Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Orang Kristen Otomatis Pasti Masuk Surga? Pede Amat....!!! - By Ray

Orang Kristen Otomatis Pasti Masuk Surga? Pede Amat....!!! - By Ray

Ratings: (0)|Views: 1 |Likes:
Published by Gilbert Hanz
Bernubuat, mengusir setan, dan mengadakan banyak mujizat DEMI NAMA TUHAN… Whew! Mereka ini jelas bukan orang sembarangan, saudara! Jelas bukan dukun, ahli feng-shui, atau cenayang yg sering masuk TV
Bernubuat, mengusir setan, dan mengadakan banyak mujizat DEMI NAMA TUHAN… Whew! Mereka ini jelas bukan orang sembarangan, saudara! Jelas bukan dukun, ahli feng-shui, atau cenayang yg sering masuk TV

More info:

Published by: Gilbert Hanz on Mar 14, 2014
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/14/2014

pdf

text

original

 
Orang Kristen Otomatis Pasti
Masuk Surga? PeDe Amat…
 
Banyak dari kita umat percaya mahfum bahwa dengan menjadi Kristen/Katolik kita SUDAH PASTI/OTOMATIS ke Surga.
Benarkah demikian? Mari kita kita telaah…
 1. Pertama-tama kita buka ayat yg menjadi tiang penopang mereka yg meyakini/mengajarkan ini yaitu Efesus 2:8
Eph 2:8 (ITB)
 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
 
Eph 2:8 (KJV)
 For by grace you are saved through faith, and that not of yourselves, (it is) the gift of God,
 
“BUKAN hasil usahamu” 
 adalah frase kunci di sini, paling tidak bagi mereka yg menggunakan potongan ayat ini sebagai senjata utk meninabobokan umat selama berabad-abad. Meninabobokan? Saya katakan ya! Karena sebagian besar yg telah mendengar ayat ini (tanpa
dijelaskan maknanya atau mempelajari ayat” selanjutnya) BERANGGAPAN
bahwa sekalipun mereka bertindak sesuka hati, lompat ke sana-ke sini ala Kera
 
Sakti… asalkan mereka “mengimani” kasih karunia
 Allah dan Yesus Kristus
sebagai juru selamat… pada akhirnya mereka akan lolos melenggang
-kangkung ke Surga saat hari penghakiman! Pernahkah Saudara melihat kelakuan umat Kristen, bahkan Kristen hard-core macam aktivis, pengerja, pendoa syafaat, putera/puteri altar, koor, worship
leader, atau bahkan pendeta/pastor… yg lebih buruk dari seorang atheist?
Contoh saja, seperti: menyela barisan, memaki-maki pembantu/sopir/waiter/orangtua seperti binatang, menyogok uang/barang, mengadu-domba, menyiasati pembayaran
pajak sekecil”nya, bergosip kanan
-kiri-depan-belakang, memfitnah rekan kerja, ketemu barang hilang tidak dikembalikan malah jadi hak milik, memukuli pacar/istri, mencaplok proyek/rejeki orang dengan bersiasat, mendoakan orang lain agar celaka, mencontek/plagiat, berselingkuh, membalas dendam, dan lain sebagainya.
Sebagian besar, kalau bukan semua, dari mereka merasa tenang” saja
melanjutkan hidup tanpa rasa bersalah.. tetap memberi perpuluhan/persembahan.. tetap setiap Minggu datang beribadah dengan khusyuk ke gereja.. berdoa, memanjatkan pujian, atau bahkan berbahasa roh sampai haru-biru berlinang air mata.. namun hari Senin s/d Sabtu nya dihabiskan melanjutkan lagi kelakuannya sesuka hati.
“Toh keselamatan itu BY GRACE!” 
 pikir mereka.
“Saya tidak perlu be
rsusah-payah hidup benar, karena  pada akhirnya TUHAN pasti meloloskan saya masuk kerajaan-Nya karena saya ini anak-
Nya (sudah dibaptis)” 
.
Betapa dangkalnya, Saudara…
 
Andai saja mereka membaca dua ayat lebih jauh… mereka akan malu
menemukan kebenaran sesungguhnya yg dimaksudkan Tuhan dalam ayat tsb.:
Eph 2:10 (ITB)
 Karena kita ini buatan Allah,
diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik 
 , yang dipersiapkan Allah sebelumnya.
 Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya
.
 
