAMEWORK FOR OPTIMAZATIONABSTRACT
The problem of optimization is not a simple task. Reaching the highest objective of thecompany which is optimum result or optimum profit, the company will bring all of its forceincluding human resource and others, to battle in the war of business. Scientific calculationformulated the value that will be reached by the company is equal to value = total revenue –total cost. By the following days, in a real life, to reach optimum result, company will conductcertain strategies which are not only prizing and product strategy, but involving all divisions of the company. The Total Quality Management is the answer to reach the goal. Total QualityManagement requires the strength of each company divisions, human resources and otherresources working together under one vision. The result will be a good working life, a betterproduct and satisfied costumers.Key words:
Total Quality Management,
optimalization
1. PENDAHULUAN
Optimisasi ialah suatu proses untuk mencapai hasil yang ideal atau optimal(nilai efektif yang dapat dicapai). Dalamdisiplin matematika optimisasi merujuk pada studi permasalahan yang mencobauntuk mencari nilai minimal atau maksimaldari suatu fungsi nyata. Untuk dapatmencapai nilai
optimal,
baik minimalmaupun maksimal tersebut, secarasistimatis dilakukan pemilihan nilaivariabel integer atau nyata yang akanmemberikan solusi optimal.
 
Perusahaandalam menjalankan kegiatan usahanyaberusaha untuk mencapai laba yangoptimum demi kelangsungan hidup
 
ISSN 1410-4628BULETIN STUDI EKONOMI Volume 13 Nomor 1 Tahun 2008
 2
perusahaan dan perkembangan perusahaanitu sendiri. Hal ini dapat dilihat daripersamaan nilai =
total revenue – total cost 
.Memaksimumkan persamaan tersebutadalah perkara yang kompleks karenamencakup faktor-faktor penentupenerimaan, biaya, dan tingkat diskontountuk setiap tahunnya pada masa yang akandatang. Penerimaan total (TR) suatuperusahaan secara langsung ditentukan oleh jumlah produk yang dijual dan harga jualnya sehingga sangatlah penting untuk memikirkan elemen bauran pemasaran dan
bargaining power 
dalam hal harga. Hal inisebagai pembuktian bahwa sangat sulit bagimanajemen untuk mengambil suatukeputusan manajerial untuk mencapai labaoptimal. Untuk keputusan sehari-hari teknik optimisasi parsial sering digunakan, yanglebih terfokus pada departemen-departemenyang ada di perusahaan. Di samping itu,penerapan teknik optimisasi parsial ininyatanya adalah teknik yang paling seringdigunakan.Dewasa ini di tengah perkembanganteknologi, menjamurnya perusahaan-perusahaan baru, dan bermunculannyakonsumen yang lebih kritis menimbulkanpermasalahan baru bagi perusahaan dalamhal optimisasi:(1)
 
tuntutan konsumen terhadap barangyang semakin bermutu(2)
 
adanya tendensi kurangnya kesetiaankonsumen terhadap suatu produk (3)
 
kemampuan perusahaan pesaingsebagai
 follower 
menyebabkankeberanian mereka untuk mengadakanserangan terbuka dalam periklanan(4)
 
persaingan harga yang mulai tidak sehatHal ini tentu saja sangat menyulitkanperusahaan ketika hanya berkutat padapermainan harga dan produk 
mix.
 Optimisasi yang diperlukan tentu saja tidak hanya melibatkan elemen produk 
mix
yangbernaung di bawah manajer pemasaran,tetapi melibatkan keseluruhan elemenperusahaan itu sendiri.Solusi terbaik untuk optimisasiperusahaan dalam kondisi demikiankerasnya persaingan serta semakin besarnyakonsumen
 power 
dalam membuat pilihan,bahkan harga adalah
Total Quality Manajemen
. Hal ini merupakan rombakandari keseluruhan elemen perusahaan dengansatu visi bersama, sikap saling memiliki,dan kecintaan terhadap perusahaan. Aluryang akan dicapai adalah sebagai berikut.Proses kerja yang efektif dan efisiendiikuti oleh SDM yang berkompeten danmemiliki loyalitas dan daya juang yangtinggi. Berikutnya peningkatan kinerja danberakhir pada kepuasan konsumen. Ketikakepuasan konsumen tercapai akan terjadipeningkatan pembelian secara
multiply
 mengingat konsumen adalah
marketer 
 produk yang baik dan meningkatkan
totalrevenue
.
Total Quality Management
Perkembangan mutu terpadu padamulanya sebagai suatu sistemperkembangan di Amerika Serikat. Buahpikiran mereka pada mulanya kurangdiperhatikan oleh masyarakat, khususnyamasyarakat bisnis. Namun, beberapa darimereka merupakan pemegang kunci dalampengenalan dan pengembangan konsepmutu. Sejak 1980 keterlibatan merekadalam manajemen terpadu telah dihargai diseluruh dunia. Adapun konsep-konsepmereka tentang mutu terpadu secara garisbesar dapat dikemukakan berikut ini.1. F.W. Taylor (1856-1915)Seorang insiyur mengembangkan satuseri konsep yang merupakan dasar daripembagian kerja (
devision of work 
).Analisis dengan pendekatan gerak danwaktu (
time and motion study
) untuk pekerjaan manual memperoleh gelar“Bapak Manajemen Ilmiah” (
The Father of Scientific Management 
). Dalam bukunyatersebut Taylor menjelaskan beberapaelemen tentang teori manajemen, yaitusebagai berikut.-
 
