• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Yayasan Lembak Bengkulu:Http://yayasan-lembak.blogspot.comemai:usmanyasin@plasa.com 
1
 
Bengkulu, 1 Oktober 2009Nomor : 09/E/YLB/X/2009Lampiran : 1 (berkas)Perihal :
HARGA MATI PENOLAKAN
 
Pembukaan Jalan di KawasanCagar Alam Danau Dusun Besar Bengkulu
Kepada Yth :
Menteri Kehutanan RI
Di –Jakarta
DENGAN HORMAT,
 Sehubungan dengan adanya keinginan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan PemerintahKota Bengkulu untuk membuka kembali jalan Ring Road yang membelah Kawasan Cagar AlamDanau Dusun Besar Register 61, maka kami sebagai salah satu LSM yang mengadvokasi danmendampingi kepentingan masyarakat sejak tahun 1999 hingga saat ini, telah melakukankajian yang mendalam dengan kesimpulan
HARGA MATI
 
MENOLAK DIFUNGSIKANNYA KEMBALI JALAN RING ROAD TERSEBUT,
dengan alasan sebagai berikut:
a)
 
 Alasan Hukum
a)
 
Fakta Hukumnya sejak dibangun tahun 1990, jalan tersebut Illegal dan tidak memiliki izin.Semestinya pejabat yang membuka kawasan tersebut harus
DITANGKAP
dan
DIPENJARAKAN
sesaui UU No. 5 Tahun 1990 pasal 40.b)
 
Dari hasil investigasi oleh TIM yang dibentuk dikemudian hari terbukti bahwapembangunan jalan lebih kepada keinginan segelintir pejabat Pemda Provinsi Bengkuluuntuk membagi-bagi kavelingan tanah. Ada 128 Kavelingan tanah dengan SKT atas namaoknum pejabat pemda pada saat itu (
Terlampir
)c)
 
Sudah 2 (dua) kali DITOLAK oleh Menteri Kehutanan terhadap upaya pemerintah daerahuntuk mengalihfungsikan kawasan tersebut untuk menjadi TWA, sebagai skenarioberikutnya untuk memfungsikan kembali jalan tersebut. Penolakan dilakukan tahun 2001dan 2005. (
Terlampir
)d)
 
Pernah terjadi demonstrasi besar-besaran oleh Petani, Nelayan dan Masyarakat yangsumber ekonominya sangat tergantung dengan kelestarian dan debit air danau.(
Terlampir
)e)
 
Sudah pernah dibentuk TIM oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Kota Bengkulu untuk mengkaji aspek hukum dari Kawasan tersebut dengan keputusan mengembalikan fungsiKawasan Seperti Semula, kesimpulan jalan ditutup.
f)
 Ada Kesepakatan Penutupan Jalan yang membelah Kawasan CADDB sebagai Jalan Umumberdasarkan Berita Acara/Notulen Hasil Rapat pada hari Sabtu, 27 April 2002 di KantorWalikota Bengkulu. Keputusan tersebut ditandatangani oleh: Walikota Bengkulu, KetuaDPRD Kota Bengkulu, BKSDA Bengkulu, Ir. Usman Yasin, M.Si (Ketua Yayasan Lembak), Aizan, SH, MH (Tokoh Masyarakat), Ir. Edy Marwan, MM (Direktur Yayasan Lembak),Mustafa (Wakil Masyarakat), H. Ridwan Hasan (Tokoh masyarakat) (
Terlampir
)
 g)
 Ada Keputusan Walikota untuk menutup Jalan yang membela kawasan CADDB dengansurat Keputusan Walikota No. 522.52/221/B.4/B tanggal 30 April 2002 tentangMengembalikan Fungsi Cagar Alam Danau Dusun Besar (
Terlampir
)
 h)
 Ada Keputusan Gubernur untuk menutup Jalan yang membela kawasan CADDB denganSurat Keputusan Gubernur Bengkulu No. 522/3771/B.3/B tanggal 26 Juni 2002 tentangMengembalikan Fungsi Cagar Alam Danau Dusun Besar. (
Terlampir
)
 i)
 Adanya keinginan Pemda Kota dan Pemda Provinsi Bengkulu untuk membuka kembali jalanyang membelah kawasan Cagar Alam Danau Dusun Besar tersebut bertentangan denganhasil Kajian TIM yang dibentuk oleh Pemda Provinsi Bengkulu pada saat terjadi konflik dengan masyarakat, karena sudah ada keputusan untuk menutup jalan tersebut untuk  jalan umum. Kajian TIM yang ditindaklanjuti dengan keputusan walikota dan gubernuruntuk menutup jalan dan mengembalikan fungsi kawasan seperti semula.
 