Eph 2:10 (KJV)
 For we are His workmanship, created in Christ Jesus to good works, which God has before ordained that we should walk in them.
 Jelas di sini bahwa perbuatan baik itu expected dan bahkan
REQUIRED
 from us,
 
umat percaya.. karena Allah sendiri yg menginginkannya sebagai
TUJUAN
 hidup kita
yg telah Ia persiapkan! (garisbawahi kata “
DICIPTAKAN UNTUK
 “)
 
2. Selanjutnya mari kita tengok bagaimana orang” yg kita
 pikir 
 qualified utk
masuk kerajaan Surga… ternyata TIDAK, menurut standard Yesus. Utk itu kita
buka Matius 7:21.
Mat 7:21 (ITB)
 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
 
Mat 7:21 (KJV)
 Not everyone who says to Me, Lord! Lord! shall enter the kingdom of Heaven, but he who does the will of My Father in Heaven.
Kategori pertama adalah kita sendiri, umat percaya (siapa lagi yg mengaku dan
berseru kepada Yesus “Tuhan, Tuhan!” kalau bukan kita umat Kristiani?) Apakah
Anda melihat apa yg dipermasalahkan Yesus di sini? Hanya melakukan hal yg superficial saja (dibaptis, berdoa siang-malam, mengimani Tuhan sebagai Allah dan Yesus Kristus sebagai juru selamat)
TIDAK SERTA-MERTA
 membuat kita qualified sebagai warga kerajaan Allah! Lantas? Yang membuat kita qualified adalah: JIKA kita melakukan kehendak Bapa yang di Surga! Kita dituntut utk
hands-on
, karena iman tanpa perbuatan adalah mati (Yak 2:26), Lalu ada lagi kategori lebih spesifik yg dibahas pada dua ayat selanjutnya:
Mat 7:22 (ITB)
 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
Mat 7:23 (ITB)
 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu
sekalian pembuat kejahatan!” 
 
Mat 7:22 (KJV)
Many will say to Me in that day, Lord! Lord! Did we not  prophesy in Your name, and through Your name throw out demons, and through Your name do many wonderful works?
Mat 7:23 (KJV)
 And then I will say to them I never knew you! Depart from Me, those working lawlessness!
 Bernubuat, mengusir setan, dan mengadakan banyak mujizat DEMI NAMA
TUHAN… Whew! Mereka ini jelas bukan orang sembara
ngan, saudara! Jelas bukan dukun, ahli feng-
shui, atau cenayang yg sering masuk TV… karena ketiga
yg saya sebut ini tidak melakukannya
‘demi nama Tuhan’ 
. Lalu siapa yg dimaksud pada ayat 22 di atas? Tentu tidak lain dan tidak bukan adalah pendeta-pendeta besar dan pastor-pastor/romo-romo nomor wahid di seantero  jagad! Tidakkah ini MENGERIKAN, Saudara? Jika para hamba Tuhan yg sebesar dan sehebat itu saja DIHEMPASKAN Yesus
seperti daun layu… APALAGI KITA yg hanya seonggok umat di gereja megah dan
mewah bak istana milik mereka???
Well, jangan dulu berkecil hati… Kabar baiknya (buat kita, paling tidak) adalah
bagaimana Tuhan memanggil mereka sebagai
‘pembuat kejahatan’ 
. Loh, koq bisa, para teladan yg luar biasa ini disebut penjahat?

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->