Setiap orang harus mempunyai tugasyang jelas dan harus diselesaikan dalamsatu hari-
 
Pekerjaan harus memiliki peralatan yangstandar untuk menyelesaikan tugas yangmenjadi bagiannya.-
 
Bonus dan intensif wajar diberikankepada yang berprestasi maksimal.
 
ISSN 1410-4628BULETIN STUDI EKONOMI Volume 13 Nomor 1 Tahun 2008
 3
-
 
Penalti yang merupakan kerugian bagipekerjaan yang tidak mencapai sasaranyang telah ditentukan (
 personal loss
).Taylor memisahkan perencanaan dariperbaikan kerja. Dengan demikian, diamemisahkan pekerjaan dari tanggung jawabuntuk memperbaiki kerja.2. Shewart (1891-1967)Seorang ahli statistik yang bekerja pada“Bell Labs” selama periode 1920-1930.Dalam bukunya
The Economic Control of Quality Manufactured Products
, diperolehsuatu kontribusi yang menonjol dalamusaha untuk memperbaiki mutu baranghasil pengolahan. Dia mengatakan bahwavariasi terjadi pada setiap segi pengolahandan variasi dapat dimengerti melaluipenggunaan alat statistik yang sederhana.Sampling dan probabilitas digunakan untuk membuat
control chart 
untuk memudahkanpara pemeriksa mutu, untuk memilihproduk mana yang memenuhi mutu dantidak. Penemuan Shewhart sangat menarik bagi Deming dan Juran, yaitu kedua sarjanaahli dalam bidang statistik.3. Edward DemingLahir tahun 1900 dan mendapat Ph. D.pada 1972 sangat menyadari bahwa ia telahmemberikan pelajaran tentang pengendalianmutu secara statistik kepada para insinyurbukan kepada para manajer yangmempunyai wewenang untuk memutuskan.Katanya “Quality is not determined on theshop floor but in the executive suite”. Pada1950 beliau diundang oleh “The Union toJapanese Scientists and Engineers (JUSE)”untuk memberikan ceramah tentang mutu.Pendekatan Deming dapat disimpulkansebagai berikut.-
 
Quality is primarily the result of seniormanagement actions and not the results of actions taken by workers.-
 
The system of work that determines howwork is performed and only managers cancreate system.-
 
Only manager can allocate resources,provide training to workers, select theequipment and tools that worekers use,and provide the plant and environmentnecessary to achieve quality.-
 
Only senior managers determine themarket in which the firm will participateand what product or service will besolved.Hal ini berarti bahwa tanpa keterlibatanpimpinan secara aktif tidak mungkintercapai manajemen mutu terpadu.4. Prof. JuranIa mengunjungi Jepang pada tahun1945. Di Jepang Juran membantu pimpinanJepang di dalam menstrukturisasi industrisehingga mampu mengekspor produk kepasar dunia. Ia membantu Jepang untuk mempraktikkan konsep mutu dan alat-alatyang dirancang untuk pabrik ke dalamsuatu seri konsep yang menjadi dasar bagisuatu “management process” yang terpadu.Juran mendemonstrasikan tiga prosesmanajerial untuk mengelola keuangan suatuorganisasi yang dikenal dengan trilogiJuran, yaitu
 finance planning, financialcontrol, financial improvement 
. Adapunperincian trilogi itu sebagai berikut.-
 
Quality planning
, yaitu suatu proses yangmengidentifikasi pelanggan dan prosesyang akan menyampaikan produk dan jasa dengan karakteristik yang tepat dankemudian mentransfer pengetahuan ini keseluruh kaki tangan perusahaan gunamemuaskan pelanggan.-
 
Quality control
, yaitu suatu proses dimana produk benar-benar diperiksa dandievaluasi, dibandingkan dengankebutuhan-kebutuhan yang diinginkanpara pelanggan. Persoalan yang telahdiketahui kemudian dipecahkan, misalnyamesin-mesin rusak segera diperbaiki.-
 
Quality improvement 
, yaitu suatu prosesdi mana mekanisme yang sudah mapandipertahankan sehingga mutu dapatdicapai berkelanjutan. Hal ini meliputialokasi sumber-sumber, menugaskanorang-orang untuk menyelesaikan proyek mutu, melatih para karyawan yangterlibat dalam proyek mutu, dan padaumumnya menetapkan suatu strukturpermanen untuk mengejar mutu danmempertahankan apa yang telah dicapaisebelumnya.Uraian tokoh-tokoh mutu di atas sekadarmenggambarkan secara singkat saja. Masihbanyak sarjana di bidang mutu yang tidak 
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...