Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
140Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
GASTRULASI

GASTRULASI

Ratings: (0)|Views: 26,181|Likes:
Published by adnan_unm3177
Pembentukan lapisan lembaga pada embrio
Pembentukan lapisan lembaga pada embrio

More info:

Published by: adnan_unm3177 on Oct 15, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/26/2013

pdf

text

original

 
1
GASTRULASI
AdnanJurusan Biologi FMIPA UNM, 2009
A.
 
PENGERTIAN
Gastrulasi adalah suatu proses yang dinamis, dimana berlangsung migrasi sel-selatau lapisan sel-sel secara terintegrasi yang dilakukan melalui berbagai macam gerakan-gerakan morfogenik. Seiring dengan berlangsungnya gastrulasi, juga berlangsung prosesdifferensiasi. Migrasi sel-sel atau lapisan sel-sel selama gastrulasi dimaksudkan untuk:a.
 
Menempatkan area perspektif endoderem ke dalamb.
 
Membungkus embrio dengan perspektif ektoderemc.
 
Menempakan mesoderem diatara endoderem dan ektoderemd.
 
Membentuk arkenteron, bakal saluran pencernaan primitif Adanya migrasi sel-sel tersebut, menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan mikrodan menyebabkan terjadinya perubahan perilaku sel-sel atau kumpulan sel-sel, sehinggamerangsang sel-sel yang bersangkutan untuk melakukan proses differensiasi. Hasilproses diffrensiasi sel tersebut menyebab kan terbentuknya lapisan ektoderem,endoderem, dan mesoderem. Ketiga lapisan tersebut dinamakan lapisan lembaga.Karena yang terbentuk ada tiga lapisan lembaga, maka dinamakan triploblastik, misalnyapada ayam, sapi, dan manusia. Beberapa jenis hewan pada masa perkembanganembrionalnya hanya membentuk dua lapisan lembaga, yaitu ektoderem dan endoderem.Karena hanya dua lapisan lembaga yang terbentuk, maka dinamakan diploblastik,misalnya porifera dan coelenterate. Ketiga lapisan lembaga di atas merupakan lapisanlembaga yang bersifat seluler dan pada tahap perkembangan selanjutnya akanmenghasilkan berbagai tipe jaringan atau organ yang menyusun tubuh suatu organisme.B.
 
GERAKAN MORFOGENIKBerbagai jenis gerakan-gerakan morfogenik yang terlibat selama berlangsungnyagastrulasi antara lain epiboli, invaginasi, evaginasi, involusi, ingresi, poliinvaginasi,konkresensi, dan gerakan amuboid.
 
2a.
 
Epiboli adalah pergerakan lapisan epithelium (ektoderem) membungkunbagian embrio yang lain. Invaginasi adalah pelipatan lapisan sel dari luarke dalam , misalnya pembentukan arkenteron pada amphioxus. Evaginasiadalah pelipatan lapisan dari dalam ke luar, misalnya eksogastrula.Involusi adalah pelentikan sel-sel dari lapisan luar yang menyebar danmasuk ke bagian dalam, misalnya penyebaran sel-sel luar kea rahblastophorus amphibian. Ingresi adalah migrasi sel-sel secara sendiri-sendiri dari permukaan ke dalam, misalnya pembentukan mesenkimprimer pada blastula bintang laut. Delaminasi adalah pemisahan lapisansel dari suatu lapisan tunggal, misalnya pembentukan lapisan hipoblaspada embrio ayam. Konkresensi atau konvergensi adalah pembelahanyang serentak dan diikuti dengan pergerakan secara terkoordinasi,misalnya pembentukan primitive streak pada mbria ayam. Gerakanamuboid adalah migrasi sel-sel sebagai suatu individu tunggal ,. Misalnyamigrasi sel-sel neural crest.Beberapa kejadian-kejadian penting selama berlangsungnya gastrulasi, yaitu:a.
 
Reorganisasi sel-sel atau kelompok sel akibat gerakan-gerakanmorfogenik.b.
 
Ritme pembelahan sel menurunc.
 
Tumbuh tidak nyata, kalaupun ada sedikit sekali.d.
 
Metabolisme berubah corak, oksidasi menjadi lebih intensif e.
 
Peran inti menjadi lebih aktif dalam mengontrol aktivitas sel-selembrio. Peran kromosom induk menjadi lebih nyata.f.
 
Sintesis protein-protein baru yang sebelumnya belum terdapat didalam sel telur.
C.
 
GASTRULASI1.
 
Gastreulasi Asterias
Gastrulasi pada asetrias melibatkan gerakan-gerakan morfogenik terutamainvaginasi atau pelipatan ke dalam. Invaginasi menyebabkan terbentuknya epiblast danhypoblast. Epiblas kelak akan membentuk ektoderem, terutama epidermis dan hypoblast
 
3akan mendindingi saluran pencernaan makanan. Hasil invaginasi ini juga menyebabkanterbentuknya rongga baru yang disebut rongga gastrocoel atau rongga arkenteron,sedangkan rongga blastula atau blastocoel secara bertahap tereliminasi. Lubang yangmenghubungkan arkenteron ke luar disebut blastoporus dan kelak berkembang menjadianus. Pada puncak hypoblast terlepas sel-sel mesenkim sekunder bakal mesoderem dankelak akan berkembang menjadi rangka utama (gambar 9.1)Gambar 9.1. Gastrulasi pada Asterias (Carlson, 1988)Pada stadium gastrula lebih lanjut, invaginasi telah berlangsung lebih jauh kea rah kutubanima (lihat gambar 9.1 B dan C) dan membentuk keeping anima yang merupakantempat tumbuhnya apical tuft atau umbul-umbul silia. Pada saat itu gastrula memilikitiga macam lapisan lembaga, yaitu ektoderem, endoderem, dan mesoderem. Padastadium perkembangan lebih lanjut arkentron akan menyentuh ektoderem dan pada

Activity (140)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Suma Budoeh liked this
Novie Luph Bie liked this
Emdahlia Usman liked this
Fasa Aditya liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->