 
Yayasan Lembak Bengkulu:Http://yayasan-lembak.blogspot.comemai:usmanyasin@plasa.com 
2
 
b)
 
 Alasan Ekologi
a)
 
Pembukaan kembali jalan akan menyebabkan tekanan langsung pada ekosistem
catchmen area 
yang sudah mulai recovery akibat perambahan beberapa tahun yang lalu. Hal iniakan mengulang kesalahan yang sama jika jalan akan dibuka kembali.b)
 
 Akan kembali mempermudah aksesibilitas perambahan terhadap kawasan Cagar Alamterutama daerah
catchment area 
-nyac)
 
Pembukaan jalan sudah terbukti menghilangkan habitat asli kawasan catchment aread)
 
Pembukaan jalan telah merubah habitat asli menjadi lahan persawahan dan perladangane)
 
Dari hasil penelitian pembukaan jalan telah merubah persentase penutupan lahanf)
 
Sebagai cadangan air jangka panjang untuk air permukaan bagi keperluan masyarakatBengkulug)
 
Sebagai salah satu wilayah aliran permukaan dan peredam banjirh)
 
Sebagai
recharge 
(pengisi) air bawah tanah untuk melawan adanya interusi air laut kearahpedalamani)
 
penyimpan karbon, j)
 
menyerap debu,k)
 
meredam kebisingan,l)
 
Sebagai sink tingkat lengas udara, udara lebih nyaman sehingga tidak diperlukan AC untuk kenyaman yang membutuhkan energy 350 – 1000 watt setiap unitm)
 
Nilai keberadaan flora dan faunan)
 
Sebagai salah satu sumber air permukaan dan cadangan air bersih bagi penduduk kotaBengkulu
3.
 
 Alasan Ekonomi
a)
 
Investasi Petani Rp. 12 Milyar.
Potensi Air danau mampu mengairi sawah seluas lebihkurang lebih 1000 ha, dengan investasi per ha/tahun 3 (musim)/tahun x 1000 (ha) x Rp. 4 jt/ha atau sebesar Rp. 12.000.000.000 (
Rp. 12 Milyar
).b)
 
Potensi Hasil Rp. 45 Milyar/Tahun
. Potensi hasil panen 6 Ton/ha x 3 musim/tahun x1000 hektar = 18.000 Ton/tahun atau setara
Rp. 45 Milyar
(18.000.000 kg/tahun x Rp.2500/kg = Rp. 45.000.000.000/tahun).c)
 
Potensi Kebocoran Ekonomi sebesar Rp. 22.5 Milyar
. Kalau debit air danauterganggu seperti beberapa tahun yang lalu, yang menyebabkan fuso hingga 50% makapetani akan mengalami kerugian mencapai Rp. 22.5 Milyar. Artinya pemerintah harusmembeli beras atau mendatangkan beras setara Rp. 22.5 Milyar. Nilai ini dikenal sebagaikebocoran ekonomi daerah, karena harus mendatangkan beras dari luar.
d)
 
Subsidi harga oleh Petani kepada masyarakat Kota Bengkulu sebesar
Rp. 4.5Milyar/tahune)
 
Potensi tangkapan Ikan mencapai
Rp. 520.000.000/tahunf)
 
Potensi pedagang di pinggir danau mencapai
Rp. 468.000.000/Tahung)
 
Pemanfaat Air Oleh PLN mencapai
Rp. 9.000.000 setiap tahunh)
 
Pemanfaatan Air Oleh Dinas Pertamanan mencapai
Rp. 750.000 selama setahuni)
 
Pemanfaatan Air oleh Pemadan Kebakaran mencapai
Rp. 3.750.000 selama setahun j)
 
Jasa Lingkungan dari pengunjung wisata mencapai
Rp. 360.000.000/tahun4.
 
 Alasan Sosial
a)
 
Dari penjelasan secara ekonomi tadi paling tidak kita mengetahui 4.320 jiwa tergantungkepada kelestarian dan keberadaan debit air danau dendam tak sudah dengan rinciansebagai berikut:
 
 Ada sekitar 1000 KK Petani atau 4.000 jiwa
 
 Ada sekitar 50 KK nelayan atau 200 jiwa
 
 Ada sekitar 30 KK pedagang atau 120 jiwab)
 
Jika kerusakan
catchment area 
kembali terjadi seperti beberapa tahun yang lalu makapaling tidak secara langsung atau tidak langsung ada sekitar 4.320 jiwa umat manusiayang terganggu ekonominyac)
 
Jika hal ini berlangsung cukup lama, maka keluarga petani, nelayan dan pedagang jugadapat terpengaruh terhadap kondisi sosialnya, bukan tidak mungkin dampak ekonomi iniakan berpengaruh kepada kerawan sosial, misalnya meningkatnya pengangguran, terjadipenyakit sosial masyarkat seperti pencurian dll
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...