(2.169 meter) danGunung Liman(2.563 meter). Pada koridor tengah terdapat kelompok Anjasmoro dengan puncak-puncaknyaGunung Arjuno(3.239 meter),Gunung Welirang(3.156
meter),Gunung Anjasmoro(2.277 meter),Gunung Wayang(2.198 meter),Gunung Kawi(2.681
meter), danGunung Kelud(1.731 meter); pegunungan tersebut terletak di sebagian KabupatenKediri, Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, danKabupaten Jombang. Kelompok Tengger memiliki puncak Gunung Bromo(2.192 meter) danGunung Semeru(3.676 meter).Semeru, dengan puncaknya yang disebut
adalahgunung tertinggi diPulau Jawa. Di daerahTapal Kudaterdapat dua kelompok pegunungan:
Pegunungan Iyangdengan puncaknyaGunung Argopuro(3.088 meter) danPegunungan Ijen
dengan puncaknyaGunung Raung(3.332 meter).Pada bagian selatan terdapat rangkaian perbukitan, yakni dari pesisir pantai selatanPacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, hingga Malang.Pegunungan Kapur Selatan merupakan kelanjutan dari rangkaianPegunungan SewudiYogyakarta.
Jumlah penduduk Jawa Timur pada tahun2005adalah 37.070.731 jiwa, dengankepadatan 774 jiwa/km2. Kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak adalahKabupaten Malang, sedang kota dengan jumlah penduduk terbanyak adalahKota Surabaya.Laju
pertumbuhan penduduk adalah 0,59% per tahun (2004).Mayoritas penduduk Jawa Timur adalahSuku Jawa, namun demikian, etnisitas di JawaTimur lebih heterogen. Suku Jawa menyebar hampir di seluruh wilayah Jawa Timur daratan.Suku Maduramendiami diPulau Maduradan daerahTapal Kuda(Jawa Timur bagian timur),
terutama di daerah pesisir utara dan selatan. Di sejumlah kawasan Tapal Kuda, Suku Madura bahkan merupakan mayoritas. Hampir di seluruh kota di Jawa Timur terdapat minoritas SukuMadura, umumnya mereka bekerja di sektor informal.Suku Tengger , konon adalah keturunan pelarian Kerajaan Majapahit, tersebar diPegunungan Tengger dan sekitarnya.Suku Osingtinggal di sebagian wilayah KabupatenBanyuwangi.Orang Samintinggal di sebagian pedalaman Kabupaten Bojonegoro.Selain penduduk asli, Jawa Timur juga merupakan tempat tinggal bagi para pendatang.OrangTionghoaadalah minoritas yang cukup signifikan dan mayoritas dibeberapa tempat,diikuti denganArab; mereka umumnya tinggal di daerah perkotaan.Suku Bali juga tinggal di
sejumlah desa di Kabupaten Banyuwangi. Dewasa ini banyak ekspatriat tinggal di Jawa Timur,terutama di Surabaya dan sejumlah kawasan industri lainnya.Bahasa Indonesiaadalah bahasa resmi yang berlaku secara nasional, namun demikianBahasa Jawadituturkan oleh sebagian besar Suku Jawa. Bahasa Jawa yang dituturkan di JawaTimur memiliki beberapa dialek/logat. Di daerah Mataraman (eks-Karesidenan Madiun danKediri), Bahasa Jawa yang dituturkan hampir sama dengan Bahasa Jawa Tengahan (Bahasa Jawa
Solo-an
). Di daerah pesisir utara bagian barat (Tuban dan Bojonegoro), dialek Bahasa Jawa yangdituturkan mirip dengan yang dituturkan di daerah Blora-Rembang di Jawa Tengah.Dialek Bahasa Jawa di bagian tengah dan timur dikenal dengan
Bahasa Jawa Timuran
,yang dianggap bukan Bahasa Jawa baku. Ciri khas Bahasa Jawa Timuran adalah egaliter, blak- blakan, dan seringkali mengabaikan tingkatan bahasa layaknya Bahasa Jawa Baku, sehingga bahasa ini terkesan
kasar
. Namun demikian, penutur bahasa ini dikenal cukup fanatik dan bangga dengan bahasanya, bahkan merasa lebih akrab. Bahasa JawaDialek Surabayadikenaldengan
Boso Suroboyoan
. Dialek Bahasa Jawa di Malang umumnya hampir sama dengan Dialek Surabaya, hanya saja ada beberapa kata yang diucapkan terbalik, misalnya
mobil
diucapkan
libom
, dan
polisi
diucapkan
silup
; ini dikenal sebagai
Boso Walikan
. Saat ini Bahasa Jawa
3