Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
44Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Strukturalisme

Strukturalisme

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 3,122 |Likes:
Published by Ilham Akhsanu Ridlo

More info:

Categories:Business/Law, Finance
Published by: Ilham Akhsanu Ridlo on Oct 17, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/02/2013

pdf

text

original

 
Strukturalisme, Post-strukturalisme, post-modernisme, post-kolonialismeBagaimana antropolog bersikap?Drs. Iwan Meulia Pirous, M.ABahan teori antropologi.Linguistik Struktural Saussure
Signifier – SignifiedArbitrer Differences
Signifier - Signified dan representasi
A-P-E-L --- konsep APELSignifier --- signified(bunyi apel) --- buah apel.Dengan demikian maka apel selalu me-
representasi
-kan apel yang ideal.
Arbitrer 
A-P-E-L
konsep APELTidak ada sebab khusus bahwa tulisan apel menandakan (signifies) konsep apel.(bunyi apel)
buah apel.Tidak ada sebab khusus antara apel sebagai bunyi bahasa dan apel sesungguhnya.
Difference
Mangga
<bukan>
apel
<bukan>
jambu.Elemen dasar struktur pembentuk bahasa.Bahasa adalah alat representasi ideal.
Jaringan perbedaan-perbedaan (chain of differences)
Menurut Linguistik Saussure, bahasa dibentuk berdasarkan rantai perbedaan-perbedaan yang membentuk jaringan.Mangga
apel
jambukonsep “apel”
ada
karena hubungannya dengan konsep “non-apel”.
Language that speaks us?
Sebagai pemakai bahasa—terlepas dari kemampuan alat artikulasi mencipta bunyi—kita tunduk pada struktur  jaringan tersebut (differences yang membentuk
grammar 
). Kita tidak menciptakan bahasa, melainkanbahasa menciptakan kita. “Language that speaks us” (Heidegger).Bahasa selalu “menunggu” untuk diucapkan.
Strukturalisme Lévi-Strauss
Menggunakan metode linguistik Saussure untuk menginvestigasi kebudayaan.Kebudayaan bisa
direduksi
ke dalam bentuk
oposisi biner 
(0-1).
Anti-humanis.
Untuk memahami struktur, manusia sebagai subjek harus dipisahkan secara radikal darikebudayaan.Tugas antropologi struktural
melakukan investigasi terhadap deep structure.
Oposisi biner 
Elaborasi dari differences.Hubungan
hirarkis
dengan prinsip umum 0-1.0-1 selalu bersifat
berlawanan
, beroposisi.Relasi 0 dan 1 bersifat
natural
,
stabil, objektif 
.
Premis dasar Struktur 
Proses berpikir manusia mengikuti suatu struktur ‘mental’ yang
universal
.Setiap ekspresi budaya memiliki ‘struktur dalam’ (
deep structure
); yangBersifat
elementer 
(mendasar); danterbentuk dari hubungan
oposisi biner yang arbitrer 
.Struktur bekerja di alam
bawah sadar.
 
Analogi orkes simfoni
Seorang struktural-fungsionalis akan datang ke konser musik dan tertarik pada peranan-peranan dan status-status yang membentuk organisasi sosial orkes simfoni.Seorang strukturalis akan meminta partitur dan menginvestigasi
deep structure
lewat susunan nada,aransemen sebagai fakta “matematis”, oposisi biner yang objektif.
Post-Structuralism
Hadir sebagai reaksi atas pisau strukturalisme sinkronis dan anti-humanistis dengan cara..Mengembalikan dimensi
subject
dan
waktu
dalam memahami ‘struktur’.Derrida dan Foucault.
Jaques Derrida
Différance
Différance
dan lokasi maknaDeconstructionTruthIdentity
Différance
Suatu proses bersamaan antara membedakan (
differ 
); dan menunda (
defferal 
) dalam mengerti
meaning.
Teks (dalam artian harafiah) menjadi fokus utama karena merupakan elemen satu-satunya yang memiliki
makna sendiri dan stabil.
Di luar teks, pemahaman akan makna kita terbentuk oleh proses Différance yang membuat multiple meanings,dan (makna) tidak stabil.
Mengerti Différance
Derrida setuju bahwa makna hadir karena
chain of differences, (Saussure),
tapi
 
