Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Paper EP

Paper EP

Ratings:
(0)
|Views: 572|Likes:
Published by v3tyas

More info:

Published by: v3tyas on Oct 16, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/17/2012

pdf

text

original

 
3
PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN DAN DAMPAK HUTANGLUAR NEGERI TERHADAP PEREKONOMIAN
I. PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang
Indonesia sebagai negara yang sedang membangun, ingin mencoba untuk dapatmembangun bangsa dan negaranya sendiri tanpa memperdulikan bantuan dari negaralain. Namun ternyata Indonesia sulit untuk terus bertahan ditengah derasnya lajuglobalisasi yang terus berkembang dengan cepat tanpa mau menghiraukan bangsa yanglain yang masih membangun. Dalam kondisi seperti ini, Indonesia akhirnya terpaksamengikuti arus tersebut, mencoba untuk membuka diri dengan berhubungan lebih akrabdengan bangsa lain demi menunjang pembangunan bangsanya terutama dari sendiekonomi nasionalnya.Pada satu titik tertentu, perekonomian Indonesia akhirnya runtuh oleh terjangankrisis ekonomi yang melanda secara global di seluruh dunia. Utang luar negeri turutmendukung terjadinya krisis ekonomi di Indonesia pada pertengahan tahun 1997. Padadasarnya, dalam proses pelaksanaan pembangunan ekonomi di negara berkembangseperti di Indonesia, akumulasi utang luar negeri merupakan suatu gejala umum yangwajar. Bagi negara berkembang termasuk Indonesia, pesatnya aliran modal merupakankesempatan yang bagus guna memperoleh pembiayaan pembangunan ekonomi.Dimana pembangunan ekonomi yang sedang dijalankan oleh pemerintah Indonesiamerupakan suatu usaha berkelanjutan yang diharapkan dapat mewujudkan masyarakatadil dan makmur sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945, sehingga untuk dapatmencapai tujuan itu maka pembangunan nasional dipusatkan pada pertumbuhan
 
3
ekonomi. Namun karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki (tercermin padatabungan nasional yang masih sedikit) sedangkan kebutuhan dana untuk pembangunaanekonomi sangat besar. Maka cara untuk mencapai pertumbuhan ekonomi itu adalahdengan berusaha meningkatkan investasi. Pada pertengahan dekade 1980-an, modalasing yang masuk ke Indonesia masih didominasi oleh investasi langsung atau penanaman modal asing (PMA) dan pinjaman luar negeri (terutama pinjaman pemerintah). Baru setelah pemerintah melakukan deregulasi di sektokeuangan/perbankan yang dimulai sejak awal 1980-an, yang antara lain membuatsektor tersebut, termasuk pasar modal, berkembang dengan pesat, arus modal swasta jangka pendek dari luar negeri mulai mengalir ke dalam negeri.
2.Perumusan Masalah
Pembangunan ekonomi merupakan tahapan proses yang mutlak dilakukan olehsuatu bangsa untuk dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan seluruh rakyat bangsa tersebut. Pembangunan ekonomi suatu negara tidak dapat hanya dilakukan dariseluruh rakyatnya untuk membangun, tetapi lebih dari itu harus didukung pula olehketersediaan sumberdaya ekonomi, baik sumberdaya alam; sumberdaya manusia; dansumberdaya modal, yang produktif. Namun ada negara yang memiliki kelimpahan pada jenis sumberdaya ekonomi tertentu, ada pula yang kekurangan.
 Sehingga disini kami membahas apa yang perlu untuk pembiayaan dalam pembangunan perekonomianuntuk memenuhi kekurangan pada beberapa sumberdaya tersebut terutama dalam sumberdaya ekonomi?
Sedangkan,pertumbuhan ekonomi
(economic growth)
mengukur prestasi dari perkembangan sesuatu perekonomian. Dalam analisis makroekonomi tingkat pertumbuhan ekonomi yang dicapai suatu negara diukur dari perkembangan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil yang dicapai suatu negara (Sadono
 
3
Sukirno, 1999). Guna mencapai tingkat perekonomian tertentu dalam sistem perekonomian terbuka, peranan pemerintah amat diperlukan. pertumbuhan ekonomi diIndonesia dalam hubungannya dengan utang luar negeri (
 foreign debt 
) dan penanamanmodal asing (PMA). Pembangunan ekonomi di Indonesia ditopang dari sumber-sumber dana dari dalam negeri dan luar negeri. Pembiayaan dari luar negeri berasal dari penanaman modal asing dan utang yang diperoleh dari lembaga-lembaga internasionaldan negara-negara sahabat baik dalam rangka bilateral maupun multilateral.
 Sehinggadalam paper ini juga membahas tentang berbagai dampak dari hutang Luar Negeri terhadap pertumbuhan perekomian khususnya di Indonesia?
II. PEMBAHASAN
1.SUMBER PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN NASIONAL
Pada banyak negara dunia ketiga, yang umumnya memiliki tingkat kesejahteraanrakyat yang relatif masih rendah, mempertinggi tingkat pertumbuhan ekonomimemang sangat mutlak diperlukan untuk mengejar ketertinggalan di bidang ekonomidari negara-negara industri maju. Oleh karena masih relatif lemahnya kemampuan partisipasi swasta domestik dalam pembangunan ekonomi, mengharuskan pemerintahuntuk mengambil peran sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi nasional.Seolah-olah segala upaya dan strategi pembangunan difokuskan oleh pemerintahuntuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi yangrelatif tinggi dari tahun ke tahun. Sehingga, seringkali hal tersebut dilakukan melebihikemampuan dan daya dukung sumberdaya ekonomi di dalam negeri yang tersedia pada waktu itu. Sumberdaya modal merupakan sumberdaya ekonomi yang palingsering didatangkan oleh pemerintah negara-negara sedang berkembang untumendukung pembangunan nasionalnya. Hal ini terjadi karena adanya keterbatasan

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dedy Al-Riyaghi liked this
Yessi Damanik liked this
Yan Sulaba liked this
Yan Sulaba liked this
Rangga Herlanika liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->