Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Musik Dilarang Oleh Islam

Musik Dilarang Oleh Islam

Ratings: (0)|Views: 1 |Likes:
Published by Gilbert Hanz
Akan muncul di kalangan umatku nanti beberapa kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr dan alat-alat musik.
Akan muncul di kalangan umatku nanti beberapa kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr dan alat-alat musik.

More info:

Published by: Gilbert Hanz on Mar 12, 2014
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/12/2014

pdf

text

original

 
Musik Dilarang Oleh
 
Islam
 
[Sumber rujukan: http://www.Faith Freedom.org].
Mengapa Musik dilarang Islam?
 Tak ada jawaban langsung dari Allah, kecuali pelbagai tafsir dari pelbagai manusia. Tetapi mari kita baca artikel dibawah ini yang menjelaskan hukum musik dan lagu dalam Islam. Bukhari
 –
 Volume 7, Book 69, Number 494v:
Diriwayatkan Abu ‘Amir or Abu Malik Al
-
 Ash’ar 
i:
“Nabi berkata, dari antara pengikut saya akan ada orang yang menganggap zinah,
memakai kain sutera dan meminum alkohol dan penggunaan instrumen musik sebagai
absah … Allah akan menghancurkan mereka pada malam hari dan membiarkan gunung
menimpa mereka, dan Ia akan mengubah mereka yang tersisa menjadi monyet dan
babi, dan mereka akan seterusnya begitu sampai Hari Kiamat”. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda: “Akan muncul di kalangan
umatku nanti beberapa kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr dan alat-alat
musik”.
 (Shahih Al-Bukhari no 5590, Musnad Imam Ahmad V/342, Sunan Abu Daud no. 3688, Sunan Ibnu Majah no. 4036).
PANDANGAN AL QUR’AN DAN AS SUNNAH:
 
 Allah Ta’ala berfirman: “Dan di antara manusia (ada) yang mempergunakan lahwul
hadits untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu bahan olok-
olokan.” (Luqman: 6)
 Sebagian besar mufassir berkomentar, yang dimaksud dengan lahwul hadits dalam ayat tersebut adalah nyanyian. Hasan Al Basri berkata, ayat itu turun dalam masalah musik
dan lagu. Allah berfirman kepada setan: “Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di
 
antara mereka dengan suaramu.” Maksudnya dengan lagu (nyanyian) dan musik. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah bersabda: “Kelak akan ada dari umatku beberapa kaum yang menghalalkan zina, sutera, minuman keras dan musik.” (HR.
Bukhari dan Abu Daud) Dengan kata lain, akan datang suatu masa di mana beberapa golongan dari umat Islam mempercayai bahwa zina, memakai sutera asli, minum-minuman keras dan musik hukumnya halal, padahal semua itu adalah haram. Adapun yang dimaksud dengan musik di sini adalah segala sesuatu yang menghasilkan bunyi dan suara yang indah serta menyenangkan. Seperti kecapi, gendang, rebana, seruling, serta berbagai alat musik modern yang kini sangat banyak dan beragam. Bahkan termasuk di dalamnya  jaros (lonceng, bel, klentengan).
“Lonceng adalah nyanyian setan.” (HR. Muslim)
 Padahal di masa dahulu mereka hanya mengalungkan klentengan pada leher binatang. Hadits di atas menunjukkan betapa dibencinya suara bel tersebut. Penggunaan lonceng  juga berarti menyerupai orang-orang Nasrani, di mana lonceng bagi mereka merupakan suatu yang prinsip dalam aktivitas gereja.
Imam Syafi’i dalam kitabnya Al Qadha’ berkata:
 
“Nyanyian adalah kesia
-siaan yang dibenci, bahkan menyerupai perkara batil. Barangsiapa memperbanyak nyanyian maka
dia adalah orang dungu, syahadat (kesaksiannya) tidak dapat diterima.” Akan tetapi Imam Syafi’I tidak berani menjawab kenapa Allah begitu be
ncinya akan music dan nyanyian sehingga hukumannya begitu dahsyat? Allah melaknat mereka dengan menghancurkan, menimpakannya dengan gunung, dan menjadikan mereka monyet dan babi hingga selamanya?!
Kiat Mengobati Virus Nyanyian dan Musik
 Mersedeh Kia adalah seseorang dari segelintir wanita di Iran yang mengajar menari sambil mencoba mematuhi batasan yg ditetapkan pemerintah. Untuk menghindari amarah polisi
moral, tariannya disebut sbg ‘GERAKAN HARMONIS’.
 Di antara beberapa langkah yang dianjurkan adalah:
 
Jauhilah dari mendengarnya baik dari radio, televisi atau lainnya, apalagi jika berupa lagu-lagu yang tak sesuai dengan nilai-nilai akhlak dan diiringi dengan musik. Di antara lawan paling jitu untuk menangkal ketergantungan kepada musik adalah dengan selalu
mengingat Allah dan membaca Al Qur’an, terutama surat Al Baqarah. Dalam hal ini  Allah Ta’ala telah berfirman: “Sesungguhnya setan itu lari dari rumah yang di dalamnya dibaca surat Al Baqarah” (HR. Muslim)…
 
KOMENTAR AWAM:
 Nabi berkata,
akan ada
 Muslim yang menganggap zinah, memakai kain sutera dan meminum alkohol dan penggunaan instrumen musik sebagai

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->