pemaknaan manusia (sebagai
speaking subject 
) selalu mengalami
penundaan
(
defer 
).Akibatnya pemaknaan
tidak
pernah sampai ke pendengar secara
sempurna
.Konsekuensi, relasi signifier-signified
tidak pernah stabil.Lokasi makna (meaning)
Saussure
makna berada di luar kata (signifier) yaitu dalam alam konseptual dan merupakan hasil konvensikebahasaan.Derrida
makna “yang sesungguhnya” berada dalam kata (bersenyawa). Manusia memperoleh makna tekssecara “aksidental” sebagai sesuatu yang
ambigu
, dan multiple meanings (akibat defferal).Pemaknaan adalah
proses
yang terjadi di jembatan antara 0 dan 1.
Deconstruction
Karena makna tidak pernah sempurna (
floating
), maka konstruksi deep structure selalu bersifat labil, ambigudan temporer.Satu-satunya yang “tersisa” adalah
kata
sebagai unit terkecil yang mendefinisikan diri sendiri (
self-defined
).Apel (kata) – apel (kata).Tugas strukturalisme adalah melakukan
dekonstruksi struktur!Strategi dekonstruksi
Membongkar dan mempertanyakan relasi oposisi biner.Dekonstruksi membuka kemungkinan baru dalam
peristiwa
relasi self – other yang tidak dibahas strukturalisme.Garis putus-putus itulah proses Différance terjadi, yang melibatkan differing dan deferral (suspending).
Ringkasan Derrida
Apa yang manusia ketahui tentang sesuatu adalah representasi dari sesuatu yang lain. (ingat relasi signifier,signified).Namun karena hubungan antara signifier dan signified dan oposisi biner tidak stabil, maka..signifier mempunyai kemungkinan merepresentasikan sesuatu dengan banyak makna, termasuk kemungkinanmerepresentasikan sesuatu yang “tidak hadir”.“representation that do not represent”.
 
Point yang lebih penting lagi..
Oposisi biner tidak mungkin stabil, maka esensi
tunggal
tidak pernah ada.Maka “The Truth” tidaklah kekal, melainkan temporer, ambigu dan multiple meanings.
Michel Foucault
Melihat strukturalisme dalam sejarah.DiscoursePower Truth
Michel Faucoult dan strukturalisme
Faucoult keberatan dengan strukturalisme Saussure yang menekankan pada relasi-relasi difference dalamsistem bahasa untuk memahami tanda.Sejarah yang membentuk umat manusia
bukan
terbangun oleh relasi-relasi difference
kebahasaan
, melainkan
relasi-relasi
antar 
power 
dalam arus
sejarah
.
Language
atau
Discourse
?
Strukturalisme kebahasaan bersifat sinkronis, maka studi bahasa seharusnya bergeser dari language menuju
discourse
.Discourse selalu
kontekstual
dengan penutur-nya.
Discourse dan makna
Faucoult tidak memandang bahwa discourse harus diintepretasi melalui proses pemaknaan.Discouse hadir sebagai dirinya sendiri secara utuh.Terlihat Faucault membawa tradisi Marxisme
melihat bahwa makna-makna itu
ilusif.
Sementara Discourse
Transparan
(bandingkan dengan Derrida dan multiple meanings).
Discourse dan Power.
Konteks terpenting dalam discourse menurut Faucoult adalah
Power 
(kuasa).
Relasi antar power 
tersebut hanya bisa dilihat pada discourse.Baginya, bahasa harus dilihat sebagai
discourse
yang tak terpisahkan dari posisi penutur dan konteks power-nya.
Discourse = produk institusi
Discourse dibentuk oleh
institusi sosial
,
bukan
individu.Karena di situlah kinerja
power 
terlihat.Discourse dan power serta sifatnya yang institusional tersebut mempunyai kekuatan menindas dan mengontrolmasyarakat.Penelitian Faucoult: Penjara, rumah sakit jiwa, surveillance system dan seksualitas dalam arus sejarah.
Power – Knowledge - Truth
Pengetahuan adalah discourse yang berjalan bersama arus sejarah.Sebagai discourse, pengetahuan ilmiah dijaga oleh rezim-rezim akademis di universitas.Maka pengetahuan ilmiah mempunyai kekuatan menindas dengan
otoritas
sebagai satu-satunya “penutur”KEBENARAN (Truth)
Derrida dan Faucoult
Faucoult tidak membongkar struktur oposisi biner secara radikal, tapi memahami kinerja power dalamstrukturalisme.Derrida membongkar struktur oposisi biner.Faucoult lebih menempatkan diri sebagai
Historian structuralist.
Derrida sebagai
Deconstructionist.
Faucoult menolak urusan makna-makna yang menipu.Derrida memperkenalkan multiple meanings.Mana yang lebih radikal?
Post-strukturalisme dan Truth
Derrida
melihat Truth sebagai konstruksi yang bisa dibongkar karena kebenaran hakiki (
the ultimate truth
)hanya ada dalam alam teks dalam arti harfiah.Faucoult
Truth adalah discourse yang saling berperang dengan discourse-discourse lain. The ultimate truthtergantung pada kawalan power yang menyertainya.

Activity (44)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ahmad Midho liked this
Deny Rebel liked this
Linta Nanda liked this
Ziana Michell liked this
Ziana Michell liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->